Gambarkan Siklus Hidup Tanaman Buah Mangga Dalam Bentuk Diagram



TANAMAN Buah DALAM POT

(TABULAMPOT) Mangga

         N kepunyaan lahan yang terbatas tidaklah menjadi obstruksi bagi seseorang yang kepingin berjumpa dengan tanam di pekarangan rumah. Terlebih waktu ini banyak masyarakat gemar menanam buah di pekarangan. Pelecok satu caranya adalah membudidayakan tumbuhan buah dalam pot (Tabulampot).

          Pelecok suatu pokok kayu buah yang dapat ditanam privat jambangan adalah Mangga. Selain menghasilkan biji pelir yang lezat, mangga sekali lagi boleh menjadi penghias kondominium. Beberapa jenis tanaman mempelam yang dapat dijadikan tabulampot begitu juga jenis :  Chokanan , Namdokmai, Modenko, Mangga Naik banding, Irwin, Lebih-lebih lagi, Pawpaw, Kiojay, dan Arum manis. Hampir semua diversifikasi boleh dibuahkan dalam pot. Namun, masing-masing macam memiliki perbedaan dalam kecepatan masa berbuah, produksi biji zakar, rang tajuk dan tingkat kesulitan. Sebaliknya dipilih varietas  yang mudah bertelur, mudah dirawat, berpangkat kompak dan fertil. Contoh apa lagi kecil, apel, nangklangwan, okyong dan namdokmai. Ini dapat dibuahkan sejak hayat 2,5 periode, selain itu jumlah buah juga relatif banyak sehingga penampilan menarik. Padahal arumanis, gedong, golek dan gedong bincu, hijau bisa dibuahkan sesudah berusia 3-4 tahun sejak okulasi. Buahnya tak sebanyak apel, manalagi kecil atau dokmai, saja berpenampilan yang eksotik.

           Beberapa panjang yang perlu diperhatikan jika kita ingin budidaya tanaman buah internal pot (tabulampot) mangga :



Seleksi Bibit

          Lakukan mempercepat berbuah, pilih sari hasil perbanyakan vegetatif, berukuran besar dan sudah lalu berumur 1,5-2 tahun. Diameter kunarpa terdepan 4-5 cm, bentuk kepala karangan seimbang dengan cabang dan ranting yang kokoh serta sepan tua lontok. Dengan kondisi itu buntang cukup kuat papah cabang dan ranting di atasnya apabila berdampak.

Ki alat Tanam

          Mempelam menyenangi media sistematis sisa-sisa, berbutir-butir, gembur dan gemuk unsur hara. Media juga harus porous, sepan ringan agar mudah dipindahkan serta bebas pecah wereng dan penyakit. Komposisi bahan yang digunakan adalah merupakan campuran dari tanah, pupuk kandang/bunga tanah dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

Pot yang Digunakan

          Banyak jenis pot ataupun palagan tanaman nan dapat dipakai. Sebaiknya diskriminatif nan ringan, tidak mudah bermula, berbentuk absah dan serasi dengan tumbuhan. Dipasaran wadah yang menetapi syarat layak banyak, yaitu start dari jambangan plastik tahan berpunca, pot semen, kanyon hingga pot kayu. Pangkal pot harus dilubangi, dimensi gua 1-2 cm sejumlah 4-6 buah. Selain itu seharusnya pembuangan air lancar, pot harus memiliki kaki atau dapat pun diganjal dengan batu bata atau batako.

PenanamanBibit

          Mula-mula isi radiks pot dengan serutan gergaji atau pecahan bata merah/genting hingga setebal 5-10 cm. itu menjamin kelancaran drainase dan distribusi peledak. Setelah itu perolehan senyawa ki alat kedalam pot secara merata, hingga mencapai separuh pot. Masukan tanaman setelah polibagnya dibuka, dengan posisi pohon tepat di fragmen tengah. Ruang-ruang kosong di sekitar bola akar diisi lagi dengan media senyawa sampai mendekati latar atas pot, usahakan satah bekas okulasi atau sambungan masih menonjol 10-15 cm di atas rataan alat angkut, selanjutnya curah media tanaman dengan air.

PemeliharaanTanaman

         Pemeliharaan pohon terlampau berjasa dilakukan bakal menjamin pertumbuhan dan pembuahan mempelam yaitu pendirusan, pemangkasan, perabukan, perangsangan pembuahan dan pengendalian hama/penyakit.

  1. Penyiraman

Pada awal penanaman harus disiram secara teratur saban hari, Takdirnya sarana dalam jambangan cepat kering terutama saat musim kemarau penyiraman dapat dilakukan 2 mana tahu sehari, Voume pnyiraman jangan berlebihan yang mengakibatkan media tanam keluar dari botol.

  1. Pemupukan

Tanaman habis membutuhkan anasir hara untuk hidupnya, karena itulah teristiadat dipupuk untuk aplikasi fertilisasi untuk memberahikan pembungaan yaitu dengan memberikan pupuk NPK 15;15;15 sebanyak 30 gr tiap pot. Permohonan perabukan secara interval 1 Kali sebulan hingga bunga buah mangga unjuk. Tambahkan pupuk kandang sebanyak 2 kaleng payudara kecil hendaknya elemen hara pada kendaraan tanam konsisten setara.

  1. Pemangkasan

Bikin menyentuh hasil maksimal sebaiknya pemangkasan 1 dilakukan pada bagian batang daya sampai mencecah 70-100 cm. Mulai sejak pemangkasan tersebut muncul buntang primer setakat panjang 50-75 cm.

  1. Penyungkupan Bunga

Lega tahapan ini lakukan penyungkupan lega seluruh tanaman atau cabang nan berusul dengan ditutupkan plastic agarbunga lain rontok seandainya terkena air hujan.

  1. Penanggulangan Hama

Tanaman mangga sering terserang hama sebagai halnya tungau, lalat, ulat dan binatang penggerek. Bila serangan hama itu muncul segera semprot dengan insektisida dengan catatan bila memang harus dilakukan pemancaran.

Panen

Tanaman buah mangga hasil okulasi akan berakibat kira-duga atma 3-4 tahun. Banyaknya buah panen mula-mula hanya 10-15 Buah, dan akan bertambah pada pengetaman berikutnya, tanda tumbuhan buah sudah bisa dipanen ialah bila adanya buah yang jatuh karena matang sekurang-kurangnya 1 buah / pohon.

By : Deki Natalian, SP

Balai Penyuluhan Perkebunan Long Iram

Kab. Kutai Barat prov Kaltim

Source: http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/79058/TANAMAN-BUAH-DALAM-POT-TABULAMPOT-MANGGA/