Gambar Tanaman Dan Buah Jeruk

Jeruk merupakan salah satu tanaman biji pelir nan berpokok berpokok China Selatan, Australia Lor, dan New Caledonia. Saat ini sitrus sudah turut hampir ke seluruh dunia mendapat adanya perdagangan-perdagangan yang mengeluh antara Negara nan satu dengan Negara nan bukan. Di samping itu, pendakyahan jeruk ke seluruh dunia kembali berkaitan dengan syarat bersemi pokok kayu jeruk yang n kepunyaan toleransi nan luas bersumber iklim tropis hingga iklim sub tropis, maupun bahkan sedikit iklim hambar.

Jeruk siam memiliki indra peraba yang tipis sekeliling 2mm. permukaan kulit renik, mengkilat, dan licin serta kuit bersampingan pada biji zakar dengan lebih lekat. Dasar buah berleher pendek dengan puncak berlekuk. Gagang cangkul buah singkat dengan tahapan sekeliling 3cm dan berdiameter 2.6mm. biji buah berbentuk bujur telur corak kudus kekuningan dengan ukuran sekitar 20 biji. Daging buah lunak dengan rasa manis dan beraroma harum. Bobot buah masing-masing buah dapat mencapai 75,6 gram. Satu pohon rata-rata menghasilkan seputar 7,3 kg biji zakar. Panen dilakukan pada bulan Mei-Agustus.

Biji zakar sitrus tercantum biji pelir tunggal yang berasal dari satu anak uang dan satu ovari. Biji kemaluan sitrus digolongkan ke internal katagori buah hesperidium berlandaskan cirri-ciri nan dimiliki oleh jeruk yaitu: kulit yang memalut daging biji kemaluan bertekstur seperti indra peraba, bagian dalamnya dipisahkan maka dari itu segmen-segmen nan berakar. Kulit buah jeruk berasal dari eksokarp dan mesokarp dan terpisah dari daging buah yang terbentuk dari fragmen endocarp. Buah jeruk dapat dimakan dalam peristiwa cegak sebagai buah meja. Perkembangan industri lagi mengembangkan penggodokan buah jeruk menjadi beraneka makanan dan minuman. Karib di setiap minuman sacshet karuan ada yang rasa jeruk. Jeruk dahulu terkenal dengan tembolok vitamin C nya. Segelas jus jeru sudah dapat menetapi kebutuhan vitamin C setiap harinya. Kandungan zat makanan C yang tinggi membuat jeruk merupakan buah yang mampu menjaga dan meningkatkan gerendel tahan serta berguna intern proses penyembuhan bermacam ragam varietas penyakit.

Tanaman sitrus dapat tumbuh di kawasan tropis pada dataran minus sampai ketinggian 650 m dpl. Di daerah katulistiwa bisa di tanam sebatas keagungan 2000 m dpl, dengan temperatur optimal 25-30 0C. Dapat ditanam pada berbagai jenis petak menginjak terbit tanah berpasir sampai lahan liat berat. Paling baik pada bekas endapan sungai. Pohon sitrus memerlukan cukup air terutama bila menginjak pecah, namun tak tahan genangan, oleh karena itu drainase harus baik. pH lahan yang sesuai 5-6 (Purnomosidhi et al., 2002). NPK diberikan pada saat tanaman masih muda. Unsure mikro tinggal dibutuhkan bakal menunjang pembuahan nan maksimal. Yang paling kecil penting bagi diperhatikan, kelembaban di sekitar tanaan jeruk tidak boleh bersisa tataran karena dapat memunculkan berbagai problem yang bisa membuat jeruk gagal penuaian.

refferensi:


Purnomosidhi, P.,



Suparman, J. M. Roshetko dan Mulawarman. 2002. Pergandaan dan Budidaya Tumbuhan Biji pelir-Buahan. International Centre for Research in Agroforestry, Jakarta.



Source: https://www.anakagronomy.com/2013/03/pengenalan-buah-jeruk-citrus-sp.html