Gambar 4 Arah Mata Angin

Signifikasi Sebelah Ain Kilangangin kincir

Apa yang dimaksud dengan
arah empat penjuru
(point of the compass)? Secara umum, pengertian mata kilangangin kincir merupakan suatu prinsip atau panduan yang sering digunakan bikin menentukan sisi tertentu.

Empat tepas disebut juga dengan titik kompas, yaitu keseleo suatu bintik berpunca beberapa tanda pada putaran kompas nan menunjukkan haluan tertentu, misalnya lor, selatan, timur, dan barat. Jihat alat penglihatan angin biasanya kita gunakan pada kompas, sistem navigasi, dan juga peta, dimana tujuannya untuk mengetahui arah.

Penulisan arah mata angin lega perabot kompas, peta, atau sistem navigasi, kebanyakan terdiri dalam 4 penjuru penting, yaitu: Utara, Kidul, Timur, Barat. Namun, sepantasnya suka-suka 16 sebelah tutul kompas yang dapat kita gunakan untuk menentukan arah tertentu.

Jenis-Varietas Arah Indra penglihatan Kilangangin kincir

Sebagian besar orang doang mengarifi 4 arah alat penglihatan kilangangin kincir, yaitu; Utara, Selatan, Timur, Barat. Sesungguhnya secara keseluruhan ada 16 mata angin, dan secara garis osean semuanya dikelompokkan menjadi 3 diversifikasi.

1. Mata Kilangangin kincir Primer

Terdapat 4 netra angin yang paling sering ada pada kompas, kar, dan sistem navigasi. Mata angin ini bernama mata angin primer atau empat penjuru utama, adalah;

  • Utara
  • Timur
  • Selatan
  • Barat

2. Empat tepas Sekunder

Mata angin paruh adalah mata angin yang posisinya congah di antara empat mata kilangangin kincir anak kunci. Disebut lagi dengan netra angin sekunder, dan sangat bermanfaat untuk membantu memisalkan arah tertentu momen mematamatai kompas atau peta.

Berikut ini nama-tera mata angin sekunder (tengah) tersebut:

  • Timur Laut (congah di antara timur dan paksina)
  • Tenggara (berada di antara timur dan kidul)
  • Barat Sendi (berada di antara selatan dan barat)
  • Barat Laut (berada di antara bara dan utara)

3. Mata Angin Tersier

Mata kilangangin kincir tersier adalah mata angin yang posisinya berada di antara empat penjuru primer dan sekunder. Disebut juga dengan netra angin tambahan, dimana fungsinya cak bagi menunjukkan suatu penjuru dengan bertambah akurat.

Adapun bilang logo netra kilangangin kincir tersier (apendiks) tersebut adalah sebagai berikut:

  • Paksina timur laut (subur di antara lor dan timur laut)
  • Timur-timur Laut (berada di antara Timur laut dan timur)
  • Timur Menenggara (subur di antara timur dan tenggara)
  • Kidul Menenggara (kreatif di antara tenggara dan selatan)
  • Selatan Barat Daya (berada di antara kidul dan barat daya)
  • Barat-barat Daya (mampu di antara barat daya dan barat)
  • Barat-barat Laut (mampu di antara barat dan barat laut)
  • Utara Barat Laut (berada di antara barat laut dan utara)

Bikin penjelasan lebih lengkap, perhatikan gambar dan keterangan sreg tabel berikut ini.

Arah mata angin lengkap

Logo-nama sebelah ain angin lengkap

No. B. Indonesia Singkat B. Inggris Singkat Derajat
1 Utara U North N 0 maupun 360
2 Lor Timur Laut UTL North Northeast NNE 022.5
3 Timur Laut TL Northeast NE 45
4 Timur Timur Laut TTL East Northeast ENE 67.5
5 Timur T East E 90
6 Timur Menenggara TM East Southeast ESE 112.5
7 Tenggara TG Southeast S 135
8 Daksina Menenggara TM South Southeast SSE 157.5
9 Selatan S South S 180
10 Daksina Barat Daya SBD South Southwest SSW 202.5
11 Barat Daya BD Southwest SW 225
12 Barat Barat Pusat BBD West Southwest WSW 247.5
13 Barat B West W 270
14 Barat Barat Laut BBL West Northwest WNW 292.5
15 Barat Laut BL Northwest NW 315
16 Lor Barat Laut UBL North Northwest NNW 337.5

Manfaat Arah Mata Angin

Manfaat Mata Angin

Kemampuan n domestik membaca arah mata angin akan memasrahkan banyak kebaikan cak bagi seseorang, khususnya buat mereka nan sering mengerjakan avontur di liwa mangap. Adapun beberapa manfaat mata kilangangin kincir adalah bak berikut:

  1. Mata angin bisa membantu seseorang mengetahui suatu lokasi yang akan mereka tuju dengan berpatokan plong arah nan telah mereka tentukan.
  2. Kondusif seseorang n domestik menentukan sisi nan tepat ketika melakukan pengembaraan di alam ternganga sehingga lain kesasar.
  3. Khusus bagi orang islam, mencerna mata angin dapat kondusif menentukan arah kakbah ketika ingin mengamalkan sholat.
  4. Untuk para nelayan, mata kilangangin kincir dapat mereka gunakan laksana patokan lokasi berlayar dan hari belayar nan tepat.
  5. Di bidang dirgantara, butir-butir tentang mata kilangangin kincir akan membantu penerbang mengarahkan pesawat berkiblat lokasi yang benar.
  6. Netra angin dapat kita pakai untuk mendeteksi atau memprediksi kirana yang akan terjadi di satu daerah.

Prinsip Menentukan Sisi Netra Angin

Sepatutnya ada ada banyak sekali pendirian yang bisa dilakukan untuk menentukan sisi mata angin, dan cara termudah tentunya dengan menunggangi kompas. Habis bagaimana bila kita sedang berada di alam melangah dan tidak memiliki kompas? Simak tips berikut ini:

1. Mengkritik Sisi Matahari

Memperhatikan Arah Matahari

Prinsip ini merupakan yang paling mudah bagi menentukan arah mata angin. Dengan memperhatikan arah mentari bersumber dan terbenam, maka kita akan mengetahui arah timur dan barat.

Seperti kita ketahui, Syamsu bergerak berasal arah Timur dan tergenang di sebelah Barat. Jika kita berdiri berkiblat matahari terbit maka bagian kanan yaitu daksina dan bagian kiri yakni utara. Sebaliknya, bila kita membidik ke arah matahari terendam maka bagian kidal adalah paksina dan kanan adalah selatan.

2. Menggunakan Gambaran Tongkat/ Kusen

Menggunakan bayangan tongkat sebagai kompas

Cara ini cukup mudah karena sekadar membutuhkan sebuah tongkat atau kayu dengan memanfaatkan kurat matahari. Dengan mencaci bayangan tongkat maka kita akan mengetahui sebelah Utara dan Daksina

Ini caranya:

  • Tancapkan tongkat berdosis 60cm – 150cm ke tanah dengan posisi ngeri lurus. Lalu tandai ujung bayangan tongkat tersebut dengan menggunakan batu.
  • Tungu sekitar 10-15 menit, paparan tongkat akan berubah posisinya, tandai lagi ujung gambaran tongkat tersebut dengan batu nan lain. Untuk memastikan, buat kembali persiapan permulaan dengan jarak waktu 15 menit dan tandai bayangan tongkatnya.
  • Terakhir, hubungkan ujung bayangan tongkat tersebut dengan menciptakan menjadikan sebuah garis lurus. Bayangan tongkat tersebut akan berlawanan dengan jihat matahari, nan mana titik awal menunjukkan arah barat dan bagian noktah berikutnya menunjukkan arah timur.

3. Memperhatikan Arah Kuburan Orang islam

Kuburan Orang Islam

Bila anda belum tahu, sebelah makam maupun makam insan Islam pada umumnya berbentuk mendatar ke jihat Selatan dan Utara. Penggalan komandan menunjukkan arah Utara, sedangkan bagian kaki menunjukkan arah Selatan.

Kuburan orang Islam boleh kita temukan di berbagai tempat, lebih-lebih bisa kita temukan di daerah gunung-gunung. Momen engkau tersesat maka perhatikanlah kuburan tersebut untuk mengetahui jihat mata angin tertentu.

4. Membuat Kompas Sederhana

Membuat Kompas Sederhana

Bila anda melakukan pengembaraan di duaja membengang dan lupa mengirimkan kompas, maka kamu perlu mengetui cara mewujudkan kompas sederhana. Kompas ini dapat Engkau gunakan bilamana lagi dan di mana lagi sesuai dengan kebutuhan.

Belaka, beliau harus mempunyai bilang incaran seperti; jarum/ silet, gabus/ sedotan ataupun benda lain yang mengapung, serta semangkuk air. Awalan pertama, gosoklah jarum atau sile ke suatu permukaan yang kering sebaiknya mendapatkan kecondongan magnetis.

Selanjutnya, letakkan jarum pada gabus dan apungkan di atas air kerumahtanggaan kobok. Perhatikan kedua arah ujung penusuk/ silet, ujungnya akan menunjukkan sebelah paksina dan selatan.

Baca juga:
Cara Menghitung Persen

Itulah penjelasan singkat akan halnya arah ain kilangangin kincir, keberagaman-jenis, manfaat, dan cara menentukan arahnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan beliau.

Source: https://www.maxmanroe.com/vid/umum/arah-mata-angin.html

Posted by: gamadelic.com