Energi Kimia Menjadi Energi Cahaya

Energi Kimia –
Berbicara energi kimia sepertinya tak nyata. Padahal dalam keseharian kita tentu menemukan.
Lah
seandainya menggetah hubungan dengan seseorang kita perlu “chemistry”
kok
dengan si dia
ya
morong?

Chemistry internal keseharian diartikan kemesraan rasa antar 2 orang yang terlibat. Bagaimana dengan Energi Kimia? Adakah korelasinya?

Signifikansi Energi Ilmu pisah

Sebelum membicarakan energi kimia kita bahas dulu pengertian energi. Energi adalah kemampuan bagi melakukan propaganda (kerja) ataupun mengerjakan suatu perubahan. Energi ilmu pisah adalah energi yang dihasilkan oleh senyawa kimia yang stabil akibat interaksi elektron antar atom atau antar molekul.

Jadi kalau ada atom berinteraksi dengan atom akan dihasilkan energi kimia.

Tidak jauh seperti manusia, individu kembali kalau ubah berlaga terserah energi yang dihasilkan,  entah itu berupa perasaan nan menyebabkan bahagia atau perhatian sedih yang membuat menangis

Energi ilmu pisah juga didefinisikan bak potensi suatu zat ilmu pisah untuk mengalami reaksi ilmu pisah silam berubah menjadi zat tidak. Wujud energi kimia hanya dapat terjadi internal alat penyimpanan energi.

Sejumlah abstrak media penyimpanan energi kimia yang formal kita temui antara lain lampu senter, makanan, dan minyak bumi.
Penutupan atau pembuatan koneksi kimia juga  melibatkan energi, nan bisa diserap maupun berevolusi dari sistem kimia.

Penghentian ikatan antar atom akan menghasilkan energi, ketika atom bergabung pun takhlik wasilah kembali menghasilkan energi. Perubahan energi ini boleh diperkirakan dari energi ikatan plural perhubungan kimia dalam reaktan dan komoditas.

Ya sama kayak kita, kalau kudung berpangkal pacar karuan ada perasaan biasanya trenyuh tapi suka-suka sekali lagi yang bahagia

Begitupun saat membentuk rangkaian plonco, boleh muncul perasaan trenyuh atau bahagia. Anggaplah perasaan itu energi !

Energi potensial ilmu pisah juga yaitu suatu susuk energi potensial yang berkaitan dengan susunan struktural atom maupun molekul. Setiap unsur atau senyawa n kepunyaan energi potensial karena mereka terdiri dari unsur yang senantiasa bergerak maupun bergetar.

Pengaturan ini barangkali merupakan hasil berpangkal pembentukan ikatan kimia di dalam molekul atau sebaliknya penutupan ikatan ilmu pisah. Energi kimia suatu zat kimia dapat diubah menjadi buram energi lain melalui reaksi ilmu pisah



Macam-macam Energi Kimia

1. Energi Kimia menjadi Energi Setrum

Ada energi listrik dapat diubah menjadi energi kimia dan sebaliknya melalui reaksi elektrokimia.

Reaksi kimia yang mampu menghasilkannya yaitu reaksi diskon oksidasi alias redoks.

Proses rabat dan oksidasi di mana terjadi pemuasan atau penerimaan elektron dihasilkan energi listrik.

Cak kenapa bisa?
Gini, oksidasi merupakan reaksi pelepasan elektron. Darurat potongan harga adalah reaksi pendedahan elektron. Proses beri terima elektron itu akan menghasilkan energi listrik.

Peranti yang menggunakan konsep ini disebut sel volta. Dinamakan bui Volta karena penemu alat ini adalah Volta. Dia membuat sebuah perangkat nan bisa menghasilkan elektrik. Sebagai perigi setrum peranti yang dibuatnya memiliki 2 buah kutub yaitu katoda andai tandingan positif dan anoda sebagai tampin negatif. Kedua kutub tersebut dibuatnya bermula 2 logam nan berbeda.

Volta sudah mengukur potensial reduksi atau kemampuan reduksi setiap besi yang disimbolkan E⁰ rabat. Dengan kemampuan reduksi berbeda akan dihasilkan selisih potensial yang memproduksi listrik

Misalkan kita takhlik sel volta dengan memasangkan 2 biji zakar logam yaitu besi  (Fe) dan tembaga (Cu).

Fe memiliki E⁰ reduksi -0,44 volt, darurat Cu memiliki E⁰ rabat
+ 0,34 volt,

Memang yang Fe dan Cu memiliki potensial rabat, sekadar ketika mereka dipasangkan, tak mungkin dua-duanya reduksi ,salah satu harus mengalah dan mengalami diskon.

Karena kemampuan reduksi Fe bertambah minus bermula Cu sehingga Cu akan melakukan proses reduksi dan Fe oksidasi detik kedua besi ini dipasangkan.

Ternyata ki akbar energi potensial yang dihasilkan yakni  + 0,78 volt.
E⁰ sengkeran nan dihasilkan di dapat dengan rumus
E⁰sel= E⁰diskon- E⁰oksidasi
= +0,34-(-0,44)
= + 0,78 Volt
Energi potensial ini adalah energi listrik. Angka ini dihasilkan sebagai  beda potensial besi Cu dan Fe.

reaksi ion cu dan fe

Ilustrasi reaksi ion antara Cu dan Fe

2. Energi Ilmu pisah menjadi Energi Panas

Reaksi kimia yang menghasilkan energi merangsang menjadi pembahasan termokimia.

Menurut hukum kelestarian energi, energi lain dapat dimusnahkan atau diciptakan artinya energi alam seberinda yaitu tetap, hanya bentuknya saja yang berubah.

Sekiranya ada energi yang menyertai suatu proses kimia, atau proses fisika, semata hanya terjadi perpindahan maupun perubahan bentuk energi.

Ambillah lebih lanjut perubahan energi kita ganti istilahnya dengan sistem. Segala sesuatu di asing sistem kita ujar lingkungan.

Privat termokimia, ada dua keberagaman reaksi berdasarkan perubahan panas yang terjadi:


a.
Eksoterm

Total energi berpunca semua bentuk energi nan dimiliki maka itu molekul atau partikel zat disebut energi kerumahtanggaan (enternal energy= E).

Energi dalam suatu zat atau sistem bisa berubah takdirnya sistem itu menyerap alias melepaskan kalor.

Takdirnya zat alias sistem menyerap kalor maka energi dalamnya akan kian dan getaran atau operasi molekulnya akan kian.

Pertambahan energi dalam ini akan menyebabkan naiknya master, transisi wujud (mencair atau sirna) atau perubahan kimia.

Reaksi eksoterm terjadi ketika ada sejumlah panas nan dilepaskan sistem ke mileu.

Misalkan dalam wadah kita n kepunyaan beling kemudian kita ukur suhunya 35⁰ C. Setelah itu kita masukkan zat Y. Ternyata setelah  kita ukur suhunya naik menjadi 45⁰ C.

reaksi eksoterm

Pada eksoterm, sistem melepas seksi sehingga panasnya bertambah. Panas disini, seronok zat X akan bertambah sehingga H awal<H akhir panahnya menuju sisi radiks
Jika kita cari selisihnya maka ∆H Nya negatif
Teladan ½ N2(g) + 3/2 H2→NH3(g) ∆H=- 46 kJ
Reaksi pembentukan NH3 melepas energi merangsang sebesar 46 kJ

Analoginya begini
Misal jika si B mempunyai uang, kemudian uangnya diberikan pada si A  sehingga B sehingga sang B uangnya berkurang, sementara uang si A makin. Kita sebut A adalah mileu dan B adalah sistem kemudian uang lelah yaitu merangsang.

b. Endoterm

Reaksi endoterm terjadi saat ada bilang semok nan diserap sistem dari mileu.

Energi internal satu zat atau sistem lagi dapat berubah jika mereka melakukan atau mengakui kerja (kampanye asing).

Begitu juga kita,  yang akan mengeluarkan energi takdirnya bergerak,namun jika
mager
alias malas gerak maka tak banyak energi yang boleh dihasilkan.

Jenis kerja yang menyertai pergantian kimia atau proses fisika (perubahan wujud) yaitu kerja peluasan, yakni kerja yang berhubungan dengan transisi debit. Kerja, berjasa  terserah tagihan yang kita perluas ataupun persempit.

Takdirnya suatu zat alias sistem mengembang, maka zat akan melagak gegana ataupun mengangkat beban diatasnya.
Kerjakan melakukan kerja itu dibutuhkan sejumlah energi yang disebut kerja.

Jadi, jika zat atau sistem itu mengerjakan kerja maka energi dalamnya menciut, sungguhpun zat  atau sistem itu tidak melepas kalor. Sebaliknya seandainya sistem memufakati kerja (volume menciut) maka energi sistem lebih.

Untuk reaksi endoterm Misalkan dalam wadah kita memiliki beling kemudian kita ukur suhunya 35⁰ C. Pasca- itu kita masukkan zat X. Ternyata sesudah  kita ukur suhunya turun menjadi 25⁰C.

Ilustrasi endotem

Terjadi penurunan hawa karena zat X yang berperan sebagai sistem, menyerap panas berusul air. Air berlaku sebagai mileu.

Analoginya begini
Misal takdirnya si A mempunyai uang, kemudian uangnya diambil makanya si B sehingga si A uangnya menciut, sementara yang sang B lebih. Kita tutur A ialah lingkungan dan B adalah sistem kemudian uang adalah panas.

Pada endoterm, jika suhu mileu terdeteksi turun , namun sistem mencoket energi panas sehingga sensual nya bertambah.

Energi sensual disini didefinisikan seumpama entalpi, panas zat X akan bertambah sehingga H semula<H akhir
Jika kita cari selisihnya maka ∆H nya positif
Contoh :

NH3 (g) → ½ N2(g) + 3/2 H2 (g) ∆H=+ 46 kJ
Reaksi penguraian NH3 menyerap energi seksi sebesar 46 kJ

Pertukaran energi selanjutnya kita sebut  perubahan entalpi ataupun perubahan sensual. Perubahan entalpi yang lampir satu reaksi bergantung lega hawa dan tekanan pengukurnya. Pergantian entalpi yang diukur plong 25 ⁰C dan tekanan 1 atm, disebut persilihan entalpi standar. Perubahan entalpi lain dilihat berpangkal kondisi pengukurannya memadai dinyatakan ∆H saja.

Persamaan reaksi yang diikuti perubahan entalpi disebut persamaan termokimia. Karena tergolong rasam ekstensif, maka nilai perubahan entalpi yang dituliskan pada persamaan termokimia harus sesuai dengan stoikiometri reaksi, artinya jumlah mol zat nan terlibat dalam reaksi harus begitu juga koefisien reaksi.

Jenis-jenis Entalpi

Inilah beberapa jenis entalpi

1. Entalpi pembentukan standar

Unsur bereaksi dengan zarah membentuk 1 mol senyawa ternyata bisa menyerap atau melepas energi . Hipotetis entalpi pembentukan

½ N2(g) + 3/2 H2→NH3(g) ∆H=- 46 kJ
Jadi disini unsur nitrogen bertemu dengan unsur oksigen membentuk senyawa amonia atau NH3 dengan mengkhususkan panas sebesar 46 kJ. Jumlah 1 mol ditunjukkan dengan koefisien reaksi NH3 lain ada yang artinya koefisiennya suatu

Kalau dimisalkan entalpi pembentukan adalah proses menciptakan menjadikan pernikahan AB, misalnya si A bertumbuk dengan si B adv amat mereka menikah dan menjadi satu AB.

ada pastinya emosi entah itu dayuh atau bahagia. Si A dan B anggaplah atom dan pernikahan AB sebagai senyawa. Emosi dianalogikan energi panas

2. Entalpi penguraian patokan

Musuh dari reaksi pembentukan yakni presentasi, bintang sartan 1 mol senyawa terurai menjadi
Unsur  dan unsur. Reaksi penguraiannya boleh menyerap ataupun melepas energi . Hipotetis entalpi pembentukan
NH3(g)→½ N2(g) +3/2 H2 ∆H=- 46 kJ

Makara disini unsur nitrogen berbenturan dengan unsur oksigen membentuk fusi amonia ataupun NH3 . Jumlah 1 mol ditunjukkan dengan koefisien reaksi NH3 tak suka-suka yang artinya koefisiennya satu

Jika dimisalkan entalpi penguraian ialah proses perceraian, misalnya AB bererak dan berpisah masing-masing A dan B mestilah suka-suka emosi entah itu sedih ataupun bahagia

Si A dan B anggaplah unsur dan pernikahan AB ibarat campuran. Emosi dianalogikan energi semok

3. Entalpi pembakaran Barometer

Selain pembentukan dan penguraian senyawa yang berpotensi menghasilkan energi maka reaksi pembakaran sekali lagi mampu menghasilkan energi.

Entalpi pembakaran didefinisikan sebagai energi panas nan dihasilkan makanya pembakaran 1 mol atom atau 1 mol senyawa.

Cermin:
entalpi pembakaran C
C (s) + ½ O2(g) →CO(g) ∆H=- 110,5 kJ
Pembakaran 1 mol karbonium menghasilkan energi panas sebesar 110,5 kJ
Entalpi pembakaran CO
C (s) + O2(g) →CO2(g) ∆H=- 393,5 kJ
Pembakaran 1 mol CO (karbon monoksida menghasilkan energi seksi sebesar 393,5 kJ
Entalpi pembakaran melepas energi atau eksoterm karena dihasilkan panas.

Eksemplar-contoh Energi Ilmu pisah

Banyak arketipe-acuan energi kimia yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari- hari diantaranya

1. Baterai

Lampu senter merupakan cermin dari pertukaran energi kimia menjadi energi listrik. Kita menggunakan batu aki untuk membuat jam dinding patuh bergerak dan remot untuk digunakan.

Biarpun ketika akan digunakan remot kebanyakan hilang alias lupa dimana tersimpan

Baterai merupakan contoh perubahan energi kimia menjadi energi listrik.

Aki yang nisbi murah biasanya ialah sel galvani karbon-seng, dan terdapat beberapa jenis, termuat standar dan alkaline. Diversifikasi ini sering juga disebut hotel prodeo kersang karena tidak terdapat hancuran elektrolit, yang menggantikannya adalah pasta recup padat.

Lampu senter otomobil nan digunakan sebagai alat menyimpan energi juga digunakan untuk menyuplai sistem kelistrikan mobil yang dapat kamu pelajari pada buku
Pengetahuan Baterai Otomobil.

beli sekarang

Pasta mangan(IV) oksida (MnO2) berfungsi seumpama katoda nan akan mengamini elektron. Amonium klorida(NH4Cl) dan seng klorida (ZnCl2) berfungsi sebagai elektrolit. Seng pada lapisan asing berfungsi sebagai anoda.

Reaksi yang terjadi :anoda : Zn→Zn2++ 2 e-
Zn akan menyingkirkan 2 elektron kemudian
katoda : 2MnO2+ H2O + 2e-→Mn2O3+ 2OH-

Dengan menambahkan kedua setengah reaksi akan membentuk reaksi redoks utama nan terjadi dalam lokap gersang karbon-seng.
Zn + 2MnO2+ H2O→Zn2++ Mn2O3+ 2OH-Baterai ini menghasilkan potensial lembaga pemasyarakatan sebesar 1,5 volt.

2. Aki Aki

Baterai ini mempunyai enam sel 2 volt yang dihubungkan seri. Logam timbal dioksidasi menjadi ion Pb2+dan melepaskan dua elektron di anoda. Pb intern timbal (IV) oksida mendapatkan dua elektron dan mewujudkan ion Pb2+ di katoda. Ion Pb2+bercampur dengan ion SO42- terbit bersut sulfat membentuk timbal (II) sulfat puas per elektroda.

Bintang sartan reaksi yang terjadi saat baterai timbal-asam digunakan menghasilkan timbal sulfat pada kedua elektroda.PbO2+ Pb + 2H2SO4→2PbSO4+ 2H2O
baterai timbal-asam berkepribadian serampak dan tidak memerlukan input energi.

Reaksi sebaliknya, memuati ulang baterai, tak spontan karena membutuhkan input elektrik dari mobil. Arus masuk ke aki dan menyisihkan energi bakal reaksi dimana timbal sulfat dan air diubah menjadi timbal(IV) oksida, logam timbal dan senderut sulfat .2PbSO4+ 2H2O→PbO2+ Pb + 2H2SO4

3. Fotosintesis

Tanaman hijau memungkirkan energi matahari menjadi energi kimia (kebanyakan oksigen) melalui proses yang dikenal sebagai fotosintesis.

Proses respirasi mengubah Zat arang dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen. Oksigen yang dahulu kita butuhkan saat melakukan pernafasan atau respirasi
Reaksi fotosintesis:
6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2
Kegiatan pernapasan terjadi di siang masa karena memerlukan pertolongan sinar matahari.

Cobalah berburu tumbuhan di siang waktu

Jika tak ada pundak untuk bersandar carilah pohon bagi bersandar.

Sungguhpun seperti tak ada kegiatan belaka yang satu ini lebih menyehatkan karena banyak oksigen nan bau kencur namun release
fresh from the oven
istilahnya

Selain pohon lebih kuat, kita juga akan merasakan kebugaran karena banyak oksigen yang baru dilepaskan oleh pohon yang sedang berfotosintesis. Dengan sambung tangan kilangangin kincir sepoi-sepoi dijamin kantuk mengupas.

Fotosintesis merupakan reaksi endoterm karena menyerap panas.

4. Pembakaran bahan bakar

Gasolin yang terbakar kemudian menghasilkan tenaga kerjakan menjalankan kendaraan bermotor. Petrol merupakan spesies dari hidrokarbon reaksi pembakarannya bagaikan berikut

CxHy + O2→CO2 + H2O

Reaksi Pembakaran korban bakar terdaftar reaksi eksoterm berdasarkan harga hangat api yang dilepas, dan tercantum entalpi pembakaran berdasarkan jenis reaksi yang terjadi


5.
Pencernaan
kandungan


Dari mulai makanan mampir di mulut, meluncur lewat kerongkongan lalu berenang di lambung dan wara-wiri di tali perut,  banyak reaksi kimia nan menemaninya. Ketika makanan radu dicerna ada energi yang dihasilkan bikin digunakan dalam beraktifitas.

Bakal para penggiat diet, mungkin mutakadim seremonial menghitung berapa kalori yang akan didapatkan berbunga suatu sumur lambung. Agar enggak berlebihan biasanya dihitung kalori yang dibutuhkan maka itu tubuh. Jika setakat berlebihan maka kalori nan sebaiknya jadi tenaga akan tindan di tubuh makara gundukan lemak
ya ‘kan?

Jadi sesungguhnya kegemukan terjadi ketika kalori nan digunakan lebih sedikit dari kalori nan ikut

6. Fotosintesis/ pernapasan

Proses asimilasi yaitu reaksi kimia nan menghasilkan erotis. Maka respirasi kita golongkan eksoterm
Reaksinya:
C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O

Cak semau panas yang dihasilkan oleh proses pernapasan

Itulah beliau pembahasan energi kimia. Moga dengan penjelasan ini pemberitahuan mengenai energi kimia semakin terbuka rata gigi ya.

Energi kimia sepanjang ini telah menerimakan segudang manfaat plong kehidupan kita sehari-hari. Seyogiannya setelah mempelajari energi kimia tadi
chemistry
kita dengan ilmu pisah makin baik.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

1. Ensiklopedia Kimia Volume 1: Sejarah Kimia, Elemen & Elemen

beli sekarang

2. Buku Pengayaan Kimia: Unsur, Ion, dan Molekul

beli sekarang

3. Inti Materi Fisika – Kimia Sma Kls 10,11,12

beli sekarang

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital mutakhir yang mengusung konsep B2B. Kami hadir bagi memudahkan intern mengelola perpustakaan digital Dia. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, sekolah tinggi, korporat, sampai tempat ibadah.”

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan intern mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia kerumahtanggaan platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan kajian
  • Kabar statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Source: https://www.gramedia.com/literasi/energi-kimia/

Posted by: gamadelic.com