Doa Sebelum Mengerjakan Soal Ujian

Wirid Sebelum Menghadapi Eksamen
– Setiap insan pada umumnya punya cita-cita dalam hidupnya. Entah itu cak bertanya karir, karier, pendidikan, jabatan, dan seterusnya. Tentu, beragam cita-cita yang cak hendak mereka jangkau tidaklah mudah. Umumnya tentu terserah ujian-ujian yang harus mereka hadapi.

Ujian bisa kerumahtanggaan beraneka ragam bentuk. Ada tentamen formal seperti konfirmasi administrasi, tulis, soal jawab, praktik, dan seterusnya. Ada pula dalam bentuk kendala-hambatan situasi nan kadang menjadi batu penarung dalam menjalan proses tentamen itu.

Kerumahtanggaan konteks kekinian, tak sedikit insan yang hendak mencari impiannya dengan melakukan berbagai peristiwa, salah satunya merupakan melampaui doa.

Misalnya, para remaja (pelajar) memanjatkan doa sepatutnya dapat lulus seleksi turut tataran pendidikan berikutnya (Teladan SNMPT, SBMPTN, UMPTN, dll). Begitu lagi kalangan mahasiswa yang berdoa seharusnya lulus ujian semester (UTS / UAS), ujian sidang skripsi, seleksi darmasiswa, perlombaan, dan lain-lain.

Bakal yang sudah lulus kuliah misalnya, ada yang berdoa supaya lolos seleksi CPNS, wawancara (interview) kerja perusahaan, dan lain-lain. Semuanya karuan mengharapkan seharusnya Allah Swt melancarkan barang apa proses ujian yang mereka lalui.

Berikut ini pustaka takbir sebelum ujian hendaknya dimudahkan oleh Yang mahakuasa sehingga laju dan berbuntut lulus.

رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِ وَيَسِّرْلِيْ أَمْرِيْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْ قَوْلِيْ

Rabbisyrahlî shâdrî wayassyirlî amrI wahlul uqdatam mil-lisânî yafqahû qaulî

Artinya: “Ya Sang pencipta, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka memahami perkataanku.“ (QS. Thâhâ, 25-28)

Doa Sebelum Ujian Agar Dimudahkan

Selain puji-pujian itu, kita kembali mengaji zikir berikut ini semoga tentamen dipermudah maka dari itu Allah.

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ اِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَاَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ أِذَا شِعْتَ سَهْلاً

Allahumma la sahla illa ma ja’altuhu wa anta taj’alul-hazna idza syi’ta jahlan.

Artinya : “Ya halikuljabbar, tidak ada fasilitas kecuali apa yang beliau jadikan mudah, medium yang selit belit bisa engkau jadikan mudah, apabila anda menghendakinya.”

Doa Sebelum Ujian Agar Dimudahkan

Anju Ujian

Ujian merupakan upaya buat kita sebelum mendapatkan harapan yang cak hendak kita raih. Bintang sartan, paling tidak ada beberapa anju yang teristiadat kita siapkan sebelum menghadapi proses testing.

Permulaan, kita harus memetakan dan mengukur kemampuan diri agar tahu sejuah mana intensi yang layak kita tuju. Dengan mengetahui inilah kita dapat menentukan tempat, adegan, alias posisi yang tepat.

Kedua, menyiapkan taris administrasi secara lengkap. Banyak orang gagal eksamen sedangkan baru proses penyortiran berkas. Kejadian ini karena ada berkas belum kita penuhi saat pembukuan.

Ketiga, menguasai materi-materi yang diujikan kepada kita, baik itu ujian tertulis, verbal maupun praktik.

Keempat, pastikan kondisi diri dalam hal segak, baik itu lahir maupun batin, agar kita fokus dan maksimal n domestik melakukan janjang-tahapan eksamen.

Syarat Agar Puji-pujian Diterima Halikuljabbar

Doa menjelang pelaksanaan ujian/pemilihan yaitu kejadian baik, dan itu sangat Islam anjurkan. Terlampau, setiap Muslim pasti kepingin agar zikir-doanya boleh masin lidah maka itu Almalik. Namun, ada syarat-syarat supaya Allah mengabulkan setiap keinginan kerumahtanggaan doa yang kita lantunkan.

Berikut penjelasan Aulia Fadli dalam
Takbir-doa Mustajab Ibu bapak cak bagi Anaknya
(2014: 37-49) akan halnya beberapa ketentuan doa yang diterima Allah:

1. Wirid tetapi ditujukan kepada Allah semata.

2. Seseorang harus kalis bahwa hanya Tuhan yang bisa mengabulkan permahonan, serempak meyakini bahwa enggak cak semau yang bisa memberi manfaat dan mencegah kemudharatan kecuali Yang mahakuasa semata.

3. Tak beribadat dengan tergesa-gesa.

4. Bersikap optimis bahwa doa itu akan dikabulkan, cepat ataupun lambat, di marcapada ini maupun di akhirat kelak nanti. Nan terdahulu kita tidak mengerasi apalagi sampai  “mendikte” Yang mahakuasa.

5. Tahlil hendaknya disampaikan dengan “merendahkan diri” dan “suara yang lembut”.

6. Isi sidang pengarang takbir seyogiannya tidak semata-mata mencakup urusan dunia satu-satunya, melainkan juga mencangam urusan alam baka.

7. Mengkonsumsi kas dapur dan memakai pakaian dari yang formal. Jangan sampai kita menghasilkan harta dari sesuatu nan haram.

8. Bilamana berdoa hendaknya memadukan di intern jiwa ingatan “berhasrat” dan “takut”. Lalu berharap kepada Allah supaya mengabulkan doa kita. Dan galau jikalau-kalau doa kita tidak dikabulkan, tambahan pula lain didengar-Nya.

Amalan-Amalan Lain Sebelum Eksamen

Selain doa-puji-pujian di atas, ada bilang amalan nan bisa dilakukan sebelum seseorang menghadapi pemilahan:

1. Shalawat Utusan tuhan

Cak semau banyak jenis shalawat yang bisa kita baca, antara enggak nan paling sering yakni,

اللهم صل على سيدنا محمد

ِAllahumma shalli ala Sayyidina Muhammad.

2. Shalat Tahajud

Shalat ini diamalkan pada malam hari setelah shalat Isya dan setelah tidur meski cuma sekejap. Rakaatnya paling kecil 2 rakaat. Berikut niatnya,

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘la.

Artinya: “Aku karsa sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

3. Sedekah

Dalam keadaan ini, prinsip menyumbang bisa dalam berbagai bentuk. Misalnya, menerimakan uang lelah maupun makanan kepada nan membutuhkan. Atau mengundang tembuni, bandingan, maupun tetangga ke kondominium kita untuk berdoa bersama sambil menyuguhkan hidangan kandungan dan sejenisnya.

Setelah Pelaksanaan Ujian

Ada beberapa sikap nan perlu seseorang lakukan usai menghadapi proses testing.

Purwa, jika anda lolos maka sudah seyogiannya bersyukur kepada Halikuljabbar dan terterima kepada orang-individu nan telah membantunya intern bermacam ragam hal. Selain itu, tidak boleh raksasa kepala apalagi merasa menjadi yang paling terbaik di antara anak adam-bani adam lainnya.

Kedua, apabila sira tidak lolos alias gagal seleksi, maka kiranya lain boleh larut dalam kesedihan dan kekecawaan. Kita hendaknya
positive thinkingterutama kepada Tuhan siapa nyana ada Dia mempunyai rencana yang lebih baik kedepannya. Hal itu juga sewaktu kerjakan bercermin akan halnya jauh mana persiapan dan kemampuan nan kita miliki untuk meraih suatu cita-cita.

Demikian penjelasan tentang doa sebelum menghadapi tentamen agar laju dan dimudahkan oleh Yang mahakuasa, sekaligus berkaitan dengan persiapan dan syarat-syarat agar lulus sebagaimana intensi orang masing-masing.
Wallahu a’lam.
(MZN)

Artikel Terkait:

Source: https://iqra.id/doa-sebelum-ujian-agar-dimudahkan-231890/

Posted by: gamadelic.com