Dimanakah Ibu Kota Daulah Abbasiyah Periode Pertama

Masjid Kubah Batu di Damaskus yang dibangun pada masa Daulah Umayyah. Foto: Wikipedia



Di manakah pusat pemerintahan Daulah Umayyah

? Resep


rezim


Daulah Umayyah berharta di Damaskus, Suriah dan Andalusia, Spanyol.


Daulah Umayyah meleleh sejak tahun 661 M sebatas tahun 750 M yang pemerintahannya berpusat di Damaskus,


Suriah

. Lalu seiring berjalannya periode, kekhalifahan Daulah Umayyah semakin meluas sampai ke Spanyol puas tahun 756 M hingga 1031 M dengan kunci pemerintahannya berada di Andalusia, Spanyol.


Hal tersebut membuat Daulah Umayyah memilki dua masa hari tadbir, yaitu yang pertama berpusat di Damaskus dan nan kedua di Andalusia.


Kata sandang ini akan membincangkan lebih lanjut adapun pusat pemerintahan Daulah Umayyah di Damaskus dan Andalusia.


Rahasia Pemerintahan Daulah Umayyah di Damaskus

Zawiat Agung Umayyah di Damaskus, Suriah. Foto: iStock


Daulah Umayyah merupakan kerajaan


Islam


mula-mula sesudah Khulafaur Rasyidin. Nama Daulah Umayyah berbunga pecah Umayyah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf, keseleo seorang pemimpin Quraisy pada zaman Jahiliah.


Daulah Umayyah didirikan oleh Muawiyah polong Serbuk Sufyan. Sebelumnya, dia merupakan Gubernur Suriah. Maka dari itu karena itu, ketika Daulah Umayyah didirikan, sosi pemerintahan umat Islam dipindahkan dari Madiah ke Damaskus.


Dikutip dari


Pendidikan Agama Islam: Ki kenangan Tamadun Islam untuk Madrasah Aliyah Kelas XI


maka dari itu Imam Subchi, Muawiyah memiliki alasan yang awet atas pemindahan pusat rezim ini. Sebab, di Madinah terdapat kelompok basyar yang antipati terhadap dirinya.


Selain itu, yuridiksi Muawiyah di Damaskus cukup awet. Bahkan, di sana dia memiliki pengikut yang fanatik.



Pemerintahan Daulah Umayyah di Damaskus


berlangsung dari perian 661 M sampai tahun 750 M. Sejauh itu, daulah ini dikuasai oleh dua batih, yaitu batih Abu Sufyan dan Bani Marwan, dengan empat belas


khalifah


yang korespondensi memerintah.


Sendi Pemerintahan Daulah Umayyah di Andalusia

Ilustrasi Daerah tingkat Cordoba, Andalusia. Foto: Wikipedia



Pemindahan pusat pemerintahan Daulah Umayyah dari Damaskus ke Andalusia


terjadi karena kekhalifahan Daulah Umayyah di tahun 750, yaitu Marwan bin Muhammad bin Marwan bin al-Hakam yang ditaklukkan oleh Daulah Abbasiyah.


Pada saat itu, para pertalian keluarga Daulah Umayyah banyak yang terbunuh, semata-mata salah satu penerus Daulah Umayyah adalah Abdurrahman Ad Dakhil berhasil culik diri dan pergi ke Andalusia,


Spanyol

.


Ad Dakhil mampu menguasai Spanyol setelah mengalahkan Yusuf al-Fihri, gubernur Andalusia saat itu. Kesudahannya, Daulah Umayyah dapat mulai berdiri lagi, tepatnya di Ii kabupaten Cordoba laksana muslihat pemerintahan Andalusia dan periode ini memasuki Daulah Umayyah II.


Masa pemerintahan Ad Dakhil dikenal oleh para ahli sejarah perumpamaan masa pembangunan segara-besaran. Dia membangun kota menjadi makin indah, menciptakan menjadikan pipa air agar masyarakat ibu kota memperoleh air kalis, kemudian mendirikan tembok nan langgeng di sekeliling Cordoba.


Sejak perpindahan ibu kota tersebut, kronologi Daulah Umayyah semakin maju dalam tamadun Islam. Kancing kejayaan di masa Daulah Umayyah II ini ketika berada di periode kepemimpinan Khalifah Abdul Rahman An-Nasir dan anaknya, Al Hakam.


Pemerintahan Daulah Umayyah di Andalusia berpisah pada masa 1031 M. Selama itu, terdapat okta- khalifah yang ikatan mendahului.

Source: https://kumparan.com/kabar-harian/mengenal-pusat-pemerintahan-daulah-umayyah-1xFSF7KZ0j0