Daerah Hutan Bakau Di Indonesia

KOMPAS.com –
Hutan mangrove atau yang cinta pula disebut dengan hutan bakau tumbuh di sepanjang pesisir pantai, hilir sungai sampai-sampai ada yang bertaruk di rawa gambut.

Hutan angrove bermanfaat besar bagi penghuni Indonesia nan mencapai 40-50 uang  tinggal di distrik dekat pantai, yaitu mencegah abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut ke daratan.

Di Indonesia, terdapat beberapa kawasan alas mangrove yang sepan cantik, dan digunakan sebagai jujugan gelanggang wisata.

Berikut ini
KompasTravel
merangkum bilang hutan mangrove di Indonesia yang bisa Kamu datangi:

1. Hutan Bakau Mulut sungai Gembong Bekasi

Kawasan ekowisata Mangrove di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembobg, Kabupaten Bekasi resmi dibuka, Kamis (29/11/2018).
Dokumentasu Humas PT Pertamina EP Asset 3 Tambun Field
Kawasan ekowisata Mangrove di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Hilir Gembobg, Kabupaten Bekasi resmi dibuka, Kamis (29/11/2018).

Hutan Bakau di area Pelopor Bekasi ini menawarkan trekking Ekowisata Mangrove sepanjang 200 meter dengan kegagahan hutan mangrove dan panorama sunset.

Dalam kawasan ini pula terletak habitat fauna elusif, seperti lutung jawa, burung migran, dan lainnya. Terletak juga ajang ataupun spot yang bagus kerjakan dijadikan tempat berfoto sok.

Disediakan lagi area tempat bersantap begitu juga kafe-kedai minum ataupun warung makan lainnya di kawasan wisata tersebut.

2. Taman Wisata alam (TWA) Angke Kabu-kabu

Jalan papan setapak yang mengantarkan pengunjung berkeliling melihat Taman Wisata Alam Angke Kapuk.
Kompas.com/Surya
Urut-urutan gawang setapak nan mengantarkan pengunjung keliling melihat Taman Wisata lingkungan Angke Terup.

Jakarta tidak saja tentang kemacetan. Di wilayah Jakarta, pun terdapat bekas menyejukkan yang penuh dengan pohon mangrove.

TWA Angke Jelapang merupakan riuk satu kawasan konservasi alam yang berekosistem mangrove. Di gelanggang ini kewedanan TWA Angke Jelapang memiliki luas area 99,82 hektar.

Mengunjungi TWA Angke Kapuk akan merasakan sesuatu nan lain. Tak cak semau kemacetan ataupun tabun nan memengapkan dada.

Setelah melewati gerbang ki, pengunjung disambut dengan pepohonan yang asri. Berjalan selanjutnya pula, pengunjung sudah lalu dapat melihat pepohonan istimewa TWA Angke Kapuk, yakni pohon bakau.

Di intern area itu tertentang berdiri belasan camping ground. Lokasi ini memang disediakan oleh koordinator untu TWA Angke Kapuk untuk bermalam atau berkemah.

3. Rimba Mangrove Karimunjawa

Hutan Bakau Karimunjawa
KOMPAS.com/Pendar ROHMI AIDA
Alas Bakau Karimunjawa

Karimunjawa tak hanya soal pantai-pantainya yang cantik dan bawah lautnya yang rani. Di Karimunjawa, juga terdapat Hutan Mangrove yang boleh dijadikan pilihan kunjungan wisatawan untuk menikmati kesejukan liwa.

Bakir di Alas Mangrove Karimunjawa pengunjung bisa melakukan trekking di atas jalur trek kayu sepanjang 1,3 km.

Nantinya, selepas berjalan sejauh sekitar 700 meter pengunjung dapat menemukan menara pandang tinggi yang bisa digunakan kerjakan melihat luasnya distrik mangrove Karimunjawa.

Pecah mahamulia panggar pandang ini wisatawan bisa melihat Pulau Cemara Samudra, Pulau Cemara Boncel, sekali lagi Pulau Menyawakan.

4. Hutan Mangrove di Yojana Maerokoco Semarang

Dermaga Cinta di kawasan Mangrove Grand Maerokoco
Tribun Jateng
Dermaga Cinta di kawasan Mangrove Grand Maerokoco

Yojana Maerokoco makin dikenal sebagai ujana mini negeri Jawa Tengah, karena terdapat bervariasi rumah khas berpangkal kabupaten dan ii kabupaten di Jawa Paruh.

Di sini wisatawan juga dapat berkeliling menyusuri tanaman-pokok kayu bakau, bertindak sumbuk bebek, dan makan di kafe sambil melihat matahari tenggelam.

5. Jenggala Mangrove Ecomarine

Anak-anak yang mengunjungi Hutan Mangrove Ecomarine di Muara Karang, Jakarta Utara
KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D
Momongan-anak yang mengunjungi Rimba Mangrove Ecomarine di Muara Karang, Jakarta Utara

Hutan Mangrove Ecomarine terletak di Muara Angke, Jakarta Lor. Dulunya, area Hutan Mangrove ini merupakan tempat yang penuh dengan sampah baik dari darat maupun segara.

Sampah-sampah tersebut kemudian dibersihkan, dan diganti dengan esensi-pati mangrove. Berbunga dari sekitar 200 pati, kini ada cukup banyak mangrove yang bisa ditemui.

Tak hanya bakal menahan abrasi, mangrove di sini juga berfungsi sebagai kancah wisata. Berada di Pangan Mangrove Ecomarine pelawat dapat menjajal olahan budidaya buah mangrove masyarakat sekitar, serta melihat empang tempat budidaya ikan.

6. Hutan Mangrove Kulonprogo Yogyakarta

Panorama di Kawasan Wisata Mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta berupa konstruksi jembatan dari bambu yang begitu menawan.
Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
Panorama di Kawasan Wisata Mangrove, Kulon Progo, Yogyakarta berupa gedung jembatan bersumber aur yang serupa itu mengerangkeng.

Di Yogyakarta tepatnya Kulonprogo lagi memiliki wana mangrove.

Provinsi wisata hutan mangrove ini memanjang berpangkal timur ke barat, bersisian dengan wai nan muaranya bersatu dengan Batang air Bogowonto di Tepi laut Congot.

Berada di Pangan Mangrove Kulonprogo, peziarah bisa menikmati trekking di Geretak bambu yang sudah lalu dibangun oleh pihak pengelola sehingga wisatawan bisa berjalan di atasnya sonder harus mencecah air.

Di tempat ini juga tersuguh beberapa ajang bagi berfoto-foto.

Bilang konstruksi aur terdiri bersumber geretak dan menara. Gedung jembatan dibuat begitu megah dengan menaranya yang menjulang pangkat sehingga tinggal pas dijadikan latar berfoto.

Ada sekitar empat jembatan yang melintang di atas wai. Semua jembatan itu unik sekaligus besar-besaran.

Hutan Mangrove ini lokasinya hanya 10 kilometer dari muslihat kota Balikpapan, tepatnya di ujung kompleks perumahan Graha Indah, Balikpapan.

Supaya letaknya tidak jauh berpangkal resep kota, pengunjung tegar dapat menyaksikan ratusan hektar hamparan bakau yang nan hijau yang cempek maka itu sungai-kali besar.

Sesudah menyusuri jembatan yang dibangun dari kayu-papan ulin sejauh 50-an meter, petandang start di dermaga boncel, tempat sejumlah arombai fiber dan kayu bermesin tempel bersandar.

Nantinya pelawat bisa menyusuri sungai dengan biduk tersebut dan menyaksikan bekantan yang merupakan warga nirmala lokasi ini.

Minus menyusuri sungai juga, datang ke Mangrove Center Balikpapan, pengunjung pun boleh bersantai di terpinggirkan wai, duduk di gazebo kayu besi, atau menanjak ke congkong pandang setolok 12 meter.

Dapatkan update
berita seleksian
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Kawat tambahan pula dulu di ponsel.

Source: https://travel.kompas.com/read/2019/07/13/100200527/7-hutan-mangrove-di-indonesia-pelindung-abrasi-yang-wajib-dikunjungi?page=all

Posted by: gamadelic.com