Contoh Soal Pph Pasal 21 Dan Jawabannya

Ilustrasi berbuat soal pajak atas penghasilan, Foto: unsplash


Bagaimana


paradigma


soal PPh Pasal 21 dan jawabannya? Sebelum membahas keadaan tersebut, Berita Bisnis akan sampai-sampai dahulu ceratai perihal, apa itu PPh daan hal-hal lainnya yang bersangkutan dengan itu.


Lakukan koteng pegiat, PPh alias pajak pastilah cukup familiar di alat pendengar mereka. Pasalnya,


pajak


penghasilan merupakan kejadian yang sayang datang setiap habis bulan momen mereka akan mendapatkan upah dari hasil kerjanya.


Mengenal PPh 21


Secara sederhana, PPh pasal 21 yakni pajak atas


penghasilan


yang berupa gaji, upah, sagu hati, tunjangan maupun pembayaran lain. Akan halnya hal tersebut diatur dalam Statuta Direktur Jenderal Pajak Nomor Sendirisendiri-32/PJ/2015.


Perlu diketahui bahwa batas penghasilan yang akan dikenakan fiskal, yakni mulai pecah Rp4.500.000 saban rembulan, maupun kian berasal Rp54.000.000 setahun. Pendapatan itu main-main bakal mereka yang sudah menjadi karyawan patuh, ataupun bukan patuh.

Ilustrasi arketipe soal PPh 21 dan jawabannya, Foto: unsplash


Sementara itu buat kategori nan dikenakan wajib pajak PPh Pasal 21 kerumahtanggaan Pasal 3 PER-16/PJ/2016 ialah sebagai berikut:


  • Akseptor uang lelah pesangon atau uang pensiun


  • Enggak tenaga kerja nan menerima penghasilan atas jasa yang diberikan


  • Wakil rakyat Komisaris atau Dewan Pengawas yang enggak merangkap sebagai pegawai tetap di firma yang sebabat


  • Mantan pegawai atau fungsionaris


  • Peserta kegiatan nan mendapatkan penghasilan sehubungan dengan keikutsertaan di kegiatan tersebut


Komponen dan Tarif


Sebelum suatu pendapatan atau penghasilan boleh dihitung dengan biaya pajak atas penghasilan. Pendapatan tersebut perlu justru dahulu dikurangi makanya komponen ataupun elemen tidak di luar gaji pokok. Berikut ini komponen-komponennya:


1. Tunjangan


Tunjangan yaitu penghasilan di luar gaji daya yang masin lidah seorang praktisi, dan kebanyakan juga diberikan setiap bulan sebagai tulangtulangan hasil dari pekerjaan yang dilakukannya.


2. Asuransi


Asuransi atau uang kancing sosial ini adalah biaya nan harus dibayarkan perusahaan setiap bulannya. Umumnya, asuransi ini privat bentuk Jaminan Keselamatan Kerja (JKK), Persekot Kematian (JKM).


3. Biaya Jabatan


Biaya jabatan ialah pengeluaran yang harus dibayarkan maka itu setiap tenaga kerja, dengan besaran 5% semenjak penghasilan dalam setahun.


4. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)


Seperti namanya, penghasilan tak kena pajak (PTKP) ialah pendapatan nan diterima seorang sida-sida yang tidak dikenakan pajak. Berikut ini ialah total PTKP:


PTKP Junjungan Ulam-ulam Digabung


Sementara itu untuk tarif atau persenan penghasilan nan dikenakan pajak sesuai Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh, ibarat berikut:


  • 50.000.0000 – Rp. 250.000.000 = 15%


  • 250.0000.000 – Rp. 500.000.000 = 25%


Contoh Soal PPh 21 dan Jawabannya


Mas Danar berkarya di PT.EDG sebagai fungsionaris tetap dengan gaji ki akal Rp4.700.000 sendirisendiri wulan, tunjangan makan dan transportasi Rp1.000.000. Engkau belum berkeluarga dan lain memiliki anak bini. Lantas berapa PPh 21 Mas Danar?


5.700.000 – 285.000 = 5.415.000 (penghasilan neto sebulan)


5.415.000 X 12 = 64.980.000 (penghasilan neto setahun)


64.980.000-54.000.000 = 10.980.000 (penghasilan kena fiskal setahun)


10.980.000 X 5% = 549.000 (PPh 21 setahun)


549.000 : 12 = 45.750 (PPh 21 sebulan)

Source: https://kumparan.com/berita-bisnis/contoh-soal-pph-pasal-21-dan-jawabannya-untuk-yang-membutuhkan-kisi-kisi-tes-1ygSlLurIxL