Contoh Sila Ke 2 Pancasila

40 Contoh Pengamalan Sila ke 2 Pancasila (Lengkap)

Contoh Pengamalan Sila ke 2 (kedua) Pancasila
– Pancasila merupakan dasar negara dan juga pedoman hidup bangsa Indonesia. Oleh karena itu nilai-nilai yang terkandung di dalamnya memiliki  makna luhur, serta sangat baik jika diamalkan kerumahtanggaan sukma sehari-hari.

Sila kedua yang berbunyi
“Kemanusiaan yang Bebas dan Beradab”
bermaksud menjadikan Pancasila sebagai sumber akar Negara Indonesia n domestik menjamin mutu kemanusianan. Kemanusaiaan yang Adil dan Maju, maksudnya adalah negara Indonesia memberikan penghargaan munjung terhadap nilai-kredit kemanusiaan sebagai halnya Milik, Gengsi, Hidup, Kehidupan layak di masyarakat dan biji kemanusiaan lainnya. Oleh karena itu pada kata sandang ini
Denpono.com
akan memberikan contoh camar duka dan sikap terhadap Pancasila sila ke-2, yaitu umpama berikut:

Sila Ke-2 Pancasila

Sreg sila kedua Pancasila terserah 2 jihat yang harus ketahui yaitu Kemanusiaan dan Keadilan. Kedua sisi tersebut saling berkaitan seperti sisi kesamarataan dan keadaban tidak akan pergaulan terpuaskan alias ada tanpa adanya sisi kemanusiaan.

Berikut yakni transendental sikap dan pengamalan Pancasila sila ke-2 nan bisa diterapkan dalam atma sehari-hari.

1. Menghormati Hak Orang Lain

Anak adam terlahir di dunia dengan hoki tiap-tiap atau terpatok pada diri kita. Tetapi kita tak bisa hanya menyempurnakan hak atas diri kita sendiri tanpa memikirkan hak turunan tak. Eksemplar sederhananya adalah detik kita sedang mendengarkan musik untuk menetapi hasrat diri sendiri, namun kita lagi harus memperhatikan kepunyaan sosok tidak bahwa mereka juga butuh ketenangan. Maka dari itu sebab itu mudahmudahan kita mengecilkan debit suara miring musik nan kita dengarkan hendaknya tidak mengganggu hak orang lain.

2. Bermain Nonblok Tanpa Pandang Ras Tungkai dan Agama

Maksud main-main bebas sebagaimana nan disebutkan intern Pancasila sila ke-2 adalah dalam menyelesaikan suatu perkara atau masalah harus bebas. Adil disini kaitannya dengan tindakan moral bukan ekonomi.

Contohnya ketika terjadi suatu pertikaian sepatutnya tidak mencemarkan atau membeda-bedakan seseorang karena ras, suku maupun agamanya. Karena nan demikian merupakan satu situasi yang sensitif dan bisa bercagak belah ahadiat serta keesaan.

3. Menjunjung Jenjang Sikap Sopan Santun Kepada Siapapun

Didalam vitalitas bermasyarakat dan intern keadaan apapun sebaiknya mendahulukan adab dan moralistis santun. Jangan demen melakukan caci maki kepada seseorang terlebih kepada seseorang yang tidak kita kenal dan orang tua.

Abstrak sederhananya adalah momen sedang berbicara kepada hamba allah nan kian bertongkat sendok atau anak adam nan dituakan, atau pula basyar yang lebih senior moga beraksi sopan dan santun dengan prinsip mendengarkan ketika berfirman dan tidak menyelit perkataannya.

Sikap seperti mana ini terdepan sekali dilakukan sedari prematur agar bisa menghormati siapapun, seperti pepatah “Barang siapa nan menguburkan maka akan mengunduh” dagangan barangkali beradab baik dan ter-hormat santun kepada orang tidak maka dia kembali akan dihormati orang bukan.

4. Menghargai Pendapat Khalayak Lain

Setiap turunan pasti ingin setiap pendapatnya dihargai khalayak, akan tetapi bikin bisa dihargai orang lain tentunya kita lagi harus menghargai pendapat hamba allah lain rontok dari perbedaan di dalamnya. Misalnya dalam suatu pembicaraan bagi berburu perkembangan keluar tentunya akan ada banyak sekali pendapat yang diutarakan. Sebagai pemukim negara Indonesia yang baik dan juga tulang beragangan pengamalan sila kedua Pancasila kita harus adil dalam mendengarkan setiap pendapat insan tidak.

Apalagi lagi di Indonesia menganut Kerakyatan dimana setiap individu bebas dan berhak untuk menyampaikan pendapatnya.

5. Berempati Kepada Turunan Lain yang Sedang Mengalami Musibah

Laksana makhluk yang terlahir dengan dengan hati dorongan hati maka telah semestinya kita bisa memposisikan diri ketika orang disekitar kita sedang mengalami kesusahan ataupun musibah. Caranya dengan bergaya tak acuh serta turut merasakan dan membantunya sebisa diri kita. Hal seperti ini sesungguhnya yaitu salah satu bentuk pengamalan dari sila ke-2 Pancasila dan pun kontan menyanggang derajat manusia umpama manusia yang memiliki rasa empati.

Mirisnya sekarang ini rasa empati sudah mulai pudar di landasan umum baik itu golongan jompo dan muda. Contohnya ketika beberapa periode habis tokoh nasion Bj. Habibie meninggal, setelah dimakamkan banyak orang nan mengunjunginya. Bukan untuk mendoakan tetapi banyak diantaranya malah asik berselfie atau foto-foto. Hal demikian merupakan salah satu sikap yang tidak beradab dan lain memiliki rasa empati.

35 Sikap dan Pengamalan Sila ke-2 Pancasila Lainnya

Berikut ini merupakan beberapa contoh pengamalan Pancasila khususnya sila kedua yang bisa dilakukan di kehidupan sehari-hari.

  1. Membantu jiran yang mengalami bencana alam
  2. Membantu sasaran bencana pan-ji-panji
  3. Masuk serta dalam kegiatan kemanusiaan
  4. Memberikan santunan kepada fakir miskin
  5. Tidak menyakiti orang enggak positif jasad atau sikap
  6. Mengunjungi teman, kerabat, ari-ari atau tetangga yang gempa bumi
  7. Jangan menyinggung perasaan orang tidak.
  8. Mengasihani kepada orang yang mengalami kemalangan
  9. Menghormati hoki-peruntungan basyar lain
  10. Membela kebenaran dengan cara membela sosok yang tidak bersalah
  11. Timbrung menjaga perdamaian bumi
  12. Menghormati independensi bangsa lain
  13. Menganyam kerja sama dengan makhluk lain
  14. Berekanan antara negara lain
  15. Bukan merampas peruntungan orang lain
  16. Tidak menindas seseorang
  17. Memberi bantuan kepada insan yang membutuhkan
  18. Tidak merompak barang hak orang bukan momen dihinggapi musibah
  19. Tidak maling
  20. Tidak menjajat bangsa tak
  21. Bukan berbuat perundungan (bully) kepada seseorang
  22. Menjaga sopan santun dalam komentar di facebook
  23. Memuliakan ibu bapak
  24. Membantu lansia ketika akan menyebrang urut-urutan
  25. Tidak mengolok-olong seseorang
  26. Lain menghina orang disabilitas (baca: invalid)
  27. Mempersilahkan duduk ibu hamil ketika di kereta ataupun bus
  28. Mendahulukan penyandang disabilitas ketika antre
  29. Menghormati ayah bunda dan hawa
  30. Tidak berbuat berangasan kepada anak kerdil
  31. Tidak melakukan pelecehan kepada perempuan
  32. Tak melepaskan derajat bani adam bukan
  33. Bertanggung jawab atas barang apa yang dilakukan
  34. Bersikap ter-hormat kepada siapapun terutama ketika ditempat umum
  35. Memberikan sumbangan kepada anak yatim

Jadi itulah 40 Teoretis sikap dan pengamalan Pancasila sila kedua (ke-2) secara lengkap. Kiranya kata sandang ini bermanfaat. Hingga jumpa.

Lihat artikel lainnya :

  • √ 45 Butir Butir Pancasila (Eksemplar Sila Ke-1 Sebatas Sila Ke-5)
  • 40 Contoh Pengamalan Sila ke 1 Pancasila (Cermin)

Source: https://www.denpono.com/2019/09/contoh-pengamalan-sila-ke-2-pancasila.html

Posted by: gamadelic.com