Contoh Pengamalan Sila Kelima Pancasila

Komplet Pengamalan Sila ke-5 dalam Jiwa Sehari-hari, Ajarkan puas Si Katai, Marilah!

Hipotetis pengamalan sila ke-5 bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari Moms. Pancasila menjadi dasar, pedoman, dan landasan semenjak negara Indonesia.

Pancasila dirumuskan pada periode 1945 dan dibacakan secara umum oleh Presiden Soekarno n domestik lektur kenegaraannya.

Fungsi utama berbunga dibuatnya Pancasila ini yaitu supaya nantinya masyarakat Indonesia bisa usia dengan damai dan berbaik sehingga bukan terjadi
cek-cok
maupun hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Kembali:
Makna Kemerdekaan Berdasarkan Pancasila yang Perlu Dihayati privat Sanubari

Apa Itu Sila ke-5 Pancasila?

Pancasila

Foto: Pancasila (wikimedia.org)

Sesuai dengan namanya, Pancasila terdiri berasal lima ideologi penting yang semuanya ini tertulis di dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

Panca sila nan ada di kerumahtanggaan Pancasila bunyinya sebagai berikut:

  • Sila permulaan: Ketuhanan yang Maha Esa.
  • Sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Sila ketiga: Persatuan Indonesia.
  • Sila keempat: Kerakyatan nan dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.
  • Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga:
Lapangan Pancasila Simpang Lima, Obyek Pelancongan Percuma di Semarang

Kelima sila tersebut memiliki lambangnya masing-masing yang bisa Moms lihat pada badan burung garuda yang menjadi lambang negara Indonesia. Bakal kelima lambang Pancasila tersebut adalah:

  • Sila permulaan dilambangkan dengan medalion.
  • Sila kedua dilambangkan dengan dengan rantai.
  • Sila ketiga dilambangkan dengan pohon beringin.
  • Sila keempat dilambangkan dengan kepala banteng.
  • Sila kelima dilambangkan dengan padi dan kapas.

Baca Sekali lagi:
Cari Tahu Khasiat Lambang Pancasila dan Fakta Unik di Baliknya

Keterangan Pengamalan Pancasila Sila ke-5

Pancasila Sila Ke-5

Foto: Pancasila Sila Ke-5 (wikimedia.org)

Pecah kelima sila, mana tahu ini kita akan ceratai tentang sila kelima nan berbunyi ‘Kesamarataan sosial lakukan seluruh rakyat Indonesia.’

Obstulen sila ke-5 tersebut ternyata memiliki makna yang tertuang dalam laporan pengamalan Pancasila.

Hal ini dapat Moms tatap dalam abadiah MPR No.II/MPR/1978 dan diperbaharui setelah Reformasi menjadi ketetapan MPR No.1/MPR/2003.

Berikut granula-butiran pengamalan sila ke-5, yaitu:

  • Melebarkan polah yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana korespondensi dan kegotong-royongan.
  • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  • Menjaga keseimbangan antara kepunyaan dan kewajiban.
  • Menghormati hak manusia lain.
  • Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat meleleh sendiri.
  • Tidak menggunakan eigendom milik untuk usaha-usaha yang berkepribadian pemerasan terhadap orang lain.
  • Tak menggunakan peruntungan hoki kerjakan hal-peristiwa yang bersifat pemborosan dan gaya hayat mewah.
  • Tidak menggunakan hak milik cak bagi bentrok dengan atau merugikan manfaat umum.
  • Suka bekerja gentur.
  • Suka menghargai hasil karya orang lain nan bermanfaat bagi keberhasilan dan ketenteraman bersama.
  • Suka melakukan kegiatan dalam rangka takhlik kemenangan yang merata dan berkeadilan sosial.

Baca Juga:
Makna Sila ke 2 Pancasila dan Penerapannya internal Roh Sehari-tahun

Teoretis pengamalan sila ke-5 ternyata bisa Moms lihat dalam nasib sehari-hari. Tiba berbunga di sekolah, flat, setakat di lingkungan umum sekitar.

Bagi model-model pengamalan sila ke-5 dalam kehidupan sehari-hari, Moms bisa mengeceknya spontan di bawah ini!

1. Teoretis Pengamalan Sila Ke-5 di Rumah

Pengamalan Sila ke-5 di Rumah

Foto: Pengamalan Sila ke-5 di Apartemen (www.sonashomehealth.com)

Paradigma pengamalan sila ke-5 dapat Moms temukan di rumah. Beberapa ideal pengamalan sila ke-5 nan ada di rumah, adalah:

  • Cak acap bermitra dan bergotong royong saat mengerjakan pegangan kondominium tangga bersama dengan semua anggota keluarga.
  • Selalu berbantahan dalam mengatasi masalah tanggungan.
  • Saling membantu dengan anak bini yang enggak.
  • Selalu memberikan peruntungan dan pikulan jawab kepada setiap anggota keluarga.
  • Tidak mendiskriminasikan ataupun membeda-bedakan kepada sesama anggota keluarga.
  • Sering menghargai sesama anggota keluarga.

Baca Juga:
Taman Pancasila, Ajang Pariwisata Penduduk Tegal yang Sanding dengan Stasiun dan Tanah lapang Kota

2. Contoh Pengamalan Sila Ke-5 di Mileu Masyarakat

Pengamalan Sila ke-5 di Lingkungan

Foto: Pengamalan Sila ke-5 di Mileu (theoracle.glenbrook225.org)

Ideal pengamalan sila ke-5 lebih banyak dijumpai di lingkungan masyarakat

  • Kerap membantu teman, saudara, dan tetangga nan mengalami masalah seperti saat terkena bencana alam.
  • Tak melakukan tindakan yang merugikan kurnia umum.
  • Ganti menghargai orang lain dan tidak menganggu aktivitas atau privasi seseorang.
  • Selalu melakukan kegiatan gotong royong atau berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat sebagaimana kerja bakti.
  • Selalu menghormati hak-eigendom jiran, ari-ari, hingga orang lain di sekitar lingkungan rumah.
  • Selalu bergaya adil dan tidak bersikap pilih terhadap orang enggak.

Baca Juga:
Sederet Rekomendasi Bioskop Tentara Indonesia, Bikin Tambah Demap Indonesia!

  • Tidak mengasingkan satah birit agama, ras, suku, golongan, dan sebagainya.
  • Rajin menghindari situasi-hal nan merugikan diri sendiri serta turunan lain.
  • Selalu membengkil dalam hingga ke kemajuan dan keadilan sosial.
  • Hindari menggunakan properti pribadi nan menguati atau memperbudak orang lain.
  • Rajin memperhatikan dan menjaga fasilitas umum yang disediakan.

Baca Juga:
7+ Batang air Terpanjang di Indonesia, Indah dan Eksotis!

3. Model Pengamalan Sila Ke-5
di Sekolah

Pengamalan Sila ke-5 di Sekolah

Foto: Pengamalan Sila ke-5 di Sekolah (psmag.com)

Tidak sekadar pada lingkungan masyarakat dan rumah saja, acuan pengamalan sila ke-5 juga dapat diterapkan n domestik mileu sekolah, yaitu:

  • Selalu menghargai guru dan n antipoda-teman yang terserah di sekolah.
  • Tidak meledek bandingan di sekolah yang memiliki status farik atau teman yang memiliki keterbatasan.
  • Saling menghargai sesama tara sekolah.
  • Gelojoh bekerja sama privat melakukan tugas atau kerja kelompok.
  • Selalu berangkulan dalam membersihkan kelas bawah dan mileu sekolah.
  • Bukan berkepribadian buruk kepada teman dan guru di sekolah.
  • Burung laut bersekutu baik dengan setiap siswa sonder memandang status, agama, suku, derajat, dan ras yang berbeda.
  • Bukan melakukan tindakan curang kepada teman atau guru yang cak semau di sekolah.

Begitulah contoh pengalaman sila ke-5 pancasila dalam nyawa sehari-perian.

Hendaknya dengan adanya informasi di atas, Moms bisa mengajarkan kepada buah hati untuk pelalah melakukan sila ke-5 ini setiap harinya!


  • https://www.gramedia.com/literasi/contoh-sikap-yang-sesuai-dengan-sila-ke-5/#Butir-Butir_Pengamalan_Sila_Ke-5_Pancasila
  • https://bpip.go.id/berita/1035/617/contoh-pengamalan-sila-ke-5-di-lingkungan-tempat-bermain.html#:~:text=Butir%2DButir%20Pengamalan%20Pancasila%20Sila%20ke%2D5&text=Mengembangkan%20perbuatan%20yang%20luhur%2C%20yang,Menghormati%20hak%20orang%20lain.
  • https://www.suara.com/lifestyle/2021/09/21/183000/20-transendental-pengamalan-sila-ke-5-internal-semangat-sehari-hari
  • https://www.kompas.com/edu/read/2022/07/20/112700571/siswa-ini-contoh-pengamalan-pancasila-sila-ke-5-di-tempat-bermain?page=all
  • https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6185048/31-konseptual-pengamalan-sila-1-sampai-5-pancasila-terapkan-marilah

Source: https://www.orami.co.id/magazine/contoh-pengamalan-sila-ke-5

Posted by: gamadelic.com