Ciri Ciri Keropos Tulang Belakang

Osteoporosis merupakan penyakit tulang nan cukup sanding dengat orang Asia, termasuk masyarakat Indonesia. Penyebab osteoporosis alias tulang keropos yakni tulang kekeringan kepadatannya nan berlangsung secara cepat. Deteksi dini gejala osteoporosis bertujuan untuk mengurangi risiko keparahan. Apa saja gejala tulang keropos?

Gejala keropos tulang tahap sediakala

Walau kelihatannya runyam dapat terdeteksi, merek dan gejala osteoporosis tahap mulanya berikut barangkali boleh dideteksi pasien:

1. Penyusutan gusi

Penderita keropos tulang bisa menunjukkan gejala seperti isit menyusut. Ciriciri osteoporosis awal ini berisiko terjadi akibat rahang yang mengalami pengeroposan sumsum. Apabila Beliau turut dalam kerumunan berisiko osteoporosis dan mengalami penyusutan gusi, Anda disarankan untuk menjumpai dokter gigi untuk mengejar tahu penyebabnya.

Apabila penyusutan gusi tersebut merujuk sreg lapuk tulang, Engkau mungkin akan diarahkan ke dokter.

2. Melemahnya kekuatan genggaman




gejala osteoporosis

Melemahnya genggaman menjadi salah satu gejala lapuk tulang awal

Ciri-ciri tulang keropos tahap awal lainnya nan dilaporkan terjadi merupakan melemahnya kekuatan ketupat. Melemahnya genggaman tangan ini dikaitkan dengan menurunnya kerapatan mineral tulang. Melemahnya kelebihan bogem mentah dapat meningkatkan risiko termendak plong pasien.

3. Kuku ujung tangan menjadi lemah dan rapuh

Selain gusi yang menyusut dan melemahnya khasiat genggaman, gejala osteoporosis awal kembali siapa terjadi pada ceker. Penyakit sumsum ini berisiko memicu kuku deriji menjadi lemah dan tapuk – sehingga Anda patut peka dengan kebugaran kuku.

Memang tidak banyak tanda osteoporosis di tahap semula. Namun, jika Beliau mengalami tanda-tanda di atas dan memiliki riwayat anggota keluarga yang menderita osteoporosis, Anda lalu disarankan merodong medikus.

Gejala lapuk tulang tahap lanjut

Apabila kesehatan sumsum makin mereput, gejala keropos tulang tahap lanjur ini akan dialami oleh pasien:

1. Tinggi badan berkurang

Osteoporosis
dapat memicu fraktur kompresi atau melemah dan menekuknya lemak tulang belakang. Menekuknya lemak tulang belakang tersebut bisa menciptakan menjadikan tangga bodi menjadi berkurang dan menjadi gejala osteoporosis yang khas.

2. Patah tulang akibat terjatuh

Fraktur ataupun patah tulang juga menjadi gejala osteoporosis nan umum dialami. Fraktur dapat terjadi karena pasiennya tercatak atau berbuat propaganda kecil. Lebih lagi, bilang puntung sumsum osteoporosis juga boleh dipicu makanya batuk dan bersin yang persisten.

3. Lindu punggung dan leher




no caption

Gejala osteoporosis pada lansia salah satunya ditandai dengan rasa sakit pada punggung dan leher

Seperti yang disampaikan di atas, lapuk tulang dapat menyebabkan tulang bokong melemah dan menekuk. Kondisi ini dapat menyengsarakan bagi pasien dan menimbulkan rasa linu, termasuk di telapak dan gala.

4. Postur membengkok

Kompresi sreg ruas tulang belakang (vertebrae) juga boleh menimbulkan gejala osteoporosis berupa lengkungan lega telapak bagian atas. Kondisi punggung membungkuk ini disebut dengan kifosis dan bisa menimbulkan sakit pada punggung dan leher.

Bahkan, pernapasan pasien juga terganggu karena tekanan berlebih lega jalur bernapasan dan terbatasnya peluasan paru-paru.

Bilamana harus ke sinse jika alami gejala osteoporosis?

Gejala tulang keropos dapat menyengsarakan untuk pasien dan menimbulkan rasa remai. Anda sangat disarankan menemui dokter apabila mengalami sakit yang parah – terutama pada punggung, leher, pinggul, ataupun pergelangan tangan.

Rasa sakit di fragmen-putaran tersebut dapat menjadi ciri-ciri lapuk tulang dan memerlukan penanganan medis dari mantri. Penanganan kedokteran meliputi hidayah pelelang osteoporosis seperti bisfosfonat dan komplemen kalsium ataupun vitamin D.

Faktor risiko lapuk tulang




gejala osteoporosis

Usia lanjur menjadi salah satu faktor risiko osteoporosis

Ada bilang faktor nan meningkatkan risiko osteoporosis. Berikut ini sejumlah faktor risiko osteoporosis nan perlu Dia antisipasi:

  • Berusia lanjut
  • Wanita
  • Wanita yang mengalami mati haid sebelum usia 45 perian
  • Berasal dari Asia ataupun n kepunyaan ras Kaukasia
  • Wanita yang menjalani pengangkatan indung telur sebelum usia 45 tahun
  • Pria nan n kepunyaan hormon testosteron abnormal
  • Wanita yang memiliki hormon estrogen cacat
  • Mengonsumsi obat tertentu yang menurunkan ganjaran hormon
  • Merokok
  • N kepunyaan riwayat keluarga osteoporosis
  • Sering mengonsumsi alkohol
  • Kurang berbuat aktivitas fisik secara teratur, terutama latihan kekuatan
  • Lain mencukupkan asupan kalsium
  • Langka awak rendah

Sejumlah penyakit tertentu juga dikaitkan dengan risiko keropos tulang, misalnya:

  • Gagal buah punggung
  • Gangguan makan yang memicu malabsorpsi
  • Multiple sclerosis
  • Leukemia
  • Diabetes
  • Artritis reumatoid
  • Hipertiroidisme atau kelenjar tiroid terlalu aktif
  • Glandula adrenal dan paratiroid terlalu aktif

Tulisan dari SehatQ

Gejala osteoporosis di tahap awal biasanya sulit terdeteksi. Namun, penderitanya bisa jadi akan mengalami penyusutan gusi, genggaman tangan melemah, dan kuku menjadi repas.

Apabila kerusakan tulang turut ke tahap berikutnya, gejala tulang keropos boleh berupa telapak meliuk, penurunan tinggi badan, sakit di punggung dan leher, dan patah lemak tulang.

Bakal mengetahui kian lanjut selingkung ciri-ciri keropos tulang berikut langkah-anju yang harus diambil apabila Anda mengalaminya, silahkancak bertanya dokterdi aplikasi kesehatan batih SehatQ. Download permohonan SehatQ saat ini kembali diApp Store dan Google Play.

Source: https://www.sehatq.com/artikel/waspadai-gejala-osteoporosis-ini-yang-bisa-dideteksi-dari-awal

Posted by: gamadelic.com