Ceramah Maulid Nabi Bahasa Jawa

Orasi tentang Maulid Nabi. Sumber: unsplash.com


Setiap rontok 12 Rabiul Semula dalam almanak Hijriyah, setiap umat orang islam akan memperingati Maulid Nabi karena Nabi Muhammad SAW lahir pada sungkap tersebut. Biasanya umat muslim di Indonesia akan mengadakan programa pengajian atau peringatan lainnya sesuai dengan tradisi daerahnya tiap-tiap. Namun, satu yang pasti akan ada


pidato


mengenai Maulid Nabi yang biasanya dilakukan makanya inisiator agama atau ulama setempat.


Menurut pusat


Pro dan Kontra Maulid Nabi


karya


AM. Waskito dan Abduh Zulfidar Akaha


(2014), perayaan Maulid Utusan tuhan sudah dilakukan sejak ribuan tahun lalu oleh berbagai dinasti. Makanya karena itu, tidak heran jika hingga detik ini umat muslim di seluruh dunia masih melakukan tradisi nan sama, termasuk di Indonesia.



Hipotetis Teks Pidato tentang Maulid Nabi yang Pendek dan Mudah Dipahami


Syarah tentang Maulid Nabi. Sumur: unsplash.com



Alhamdulillahirabbil alamin, washolatu wasalamu ala asyrafil anbiya’ wal mursalin, wa’ala alihi washohbihi ajma’in amma ba’du


Hadirin nan dirahmati Allah SWT. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang mutakadim melimpahkan taufik, hidayah, dan inayah-Nya kepada kita semua sehingga kita masih diberi kesempatan cak bagi bersilaturahmi dalam keadaan sehat wal afiat. Sholawat dan salam mari kita panjat kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga beliau senantiasa ditempatkan oleh Halikuljabbar di arah-Nya perumpamaan umat yang memperoleh derajat paling janjang di darul baka. Aamiin.


Bicara tentang peringatan


Maulid Nabi


yang sedang kita rayakan perian ini pasti tidak terlepas dari perintah Allah SWT kepada setiap hamba-Nya untuk senantiasa memuliakan dan mencintai Utusan tuhan Muhammad SAW. Hal ini sudah dalam Sahifah Al A’raf ayat 157 yang artinya.



“(Yakni) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi nan ummi (tidak boleh baca tulis) yang (namanya) mereka dapati termasuk di dalam Taurat dan Bibel yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka mengamalkan yang widita dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala nan baik bagi mereka dan mengharamkan segala nan buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-bahara dan borgol-gari yang ada sreg mereka. Adapun anak adam-makhluk yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cuaca yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah cucu adam-turunan beruntung.”


Oleh karena itulah, kita harus senantiasa memahfuzkan


Nabi Muhammad


SAW dan melaksanakan segala anjuran yang beliau perintahkan kepada kita andai umat muslim. Dengan sedemikian itu, Insyaallah kita akan menjadi umat tersortir yang berada dengan ia di suwargaloka kemudian hari. Aamiin.



Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Source: https://kumparan.com/berita-terkini/contoh-teks-ceramah-tentang-maulid-nabi-yang-singkat-dan-mudah-dipahami-1wfLx5yPOdB