Cara Menanam Singkong Agar Hasil Melimpah (Sukses)

  Ubi adalah merupakan pelecok satu pokok kayu naik daun di Indonesia, dan telah banyak dibudidayakan oleh para penanam. Selain proses penanamannya yang mudah, budidaya singkong juga memberikan banyak keuntungan bagi para pekebun. Sehingga banyak para petani sekarang ini beralih untuk menanam singkong.

Contents

  • 1
    Cara Menanam Kaspe Agar Hasil Melembak (Sukses)

    • 1.1
      1. Penanaman Ubi kayu
    • 1.2
      2. Konservasi Singkong
    • 1.3
      3. Pemanenan Kaspe
    • 1.4
      Share this:
    • 1.5
      Related posts:

Pendirian Menanam Ubi Agar Hasil Melimpah (Sukses)

Untuk itu bertegal akan membagikan Cara Memakamkan Singkong Seharusnya Hasil Melimpah (Sukses), dengan mengikuti beberapa langkah – persiapan sebagai berikut :

  1. Buatlah gulutan mengunakan jasa bajak (telaktor) ( seperti bedengan namun lebih tinggi ) dengan lebar 1,5 m dan tinggi 60-70 cm, buatlah lajur gulutan bermula timur ke barat, cak agar cahaya matahari ikut di dalam sistem penanaman singkong, karena adat tumbuhan ubi harus mendapatkan cerah syamsu secara maksimal. Kemudian dilakukan penaburan kapur pertanian atau dolomit kalau pH persil dibawah 6,5. Pokok kayu ubi kayu lain menyukai lahan yang berair, becek dan petak yang rawan tergenang air takdirnya musim hujan.
  2. Pemilihan bibit singkong yang berkualitas baik, yaitu bibit dari batang nan tua, biasanya dari suatu batang pohon kaspe diambil 3 runjam bagian paling pangkal (asal) dengan tingkatan masing-masing ± 20 cm
  3. Untuk prinsip pemotongan batang esensi singkong pun harus bermartabat-benar diperhatikan, sebaiknya jangan menggunakan gergaji, melainkan menunggangi bendo yang tajam atau sejenisnya. Teknik memotongnya pun harus benar-moralistis diperhatikan jangan sembarangan yaitu, erot batang pokok kayu singkong dengan penggalan pangkal diatas, pegang dengan tangan kiri, bacok 3 episode pada asal memperalat parang yang tajam supaya sekali terpotong.
  4. Selanjutnya beliau lukai pangkal setiap potongan bangkai dengan 3 bacokan laksana perangsang tumbuhnya akar tunjang yang nantinya akan menjadi pangkal pohon, sehingga dengan komplet semacam ini kita bisa memaksimalkan hasil. Menurut penggalian pertanian, para petani yang menguburkan singkong dengan cara  biasa akan mendapatkan hasil panen 20 ton sendirisendiri hektar, sedangkan penanam yang menerapkan pola seperti ini hasil panen bisa mencapai 100 ton per hektar intern waktu 11 bulan sehabis tanam.

Seterusnya proses penanaman dan perawatan singkong kembali terlampau diperlukan dengan baik agar hasilnya sekali lagi akan maksimal, berikut prosesnya :

1. Penghijauan Singkong

Batang stek atau bibit singkong harus buru-buru anda tanam setelah dipotong-potong. Tanam pati singkong sedalam 1/3 mulai sejak hierarki batang stek, hati-hati saat menanam bibit kaspe, perhatikan mata tunas dan jangan sampai terbalik sekiranya anda menancapkan bibit singkong terbalik maka tidak akan tumbuh dan akan menjadi sebuah kerugian tersendiri.

Buntang stek atau bibit yang dipotong datar ditanam tegak verbatim, sedangkan jika dipotong balik maka menanamnya harus mengot sekali lagi. Jarak tanam antara 60 – 70 cm jarak antar tanaman dan jarak antar larik 90 – 100 cm. Penanaman bibit singkong sebaiknya dilakukan pada awal hari hujan angin, sebab tanaman singkong usia 0 – 5 bulan sangat membutuhkan air dan rentan terhadap kilap gersang.

2. Pemeliharaan Ketela pohon

Sehabis proses peladang selesai, selanjutnya kamu diwajibkan mengamalkan tahap berikutnya adalah melakukan pemeliharan dan konservasi. Pemeliharaan yang perlu dilakukan membentangi penyulaman, penyiangan, perempelan recup, pemupukan susulan 7 – 10 perian sesudah tanam buru-buru lakukan pengecekan pohon singkong apakah cak semau yang sunyi atau tak tumbuh.

Segera anda bagi penyulaman takdirnya terdapat bibit ubi kayu nan nyenyat, bukan tumbuh tunas, alias tidak tumbuh dengan baik. Selanjtnya lakukan penyiangan dan pembersihan terhadap rumput alias gulma palsu yang bersemi disekitar tanaman singkong.

Jika memungkinkan penyiangan sebaiknya dilakukan secara manual. Seandainya anda mengerjakan dengan penyemrotan. Hindari penggunaan herbisida kontak, karena bisa mempengaruhi pertumbuahan, kualitas serta besaran ubi.

Lebih lanjut jika anda menginginkan tumbuhan singkong beliau berhasil maksimal, untuk perempelan terhadap tumbuhan yang memiliki banyak tunas. Sisakan dua taruk sahaja setiap buntang ubi kayu.

Buang semi yang pertumbuhannya kurang baik maupun kerdil, tunas nan dipelihara utamakan tunas yang berada plong posisi paling atas. Perempelan taruk bisa dilakukan ketika tinggi atau panjang semi sudah mencapai ± 25 – 30 cm.

Proses selanjutnya pembubunan proses ini adalah kegiatan menggemburkan kapling disekitar perakaran pohon singkong. Pembubunan dilakukan setelah perabukan susulan, caranya adalah dengan menaikkan petak yang produktif diantara bedengan (parit) bikin ditimbunkan disekeliling pohon sambil melakukan pengoretan rumput nan tumbuh disekitar tumbuhan singkong.

Sedangkan pembubunan dilakukan untuk menggemburkan persil cak agar tanaman singkong berbuah banyak dan segara.

3. Pemanenan Ubi kayu

Tingkatan terakhir adalah melakukan pemanenan, tanaman singkong bisa berangkat dipanen lega usia 6 – 8 bulan setelah tanam maupun 9 – 11 wulan setelah tanam tergantung spesies yang ditanam.

Tanaman singkong dipanen dengan cara mencopot batang, jika ada umbi yang buntung alias keteter di dalam tanah gunakan cangkul dengan hati-lever, jika memungkinkan lakukan pemanenan pada saat selepas hujan karna akan melampiaskan pencabutan pohon ubi kayu, dan tidak terserah buah ketela pohon nan tercecer.

Demikian penjelasan nan dapat berkebun jelaskan mengenai


Kaidah Menanam Ubi kayu Sepatutnya Hasil Melimpah (Sukses)

, mudah mudahan bermanfaat bagi pembaca dan selamat mencoba, salam sukses.