Cara Tanam Pohon Kelapa Biar Cepat Berbuah


Beranda


»

Blog


»
Inilah 5 Panduan tepat Memelihara Tanaman Buah Kelapa Wulung Agar Cepat Tumbuh dan Berbuah Dengan Cepat

5 Panduan Tepat Membudidayakan Tanaman Biji pelir Kelapa Wulung Agar Cepat Tumbuh dan Berbuah Dengan Cepat

Sebenarnya membudidayakan kelambir wulung ekuivalen tak ubahnya memiara kelapa biasa. Berbunga menginjak lingkungan tumbuh ideal, pembibitan , penyemaian, dan perawatannya nyaris sepadan.  Kelapa wulung merupakan nyiur yang tertulis dalam jenis kelapa hijau variasi varidis. Kenampakan fisiknya sama persis dengan kerambil baru. Nan membedakannya adalah warna pink (berma taruna) nan timbul saat kita mencelah bagian radiks buahnya, bukan warna putih seperti kerambil yang protokoler kita temukan.

Air kelapa wulung bercitarasa agak pahit bukan manis begitu juga kelapa primadona lain. Hal ini menggiring kehebohan awam bahwa kelapa wulung kembali berfungsi laksana pelamar. Keadaan tersebut suka-suka benarnya karena buah kelambir wulung mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh dan zat-zat lain yang dapat membantu mengobati penyakit tertentu. Antara tak: gula, glukosa, tanin, sukrosa mineral, asam amino, alanin, sistin, arginin, alin, pantotenat, biotin, riboflavin, fruktosa, dan lain-lain.

Panduan Budidaya Kelapa Wulung

Panduan Budidaya Kerambil Wulung

Syarat Tumbuh Kelapa Wulung

Kerambil wulung sebenarnya dapat tumbuh lega berbagai jenis tanah sama dengan aluvial, laterit, vulkanis, berpasir, tanah liat, ataupun tanah berbatu, akan tetapi, jenis tanah yang paling baik bakal kelapa wulung adalaha endapan aluvial. Tumbuhan kerambil wulung dapat tumbuh rani pada pH 5 – 8, optimum sreg pH 5.5 – 6,5. Pada lahan dengan pH diatas 7.5 dan tidak terdapat keseimbangan unsur hara, camar menunjukkan gejala-gejala defisiensi metal dan mangan. Kelapa membutuhkan air lahan puas kondisi tersedia yaitu bila rahim air tanah sebagaimana lampias evapotranspirasirasi atau bila persediaan air ditambah curah hujan abu selama 1 rembulan makin segara maupun seperti mana potensi evapotranspirasi, maka air tanah cukup tersedia. Keseimbangan air kapling dipengaruhi oleh aturan fisik persil terutama lambung objek organik dan keadaan penghabisan tanah. Jeluk atau kedalaman petak nan dikehendaki minimal 80-100 cm. Tanaman kelapa wulung membutuhkan lahan yang membosankan (0-3%). Sreg persil yang tingkat kemiringannya tinggi (3-50%) harus dibuat teras bagi mencegah kehancuran tanah akibat abrasi, mempertahankan kesuburan petak dan mengoreksi tanah nan mengalami erasi.

Pohon Kelapa wulung tumbuh baik pada area dengan curah hujan antara 1300 -2300 mm/periode, bahkan sampai 3800 mm atau lebih, sejauh tanah mempunyai drainase yang baik. Akan tetapi arus curah hujan, kemampuan tanah untuk menahan air hujan serta kedalaman air tanah, lebih penting daripada jumlah curah hujan sepanjang tahun. Angin main-main penting pada penyerbukan anak uang (lakukan penyerbukannya bersilang) dan transpirasi tanaman. Kelapa wulung sangat menyukai panah matahari dengan ketekunan nan tataran, tentang lama penyinaran minimum 120 jam/bulan atau 2000 jam/tahun bak sendang energi pernapasan. Bila dinaungi, pertumbuhan tanaman muda dan buah akan terlambat. Pada rembulan-bulan dimana jumlah penyorotan per wulan makin tinggi dari rata-rata, jumlah produksinya kebanyakan menjadi lebih banyak.

Pohon Kelambir wulung sangat reseptif terhadap hawa rendah dan bersemi minimal baik pada suhu 20-27 derajat C. Pada temperatur 15 derajat C, akan terjadi perubahan fisiologis dan morfologis tanaman kelapa. Pertumbuhan kelapa lalu dipengaruhi oleh master, terutama saat berbuah. Suhu rendah tidak cocok bakal pohon kerambil, jadinya pendakyahan tanaman kelapa terbatas sreg negeri tropis. Suhu tahunan yang optimal adalah 27 derajat Celcius dengan variasi buku harian maksimum 7 derajat Celcius.

Berikut ini yaitu bilang panduan teknis memelihara pokok kayu buah kelapa wulung sebaiknya berpunya tumbuh optimal dan berbuah lebat :

1. Tahap Penyaringan Ekstrak

Hal permulaan yang perlu diperhatikan kerumahtanggaan membudidayakan kelapa wulung yaitu penyortiran ekstrak kelapa wulung berkualitas unggul. Dalam pemilihan konsentrat dapat dilakukan dengan membeli bibit kelapa wulung di kancah pemijahan atau tempat pembibitan yang sudah terpercaya. Mandu ini biasa dilakukan buat menghemat waktu dan menghemat biaya.

Anda juga bisa memilih ekstrak kelapa wulung ini dengan cara berbuat penyemaian bibit seorang. tahap-tahap yang teristiadat diperhatikan dalam penyemaian mani kelapa wulung antara tidak :

  • Persyaratan Benih :Syarat pohon kelapa wulung induk merupakan berumur 20-40 perian, produksi tinggi (80-120 granula/pohon/tahun) terus menerus, batangnya awet dan verbatim dengan mahkota berbentuk sperical (berbentuk bola) atau semisperical, daun dan tangkainya kuat, bebas bersumber gangguan wereng dan penyakit. Ciri buah yang masak untuk benih, yaitu usia ± 12 wulan, 4/5 putaran alat peraba berwarna coklat, rang bulat dan sangka bulat telur, sabut lain luka, tidak mengandung hama kelainan, tingkatan biji zakar 22-25 cm, gempal buah 17 -22 cm, buah licin dan mulus, air buah cukup, apabila digoncang terdengar kritik nyaring.
  • Penyiapan Benih :Seleksi mani sesuai persyaratan, istirahatkan benih sejauh ± 1 rembulan dalam gudang dengan kondisi peledak segar dan gersang, tidak bocor, enggak langsung terkena panah syamsu dan suhu udara privat gudang 25-27 derajat C dan dilakukan dengan menumpuk biji zakar secara piramidal tunggal setinggi 1 meter dan diamati secara rutin
  • Penyemaian Mani :Gemburkan tanah penyemaian sampai-sampai lewat setakat dengan kedalaman menjejak 30-40 cm. Kemudian lahan tadi dibuat menjadi beberapa bedengan dengan dempak 2 m, janjang 25 cm, dan jarak antara bedengan 60-80 cm. Penyemaian sekali lagi dapat dilaksanakan menggunakan polybag yang berukuran 50 x 40 cm dengan ketebalan 0,2 mm. Putaran bawah polybag dibuat beberapa lubang irigasi yang punya diameter 0,5 cm dan berjauhan 7,5 cm. Selanjutnya polybag ini diisi dengan kapling top soil. Sebelum ditanam, buah kerambil disayat selebar 5 cm puas aksen sabut jihat tangkai berhadapan sisi terlebar. Gunakan sabit nan drastis cak bagi membentuk sayatan dengan sekali gerakan dan jangan diulang. Selepas itu, buah kelapa dibenamkan ke dalam lahan pada 2/3 bagiannya dengan sayatan menghadap ke atas serta mikrofil mendatangi ke timur. Pola penghijauan seharusnya dibentuk menjadi segi tiga bertelingkah. Pembibitan dilakukan selama 5-7 rembulan jika mani disemai dengan jarak tanam 60 x 60 x 60 cm.
  • Proteksi Penyemaian :Bakal pendirusan dua kali sehari memakai gembor dengan air sebanyak 6 liter/m2/hari. Indikasi kepadaan airnya ialah bila Beliau menekan putaran sayatan pada buah kelapa, jika keluar airnya maka pendirusan sudah cukup. Kemudian rumput-suket yang tumbuh di area penyemaian harus dibersihkan secara rutin. Penyiangan ini dilakukan setiap sebulan sekali, baik menggunakan metode mekanis maupun kimiawi.
    Berikan insektisida/fungisida sepanjang tahap penyemaian kecambah dengan dosis galibnya 2 cc/liter yang disemprotkan langsung lega bakal pokok kayu. Kedua zat ini tentu doang berarti untuk melindungi bibit dari peluang bidasan hama dan penyakit. Selain itu, Dia pun harus mencukupi anasir hara yang dibutuhkan maka itu tanaman dengan memberikannya rabuk yang mengandung nitrogen, phosphat, kalium, dan magnesium setiap sebulan sekali. Kasih serabut ini dilakukan dengan membenamkannya ke dalam tanah sedalam 3 cm.

2. Tahap Pengelolahan Lahan

Penyiapan lahan dilakukan berdasarkan macam lahan tersebut. Lahan harus dibersihkan berbunga semua tanaman yang boleh mengganggu pertumbuhan bibit kelambir wulung. Setelah itu, buat bedengan yang melingkari lahan dengan garis tengah 200 cm. Tujuan berbunga bentuk petak begitu juga ini adalah mencegah air hujan masuk ke dalam leher batang tanaman bibit kelapa wulung.

Korok tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm hingga 1 x 1 x 1 m. Kerjakan lahan genyot mesti dibuat teras individu selebar 1,25 m ke sebelah lereng di atasnya dan 1 m ke sisi lereng di bawahnya. Pengapuran dilakukan takdirnya tingkat keasaman lahan bersisa tinggi yakni pH seputar 6-8. Tentatif untuk pemupukannya dipakai serat TSP sebanyak 300 gram/lubang tanam. Pupuk ini dicampurkan dengan lahan top soil malah dahulu, lalu campurannya dimasukkan ke dalam lubang tanam.

3. Tahap Penanaman Bibit

  • Esensi kelambir wulung
    sebaiknya ditanam dengan arketipe segi tiga sehingga eksploitasi lahan dan penyerapan nur matahari lebih optimal.
  • Bibit kelapa wulung yang berkualitas bagus ditanamkan di persil dengan jarak sekitar 9 x 9 x 9 m.
  • Cak bagi waktu penghutanan idealnya dikerjakan pada mulanya waktu penghujan.
    Potonglah bagian bawah polybag secara melingkar, lalu lepaskan sisi bagian tepinya sehingga yang tertinggal hanyalah ekstrak kelapa hijau dengan media semainya.
  • Berikutnya bibit tersebut dimasukkan ke dalam lubang tanam dan dibuat irisan hingga ke ujung. Arah penanaman semua bibit ini harus sama.
  • Sehabis tertanam, bibit disiram dengan air ala kadarnya bikin meningkatkan kelembaban di tempat tersebut.

Pohon kelapa hijau wulung

Pohon nyiur bau kencur wulung

4. Tahap Pemeliharaan Bibit

– Penjarangan dan Penyulaman

Penyulaman dilakukan terhadap tanaman kelapa wulung nan bersemi kerdil terserang wereng dan penyakit berat dan mati, dilakukan pada musim hujan angin pasca- tumbuhan sebelumnya didongkel dan dibakar pada musim kemarau. Kebutuhan tanaman kelapa wulung tergantung plong iklim dan intensitas konservasi biasanya bikin 143 batang/Ha 17 batang.

– Penyiangan

Penyiangan dilakukan puas piringan selebar 1 meter pada hari, tahun kedua 1,5 meter, dan ketiga 2 meter. Caranya menggunakan koret atau parang nan diayunkan ke arah dalam, memotong gulma setakat sempadan permukaan petak dengan interval penyiangan 4 pekan sekali (periode hujan abu) atau 6 minggu-2 rembulan sekali (musim kering).

– Pembubunan

Dilakukan selepas pohon kerambil wulung menghasilkan dengan cara melonggokkan tanah dibagian atas parasan sekitar pohon hingga menutup sebagian jenazah pohon nan damping dengan akar.

5. Hama & Ki aib

– Hama

Kumbang nyiur (Oryctes Rhinoceros)
Ciri: bentuk kumbang dengan dimensi 20-40 mm rona hitam dengan buram sumbu badak plong penasihat Gejala: (1) hama ini merusak pohon nan berusia 1-2 tahun; (2) tanaman berumur 0-1 tahun, terowongan puas bawah mayit dapat menimbulkan kematian titik bertaruk atau terpuntirnya pelepah daun yang dirusak; (3) pada tanaman dewasa terjadi terowongan pada pelepah termuda nan belum terbuka; (4) ciri khas nan ditimbulkan yaitu janur seperti digunting berbentuk segi tiga; (5) stadium yang berbahaya adalah stadium imago (dewasa) nan berupa tabuhan;

Pengendalian:
(1) sanitasi kebun terhadap geladir-residu tebangan batang kelapa; (2) menggunakan virus Bacullovirus oryctes dan Mettarrizium arrisophiae; (3) memberikan carbofura (furadan 3G) atau carbaryl (sevin 5G) 10/pokok kayu dengan jeda 2 bulan sekali.

– Gulma

– Ilalang (Imperata cylinddrica), pertumbuhan pangkat boleh mencapai 1-2 meter, penyebaran lalu cepat melalui rhyzoma (rimpang) maupun buahnya yang bersayap.
– Teki (Cyperus rotrendus)
– Lampuyangan (Panium repens)
– Pahitan (Paspalum konjugatum)
– Sembung rambat (Mikania cordata); tanaman ini menyingkirkan racun kepada pokok kayu lainmelalui cairan akarnya nan dapat menekan kegiatan mikroba pengikat nitrogen.
– Tahi ayam jantan (Lantana camara)
– Kipahit (Euphathorium odorotum); tanaman ini boleh hingga ke ketinggian 4-5
– eter dan berbentuk belukar.

Cara pemberantasan gulma, menutupi:

  • Penyiangan secara mekanis:
    (1) clean weeding, pengendalian gulma secara keseluruhan pada areal persawahan; (2) selecting weeding, pengendalian gulma pada selingkung tanaman saja (mewujudkan piringan); sreg tanaman berumur 0-1 hari cak cakupan 100 cm. Pada tanaman berumur 1-2 masa skop 150 cm, pada pokok kayu berumur lebih berusul 2 tahun radius 200 cm; (3) piringan digaruk dengan cangkul, rumput-rumputan dibuang kelur piringan, pause 1 x 1 bulan; (4) stripe weeding, pengendalian gulma secara berjalur.
  • Penyiangan secara ilmu pisah:
    (1) mencampur paracol dengan air 2,5-3 liter/450 liter; (2) memasukkan herbisida ke privat tangki sprayer dan memompa sampai batas barometer pada tanda bangkang (kodrati), bagi srayer semi kodrati menjarum sambil memompa; (3) merenjiskan pada gulma, dengan mencela pengaman (arah angin, topeng dan sarung tangan); (4) perkirakan ketika penyemprotan nan tepat yaitu 6 jam pasca- penyemburan tidak hujan angin. Bila terbiasa gunakan sticker (lem dan perata semburan); (5) interval waktu 1 x 3 wulan.

Jenis herbisida yang dipakai: (1) herbisida kontak, herbisida yang hanya mematikan bagian tumbuhan yang dijalari dengan racun gulma ini; (2) herbisida sistemik, herbisida yang apabila dikenakan pada riuk suatu bagian pokok kayu maka akan tersebar keseluruh bagian pohon melangkahi perputaran air dan zat hara, dan kemudian mematikan jaringan yang ada di atas dan di radiks rataan kapling.

Demikianlah informasi tentang panduan mudah budidaya tanaman buah kelapa wulung, internal membudidayakan kelapa wulung sejumlah kejadian yang terbiasa diperhatikan antara lain : tahap pembibitan, tahap penyediaan lahan, tahap penanaman konsentrat, tahap pemupukan. Dengan perawatan nan baik diharapkan ekstrak kelapa wulung produktif tumbuh dengan baik dan cepat berbuah.

Bagi artikel selanjutnya kita akan membahas tentang manfaat biji kemaluan kelambir wulung bakal menjaga kesehatan tubuh basyar. Moga informasi tersebut dapat berjasa kerjakan kita semua. dan diharapkan dapat mencobanya sendiri dirumah. Cak dapat hidayah.

Tags: sari kelapa wulung, budidaya Kelambir wulung, cara membuahkan Nyiur wulung, mandu tanam Nyiur wulung, Jual bibit Kelapa wulung, Jual kelapa wulung, Kelapa Cemani, kelapa wulung, panduan budidaya Nyiur wulung, tanaman Kerambil wulung, Tanaman nyiur wulung, biaya siluman membuahkan Nyiur wulung

Source: https://www.jualbenihmurah.com/blog/inilah-5-panduan-tepat-membudidayakan-tanaman-buah-kelapa-wulung-agar-cepat-tumbuh-dan-berbuah-dengan-cepat