Cara Tanam Merica Cepat Berbuah



3
menit

Merica, ataupun dikenal juga dengan sebutan sahang, yaitu pelecok satu penambah rasa nan memiliki angka ekonomi yang tinggi. Indonesia koteng merupakan negara yang setia mengekspor merica ke seluruh marcapada karena harganya nan relatif stabil dan apalagi lebih tinggi daripada karet ataupun inskripsi. Seandainya kamu tertarik buat menanamnya di belakang rumah, Blog 99.co Indonesia sudah merangkum kabar akan halnya cara menanam merica nan efektif.

Sebelum memulai, terlazim diperhatikan bahwa merica merupakan pokok kayu yang bisa dibilang susah-langka gampang untuk dibudidayakan.

Buat itu, kamu harus mempersiapkan dirimu lakukan menghadapi tantangan yang harus dilewati momen menanam merica.

Mari disimak penjelasan seperti yang dilansir oleh Guna-guna Budidaya
ayo, Sahabat 99!

Cara Menyelamatkan Merica di Tanah Sempit

1. Mengenali Syarat Tumbuh Merica

Sebelum muklai mengebumikan, engkau harus mengetahui terlebih dahulu segala sekadar syarat yang harus dipenuhi sebelum menanam lada.

Pasalnya, terdapat risiko kekosongan takdirnya dia enggak mengacuhkan kejadian ini.

Inilah beberapa syarat yang harus diperhatikan:

  • Lahannya harus mendapatkan curah hujan sebanyak 2.500 – 3.000 mm per tahunnya;
  • Lahannya terkena sorot rawi minimal 10 jam tiap-tiap hari;
  • Suhu gegana lahan paling kecil berkisar 24-35 derajat Celsius;
  • PH tanah minimal 5-7 dan ketinggan persil berada di 300-1.500 mdpl; dan
  • Jenis tanahnya adalahlateritic,
    utisol,
    podsolik
    dan latosol.

2. Memproses Bibit

cara menanam merica

Walupun beliau bisa mengerjakan budidaya secara generatif dengan biji, mandu pembibitan minimum efektif tetaplah menggunakan stek buntang.

Jika sira tak ingin repot, anda bisa membeli bibit dengan standar serupa ini:

  • Bebas kebobrokan dan wereng serta kondisinya cegak;
  • Pastikan pati berasal dari tanaman merica yang sehat;
  • Pastikan kemurnian bibit terjamin; dan
  • Satu hektar petak memerlukan sekitar 2 ribu bibit merica.

3. Mempersiapkan Media Tanam

Tanaman sahang memerlukan tanah yang bergerak-gerak dan sumbur.

Inilah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengolah petak tanam:

  • Pangkur persil sebatas kedalaman selingkung 30 cm seyogiannya lahan menjadi endut-endut;
  • Seandainya pH cacat berpangkal 5, tambahkan 500 kg dolomit untuk setiap 1 hektar lahan tanam dan diamkan sepanjang 4 ahad; dan
  • Tambahkan serabut kandang dengan kematangan transendental dan diamkan sepanjang 2 ahad seharusnya teraduk dengan merata

4. Menguburkan Bibit Merica

Pada galibnya, riuk suatu prinsip menanam cabai merupakan dengan mandu monokultur atau titip ekstrak.

Inilah pendirian penanaman yang bisa engkau ikuti:

  • 2×2 meter adalah jarak tanam yang ideal;
  • Untuk lubang tanam dengan kedalaman 50 cm dengan ukuran bagian atas 40×35 cm, dan bawah 40×15 cm;
  • Diamkan selama 2 minggu gorong-gorong tanam tersebut;
  • Waktu ideal lakukan memulai adalah momen waktu penghujan berangkat;
  • Lakukan penghijauan pada siang atau senja hari agar terhindar dari paparan cerah syamsu yang terik; dan
  • Tambahkan 100 gram pupuk tanah daun dan guyur setelah penanaman berhasil dilakukan.

5. Merawat dan Memelihara Tanaman Merica

cara menanam merica

Perawatan dan pemeliharaan wajib dilakukan dengan baik agar hasil yang didapat maksimal.


Baca Kembali:


Aquaponik, Mandu Budidaya Ikan & Tanaman di Kondominium

Berikut yaitu caranya:

-Pengairan

Momen tadinya masa tanam, pengairan adalah keadaan mesti dilakukan.

Terlebih, jika beliau menanam pada momen musim kemarau.

Ketika pohon sudah besar, kamu sepan menyiramnya kadang kala belaka saat cuaca tampak rumpil.

-Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan buat menambah nutrisi nan boleh meningkatkan hasil panen cili.

Lakukanlah setiap 6 bulan sekali dengan pupuk bunga tanah atau kandang yang terbuat berbunga bahan organik.

-Pemasangan Rambatan

Pemasang rambatan dilakukan agar tanaman berkembang dengan optimal serta terbantah rapi.

-Penyiangan

Hal ini dilakukan bakal menyingkirkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman merica.

Lakukan ini secara rutin selama sebulan sekali dengan cara mencabutnya alias memotongnya dengan arit.

-Perempelan

Hal ini dilakukan dengan cara membuang tanaman nan layu serta terpapar penyakit.

Pasalnya, hal ini dapat membahayakan tanaman sekiranya dibiarkan.

6. Memanen Embalau

Jika budidaya dilakukan dengan baik, makan kamu sudah bisa memanen tanaman merica ketika umur mereka sudah menjejak 3 perian.

Sahaja, akhirnya ternyata tidak sedarun memuaskan karena jumlahnya masih kurang.

Tetapi, ini adalah hasil yang wajar karena kamu masih dalam tahap belajar.

Lalu, petiklah buah dengan kondisi matang sekadar, merupakan dengan dandan abang kekuningan.

Lakukan pemetikan dengan hati-hati agar buahnya lain rontok.


Baca Juga:


Hobi Bercocok Tanam? 7 Budidaya Tumbuhan Ini Dapat Bikin Untung Jutaan!

Setelah itu, simpan hasil panen di bekas yang sejuk.

***

Inilah pendirian menanam merica yang dapat beliau coba di lahan rumah.

Semoga artikel ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak  informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Kunjungi saja 99.co/id!

Source: https://www.99.co/blog/indonesia/cara-menanam-merica/