Cara Merawat Tanaman Tomat Agar Berbuah Lebat

JAKARTA, KOMPAS.com —Tomat menjadi salah satu buah yang bisa ditanam di pekarangan rumah alias di dalam jambangan dan polybag.

Biji kemaluan nan memiliki rasa asam dan manis ini bisa berbuah dengan rimbun bila ditanam dan dirawat dengan baik.

Belum lagi, tomat n kepunyaan banyak kurnia yang bisa kamu gunakan perumpamaan lampiran kas dapur begitu juga membuat sambal, salad, misal lampiran roti lapis serta jus dan sup.

Baca juga: Merawat Tomat Ceri di Rumah, Varietas dan Tips Menanamnya

Namun buat menciptakan menjadikan tomat tumbuh subur dan cepat berbuah, tanaman ini harus dirawat bahkan sejak tadinya pembibitan.

Berikut sembilan tips menanam tomat agar subur dan bertelur deras sebagaimana dilansir dari
The Spruce, Kamis (4/2/2020).

1. Sebar konsentrat dan beri jarak

Jika engkau memulai tomat terbit ponten, serah jarak pada konsentrat untuk bertumbuh.

Letakkan 3-5 benoh tomat di dalam tray semai yang mutakadim sira beri lahan, ingat untuk tak memendam benih terlalu dalam, ya.

Baca juga: 5 Manfaat Tahi angin Tomat, Bersihkan Panci hingga Gagang Portal

Setelah tumbuh, pilih bibit nan paling baik dan singkirkan serta tikam bibit nan tak cermin.

Memadai pelihara dan rawat esensi nan baik buat meminimalisir tanaman tomat rentan terkena keburukan.

Sekiranya pokok kayu sudah menunjukkan dua daun zakiah, pindahkan tanaman ke media yang engkau miliki, entah itu jambangan, polybag, atau halaman rumah.

Ketika memindahkan, usahakan akar tanaman lain potol, ya.

2. Beri banyak kurat

Bibit tomat membutuhkan seri serempak yang kuat. Jika kamu tak bisa memberikan tanaman binar syamsu serempak, engkau dapat menggunakan bilang jenis pencahayaan tumbuhan buatan selama 14 hingga 18 jam setiap hari.

3. Letakkan di arena yang pelalah dijangkiti angin alias beri kipas angin

Pokok kayu tomat mesti bergerak dan berenjut tertiup angin lakukan mengembangkan bangkai yang langgeng. Itu terjadi secara alami di luar ruangan, tetapi sekiranya engkau menguburkan pati di dalam rubrik, kamu perlu meluangkan beberapa variasi revolusi peledak.

Cak bagi angin bersilir-silir-perlahanlahan dengan menggarangkan kipas angin selama lima setakat 10 menit, dua boleh jadi sehari. Kurang periode itu akan menciptakan menjadikan perbedaan besar.

Sortiran lainnya adalah menggoyang-goyang tanaman perlahan ke depan dan ke pantat di atasnya sejauh beberapa menit, beberapa kali sehari.

Ilustrasi tanaman tomat yang harus rutin dipangkas tangkainya.
SHUTTERSTOCK/FOTOKOSTIC
Ilustrasi tanaman tomat yang harus rutin dipangkas tangkainya.

4. Panaskan lampau kendaraan tanahnya

Tomat menaksir merangsang. Tomat tidak akan khusyuk berangkat tumbuh setakat suhu tanah dan udara tetap hangat.

Dia boleh memburu-buru proses penanaman dengan menghampari area penghijauan dengan plastik hitam atau merah beberapa minggu sebelum engkau berencana untuk menanam alias memindahkan esensi tomat.

5. Kubur batangnya

Tanam tanaman tomat makin dalam sampai ke bilang patera tertinggi. Seandainya ditanam dengan cara ini, tomat mampu mengoptimalkan akar di sepanjang batangnya. Dan bertambah banyak akar menghasilkan pokok kayu nan lebih kuat.

Kamu bisa menggali lubang nan dalam ataupun saja membolongi susukan cangkat dan menurunkan pohon dengan posisi pesong. Nantinya, tanaman akan dengan cepat menegakkan dirinya sendiri dan tumbuh ke arah rawi.

Baca juga: Kenapa Patera Tanaman Tomat Berkerak Debu-serbuk? Ini Penjelasannya

6. Mulsa alias tutupi petak

Sekiranya anda menanamnya di halaman maupun di tanah, biarkan tanah tertutupi mulsa setakat menghangat.
Mulsa akan menghemat air dan mencegah kebobrokan nan ditularkan melalui lahan dan kapling bersumber renjis ke tanaman.

Selepas suhu tunak pesam, baik siang maupun malam hari, kamu dapat menambahkan saduran mulsa cak bagi mempertahankan kelembaban.

7. Tikam daun bawah

Pasca- tanaman tomat mencapai panjang sekitar 1 meter, buang daun bermula kaki episode bawah batang.

Ini adalah daun tertua, dan biasanya akan menjadi daun pertama nan mengalami masalah serabut. Terlebih, detik pohon berfotosintesis, daun bagian bawah mendapatkan semarak matahari dan peredaran udara minimal sedikit.

Karena daun-patera ini fertil hampir dengan petak, patogen nan terbetot petak bisa dengan mudah terciprat ke atasnya.

Dengan menyingkirkan daun ini, beliau telah mencegah penyakit pupuk hambur. Pencegahan lain yang bisa kamu bikin adalah dengan menyerahkan daun teh lepasan seduh setiap minggu.

Baca juga: Tips Mengebumikan Tomat di Rumah

8. Mendekap dan memangkas

Jepit dan buang daun yang cak semau di sendi diantara dari dua cabang tanaman. Bagian ini tidak akan menghasilkan biji kemaluan dan akan menjumut energi dari cirit tumbuhan.

Selain itu, kamu juga boleh memangkas beberapa daun agar matahari dapat mencapai buah yang menguning.

Namun karenanya, daun adalah tempat tumbuhan berfotosintesis dan menciptakan sukrosa nan membagi rasa pada tomat. Lebih minus daun penting kian sedikit tomat manis.

9. Siram secara koheren

Siram dengan dalam dan teratur detik buah sedang berkembang. Pendirusan yang tidak teratur akan menyebabkan pembusukan ujung bunga (kekurangan zat kapur) dan mulai sejak-pecah.

Baca kembali: 8 Sayur dan Biji zakar yang Mudah Ditanam dengan Hidroponik

Adat praktisnya adalah memastikan bahwa tanaman mendapatkan setidaknya 2-3cm air saban minggu, sahaja selama musim memberahikan dan kering, tanaman boleh jadi membutuhkan air lebih banyak. Untuk itu rajinlah melakukan pengecekan puas tanaman, sirami tomat jia sudah start layu.

Setelah buah mulai masak, beliau bisa mengurangi pendirusan. Mengurangi air akan membuat tanaman agar fokus menghasilkan gula, buat menghasilkan rasa yang lebih enak.

Kesudahannya, gunakan insting menanammu buat mengasumsikan kapan pohon harus disiram. Namun, jangan menghalangi air terlalu banyak sehingga tanaman terus-menerus layu dan menjadi stres atau tomat akan menggugurkan bunga dan mungkin buahnya.

Dapatkan update
berita saringan
dan
breaking news
saban hari berpangkal Kompas.com. Mari bergabung di Grup Kawat “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install tuntutan Telegram lebih-lebih dulu di ponsel.

Source: https://www.kompas.com/homey/read/2021/02/04/142210676/9-tips-menanam-tomat-agar-subur-dan-berbuah-lebat?page=all