Cara Mengatasi Busuk Buah Pada Tanaman Tomat

Salah suatu faktor nan teradat diperhatikan Sobat Quick n domestik aksi budidaya tomat adalah penanganan dan pengendalian penyakit pohon tomat. Tomat ialah tanaman sayuran buah semusim seperti halnya tanaman cabe, terong dan sebagainya. Penyakit beberapa pokok kayu sayuran semusim erat memiliki kemiripan. Baik berpokok spesies wereng dan masalah maupun gejala serangan. Misalnya pokok kayu tomat, cabe dan terong memiliki kemiripan dalam kejadian ofensif penyakitnya.

Beberapa kebobrokan pada tumbuhan tomat antara lain; ulat, kutu, laler, layu fusarium, rusak buah dan sebagainya. Begitu juga halnya tanaman lainya, tumbuhan tomat akan mudah terserang penyakit detik musim hujan. Kelembaban udara yang tingkatan menjadi pelecok suatu faktor penyebabnya. Mas Quick akan menjelaskan cara mengendalikan kelainan pohon tomat sebagai berikut:

  1. Layu Fusarium

Gejala layu fusarium pada semula serangan dapat ditandai dengan adanya pokok kayu yang tahu-tahu layu dan akan segar kembali lega sore hari dan pagi periode dan akhirnya mati. Layu fusarium disebabkan oleh cendawan patogen Fusarium oxysporum. Cendawan ini sreg awalnya menuduh akar dan lama kelamaan memperhatikan seluruh adegan tanaman.

Pencegahan

Dapat dilakukan dengan cara menggunakan mani yang tahan terhadap cendawan Fusarium oxysporum. Budidaya menggunakan mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tetap stabil. Cendawan Fusarium oxysporum. berkembang dengan cepat pada musim hujan dengan kondisi kelembaban tinggi. Pencegahan pula dapat dilakukan dengan penggunaan agens hayati Trichoderma sp., mencabut dan membuang serta membasmi tanaman terserang.

  1. Bercak Patera

Bercak Daun disebabkan oleh cendawan Cercospora capsici, sreg daun yang terserang terwalak bintik-bintik bulat dan berwarna hitam kecoklatan. Lama kelamaan daun menguning dan balasannya sungkap.

Pengendalian

Menjaga kebersihan areal budidaya dan penggunaan mulsa plastik plong musim hujan. Pada musim hujan disarankan untuk menguburkan dengan jarak enggak terlalu berhimpit kiranya sirkulasi lancar dan bisa mengurangi kelembaban. Secara kimiawi bisa dilakukan dengan penyemprotan fungisida berbahan aktif mankozeb, antracol, saromyl, score, ataupun starmyl.

  1. Layu Mikroba (
    Pseudomonas solanacearum
    )

Gejalanya terlihat jika pucuk tanaman layu atau daun renta menguning. Jika batang dipotong akan terlihat cair berwarna susu sebagaimana rahak. Penyakit ini umumnya akan memaki tanaman tomat di dataran rendah saat musim hujan angin. Menyebabkan kelayuan dan pada tingkat serangan yang langka akan mematikan keseluruhan tanaman tomat.

Pengendalian

Pergiliran tanaman bukan sejenis dan menggunakan sperma yang resistan terhadap basil. Secara ilmu pisah dapat dilakukan pemancaran dengan bakterisida. Hindari menciptakan menjadikan genangan pada area pertanaman tomat. Genangan air ini membangatkan penyebaran patogen penyakit.

  1. Mosaik

Penyakit mosaik ditandai dengan adanya corak seperti mosaik lega patera dan menyebabkan kesempitan

Pengendalian

Membedol dan menyemangati tanaman yang terserang hendaknya tidak rembet.

  1. Rusak Buah

Ada dua macam cendawan penyebab busuk biji pelir plong tomat. Yang pertama penyakit busuk buah pada tomat disebabkan oleh kawul Thanatephorus cucumeris. Gejala terlihat dengan adanya bercak kecil berwarna coklat puas buah tomat, lama kelamaan menggembung dan cekung, biji pelir menjadi busuk lampau rontok.

Yang kedua disebabkan oleh cendawan Colletotrichum coccodes. Gejalanya terletak calit kecil bundar dan berair, yang lama-lama menjadi cekung. Terletak bercak ungu pada pangkal buah dempang tangkai biji kemaluan.

Pengendalian

dilakukan dengan pergantian tanaman, menjaga kebersihan dan membuang serta membasmi biji zakar yang terserang. Penyemprotan fungisida dilakukan jika serangan parah, dengan memperalat fungisida berbahan aktif mankozeb atau kaptafol.

  1. Busuk Daun

Penyebab penyakit tembelang daun ialah cendawan Phytophthora infestans. Gejala awal tertentang adanya bercak basah berwarna hitam pada ujung daun, dan meluas keseluruh putaran patera sampai tangkai daun. Penyakit ini mudah menyebar, sampai-sampai pron bila masa hujan dengan kelembaban pangkat.

Pengendalian

Membuang bagian tanaman nan terserang mudah-mudahan tidak menjalar. Penangkalan dapat dilakukan dengan menggunakan varietas yang tahan terhadap penyakit ini. Secara kimiawi boleh dilakukan dengan penyemprotan fungisida berbahan aktif mankozeb, antracol, score maupun starmyl.

  1. Tomato Yellow Leaf Curl Virus (TYLCV)

Atau virus kuning-keriting pada daun tanaman tomat ialah salah satu anggota berpunca Virus yang tergolong n domestik Suku Geminiviridae, seperti mana halnya berombak bulai pada tanaman cabe. Tumbuhan nan meradang akan terlihat gejala perempuan muda mengkerut atau keriting dan berwarna kuning. Sedangkan puas daun bertongkat sendok lain mengalami penyusutan. Vektor utama virus ini ialah kutu kebul.

Belum cak semau bahan ilmu pisah nan mampu membinasakan virus ini. Pengendalian dapat dilakukan dengan pendirian meragas tanaman terserang dan membakarnya. Pengendalian lebih jauh yaitu dengan menuntaskan kutu kebul sebagai vektornya. Kutu kebul dapat diatasi dengan penyemprotan akarisida berbahan aktif abamectin.

Tips berpangkal Mas Quick untuk pengendalian dengan cara yang paling efektif untuk penyakit yaitu tindakan pencegahan. Bakal pencegahan sebelum pohon terserang, sebab jika mutakadim terlanjur parah akan sulit lakukan mengendalikannya. Semoga bermakna untuk Sobat Quick.

Source: https://petaniquick.com/penyakit-tomat/