Cara Mencegah Penyakit Hiv Aids

Banyaknya mite yang beredar tercalit pendirian penularan HIV AIDS, membuat umum keliru memandang virus yang satu ini. Sehingga, tak runyam para penderitanya – yang disebut sebagai Anak adam Dengan HIV Aids (ODHA) mendapatkan diskriminasi dan dipucilkan atas alasan yang tidak tepat.

Minimnya edukasi terhadap virus HIV menjadi riuk satu alasannya. Bahkan, masih banyak sekali masyarakat yang lain mencerna bahwa virus HIV dan AIDS sesungguhnya berbeda.

rapid test

Baca Juga:

Human Immunodeficiency Virus
(HIV) merupakan virus yang menuding sistem kekebalan raga bani adam. Sedangkan,
Acquired Immune Deficiency Syndrome
(AIDS) adalah kelainan kronis yang disebabkan maka dari itu infeksi virus HIV. Itu sebabnya, meski silih berkaitan keduanya jelas-jelas berbeda.

Hendaknya tidak pelecok privat memandang virus dan kebobrokan yang satu ini, simak bilang cara penularan HIV AIDS yang keliru dan sebentar-sebentar menjadi momok di umum.

Fakta dan Mitos Cara Penularan HIV AIDS

cara penularan HIV AIDS

Sebelum memercayai sesuatu, ada baiknya kita periksa lewat kebenaran bermula informasi yang masin lidah, apalagi tersapu masalah kesehatan sebagai halnya HIV AIDS. Pemberitaan yang salah bukan sekadar membuatmu sesat pikir, namun juga mudarat kelompok ODHA, seperti:

1. Memakai Pisau Potong rambut Tembikar

Khususnya cak bagi para pria, apakah beliau pernah mendengar mitos nan satu ini? Sekarang beliau enggak perlu khawatir, sebab mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Virus sendiri mudah senyap peledak netral, jadi pemakaian pisau cukur bergantian enggak bisa dikatakan sebagai kaidah penularan HIV AIDS yang valid.

2. Menggunakan Alat Makan yang Sebagaimana ODHA

Selevel seperti pisau bertebeng, virus nan mepet pada radas makan akan sirep jika terkena awan besar. Lagipula, virus yang cak semau di privat air liur tidak cukup banyak buat menjadi kaidah penularan HIV AIDS. Makanya sebab itu, mite nan suatu ini boleh dikatakan keliru ya.

3. Jarum Meradang HIV nan Ditancapkan di Geta Bioskop

Dia masih pulang ingatan dengan mite yang adv pernah menggemparkan masyarakat Indonesia ini? Ya, serupa dengan mitos lainnya, mitos jarum suntik nan ditancapkan di kedudukan bioskop ini tidak sepatutnya dipercaya. Sebab, sonder inangnya, sebagai halnya darah, semen, ASI, dan cairan vagina virus HIV akan mati.

4. Mandu Penularan HIV AIDS Lewat Ciuman

Mirip seperti mitos menggunakan instrumen makan yang sejajar dengan penderita ODHA, virus yang terkandung pada air liur tak sebanyak virus yang terdapat plong darah, hancuran vagina, alias semen dan jauhar. Sehingga, aktivitas berciuman tak cukup efektif memindahkan HIV.

5. Mempekerjakan Baju Wadah

Tentunya kamu sudah bisa menebak, bahka cara penularan HIV AIDS yang satu ini juga seutuhnya salah. Pasalnya, begitu juga yang telah diutarakan, HIV AIDS yang bisa menjalar lewat sangkut-paut larutan tubuh, sebagaimana darah, cairan vagina, mani dan ASI sahaja.

6. Berenang di Empang Renang Awam

Airkan cairan, apakah sira bisa menjadi pengantar virus HIV? Pasti saja tidak. Logikanya, air bendungan renang galibnya mengandung kaporit, sehingga selain mati karena udara bebas, virus tersebut akan sirna terjangkit kaporit pecah air kolam renang.

7. Mengonsumsi Kandungan Kaleng yang Telah Diinjeksi Virus HIV

Mite ini bukan hanya mempermainkan, semata-mata pula adv amat merisaukan masyarakat. Berdasarkan penjabaran di atas, kita dapat memafhumi bahwa virus HIV tak bisa kehidupan sonder inangnya. Selain itu, ia juga akan lengang makmur di peledak objektif, dan proses strerilisasi nafkah kaleng kembali akan mendabih virus tersebut.

Terimalah, itu tadi beberapa mitos cara penularan HIV AIDS yang sesat dan enggak patut untuk dipercaya. Jika demikian, bagaimana sih senyatanya virus ini bisa rembet? bakal mengetahuinya, baca sampai selesai ulasan berikut ini ya.

Cara Penularan HIV AIDS nan Harus Diwaspadai

cara penularan HIV AIDS

Menurut Mantan Direktur Penangkalan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan (KEMENKES), dr. Wiendra Waworuntu, M. Kes melampaui amanat persnya mengatakan, virus HIV sepatutnya ada bukan mudah menular, bahkan mandu penularan HIV AIDS sangatlah terbatas.

Prinsip-cara penularan dulu air liur, keringat, sentuhan, ciuman, gigitan nyamuk, atau bekas toilet pasti belaka keliru. Maka dari itu karenanya, berikut beberapa cara penularan HIV AIDS yang harus diwaspadai:

1. Habis Kontak Genital

Hubungan seksual merupakan kaidah penularan HIV AIDS yang sering ditemui. Enggak semata-mata lelaki kepada wanita, wanita terhadap pria, dan hubungan sesama jenis melalui aktivitas seks yang berisiko. Hal ini disebabkan, virus HIV dapat rembet lewat sangkut-paut seks melintasi vagina, anal, ataupun oral.

2. Penggunaan Pencucuk Mengindoktrinasi

Ingat, hanya penusuk menggraver yang terkontaminasi darah terinfeksi HIV lah yang boleh menularkan virus tersebut. Sehingga, hindari penggunaan jarum suntik tempat, sebab hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya HIV AIDS.

3.  Mengerjakan Transfusi Bakat

Tenang, meskipun mengamalkan transfusi darah yaitu riuk satu cara penularan kelainan ini, doang hal tersebut bukan selalu terjadi. Bahkan, semakin berkembangnya mantra mualamat, kasus penularan HIV akibat transfusi darah juga semakin memendek.

Hal ini dikarenakan, sebelum mengamalkan transfusi darah biasanya kita akan diminta bakal melakukan uji kelayakan penyokong malar-malar dahulu, agar pasien mendapatkan transfusi bakat dari pendonor nan cegak.

4. Menunggangi Perkakas Bantu Seks (

Sex Toys

)

Menggunakan
sex toys
bekas bisa saja makara cara penularan HIV AIDS. Cak agar akan mati dalam waktu kurang dari semenit jika berlambak di gegana asing, namun perlengkapan bantu berahi mantan nan masih basah karena jauhar, bakat, atau cairan vagina tak dapat dengan mudah menularkan virus ini.

5. Proses Kehamilan, Persalinan, atau Menyusui

Sayangnya, bayi yang terletak pada makanan ibu penderita HIV berpotensi tinggi dijangkiti virus tersebut. Bukan belaka proses kehamilan, proses partus dan menyusui lagi boleh memindahkan virus HIV.

Maka dari itu, berfaedah untuk memeriksakan dan mendapatkan pengobatan HIV sepanjang kehamilan. Hal ini dimaksudkan, agar risiko tertularnya bayi privat fetus bisa berkurang.

Prinsip Pencegahan HIV AIDS

cara penularan HIV AIDS

Perlu digarisbawahi, sampai sekarang belum ditemukan obat yang secara digdaya menyembuhkan infeksi HIV AIDS. Pemberian obat antiretrovial biasanya dilakukan bagi mengendalikan infeksi tersebut, agar pendakyahan virus dalam awak bisa ditekan dan tidak menular kepada pasangan.

Suatu-satunya kaidah terbaik dalam menanggulangi penyakit yang suatu ini adalah dengan berbuat langkah preventif. Beberapa cara mencegah penularan virus HIV AIDS di antaranya:

1. Menggunakan Kondom Saat Hubungan Seksualitas

Salah suatu cara penularan HIV AIDS merupakan habis hubungan badan, oleh karenanya sekiranya dia tidak mengetabhui status HIV pasanganmu tersebut, terserah baiknya menunggangi kondom ketika gandeng libido. Tak cuma lewat vagina, kondom juga digunakan saat berhubungan syahwat melalui anal dan lisan.

2. Hindari Aktivitas Seksual Berisiko

Faktanya, aktivitas seksual berisiko sebagai halnya seks anal merupakan faktor tertinggi orang terinfeksi HIV AIDS. Maka, hindari berhubungan seksual berisiko tahapan dan burung laut gunakan kondom saat gandeng badan.

3. Jangan Gunakan Jarum Palagan

Tidak hanya saat ki memasukkan obat, pendayagunaan penusuk lulusan saat membuat tato dan tindik kembali dapat menjadi pelecok satu cara penularan keburukan ini. Pastikan penyemat nan kamu gunakan tersebut steril ya.

4.


Pre-exposure Prophylaxis


(PrEP)

PrEP termasuk cara penangkalan HIV AIDS yang memadai baru. Metode ini biasanya digunakan bagi mereka yang berisiko tangga dijangkiti HIV AIDS, seperti orang dengan lebih mulai sejak satu lawan seksual, mempunyai pasangan terinfeksi HIV, menggunakan penusuk suntuk yang berisiko internal 6 wulan terakhir, serta mereka yang berbimbing seksual minus pengalaman.

Metode PrEP sendiri dilakukan dengan cara mengonsumsi obat antiretrovial. Begitu juga nan juga telah dijelaskan, obat ini ampuh dalam meredam perkembangan virus dalam bodi dan mencegah penularan virus tersebut kepada orang bukan.

Berbarengan ulasan mengenai cara penularan HIV AIDS dan pencegahannya yang pas kamu ketahui. Semoga dengan membaca ulasan di atas, kita bisa terhindari berusul virus dan penyakit ini ya.

Takdirnya ia mempunyai masalah kesehatan, jangan ragu untuk mengonsultasikannya ke mantri memperalat Okadoc ya!

Kamu bisa interviu dokter dan konsultasi lewat video call bakal berbagai ki aib kesehatan lho! Silakan download petisi Okadoc waktu ini juga di Play Store dan App Store.

konsultasi virtual

Source: https://www.okadoc.com/id-id/blog/kesehatan/cara-penularan-hiv-aids-dan-pencegahannya/

Posted by: gamadelic.com