Cara Mencari Mean Rata Rata

Rumus Menghitung Mean (Rata-Rata), Median, dan Modus

Hai sobat hitung! Merasa semangat lakukan membiasakan matematika? Marilah, membiasakan bersama
RumusHitung.com
dijamin tidak akan bosan. Pada kesempatan boleh jadi ini, rumushitung akan mengajak sobat hitung belajar adapun rumus mean (rata-rata), median (nilai tengah), modus dan bagaimana prinsip menghitungnya? Kami akan bahas tuntas akan halnya materi ini.


Apa itu Mean?

Mean atau sah disebut dengan umumnya
yakni jumlah terbit semua nilai data dibagi dengan banyaknya data.

Misal, skor anak tonsil sepak bola dalam 5 kompetisi adalah sebagai berikut : 12, 34, 45, 50, 24.

Untuk mencari angka rata-rata (mean) internal sayembara, gunakan rumus mean buat menghitung :

Diketahui :
Data = 12, 34, 45, 50, 24
n = 5 (banyaknya data)

Mean = Jumlah semua nilai data / banyaknya data

= (12 + 34 + 45 + 50 + 24) / 5
= 165 / 5 =
33

Terletak 2 (dua) keberagaman data cak bagi menentukan rumus rata-rata (mean). Berikut yakni penjelasan mengenai jenis data untuk rumus mean.

Rumus Mean Data Singularis (Tidak Berkelompok)

Rumus mean untuk data spesial seperti mana nan sudah lalu dijelaskan di atas. Secara matematis, rumus yang digunakan :

Mean = (x1 + x2 + x3 + … + xn) / n

Keterangan :
x1, x2, x3, … xn = besaran semua nilai data
t = banyaknya data

Komplet 1
: Diketahui tangga 5 orang adalah 142 cm, 150 cm, 149 cm, 156 cm, dan 153 cm. Poin rata-rata dari kelima cucu adam tersebut yaitu . . . .

Pembahasan :

Diketahui :
x1, x2, x3, x4. x5 = 142, 150, 149, 156, 153
cakrawala = 5 (banyaknya data x1, x2, x3, x4, x5)

Mean = (142 + 150 + 149 + 156 + 153) / 5
= 750 / 5 = 150 cm

Bintang sartan, rata-rata (mean) merupakan 150 cm.

Rumus Mean Data Kelompok (Distribusi Frekuensi)

Selanjutnya, rumus mean data kerubungan farik dengan rumus mean data idiosinkratis. Rumus data kelompok untuk mean dapat ditulis :

Mean = (x1.f1 + x2.f2 + … + xn.fn) / (f1 + f2 + … fn)

Keterangan :
x1, x2, x3, … = nilai perdua
f1, f2, f3, … = frekuensi

Umumnya ditulis internal rancangan sigma kiranya bertambah pendek :

Mean = ∑ xi.fi / fi

Keterangan :
xi = nilai tengah kelompok ke-i
fi = frekuensi kerubungan ke-i

Cak bagi rumus sebagaimana di atas, kebanyakan soal yang terdapat data diinput dalam rangka diagram.

Kamil 1 :
Tentukan mean dari data berikut ini :

x 4 6 9 10 15
f 5 10 10 7 8

Pembahasan :

xi fi xi.fi
4 5 20
6 10 60
9 10 90
10 7 70
15 8 120
∑fi = 40 ∑xi.fi = 360

Mean = ∑ xi.fi / fi
= 360 / 40
= 9

Makara, rata-rata (mean) adalah 9


Apa itu Median?

Skor data paling paruh yang diperoleh setelah merumuskan data yang diurut disebut
median data.

Misalnya, perhatikan data berikut : 4, 4, 6, 3, 2

Marilah kita atur data tersebut menjadi urut : 2, 3,
4, 4, 6

Jadi, mediannya adalah 4

Jika data berjumlah ganjil, maka :

Median = 2n / 2

Butir-butir :
t = nilai tengah

Jika genap, maka :

Median = (n1 + n2) / 2

Publikasi :
n1, n2 = poin tengah yang bersebelahan

Misal, median dari data : 4, 3, 6, 2, 5, 3

Ubah menjadi berurutan : 2, 3, 3, 4, 5, 6

Terdapat median 3 dan 4, maka dijumlahkan dan dibagi 2

Median = (3 + 4) / 2
= 7 / 2 = 3,5

Bintang sartan, mediannya adalah 3,5

Rumus Median Data Tunggal (Tak Berkelompok)

Seperti nan sudah dijelaskan di atas, bakal rumus median data tersendiri dapat ditulis :

Jikalau gangsal :
Median = 2n / 2

Jika genap :
Median = (n1 + n2) / 2

Langkah menghitung Median data tunggal :

  • Atur data menjadi urut
  • Tentukan banyaknya data (lambangkan dengan “nt”)
  • Bagi mencari median, perlu mempertimbangkan apakah “nt” itu genap maupun gasal
    1. Takdirnya kaki langit gasal, cabut langsung nilai tengahnya, atau gunakan rumus :
      Median = 2n / 2
    2. Jika genap, gunakan rumus :
      Median = (n1 + n2) / 2

Contoh 1 :
Perhatikan data tersebut : 56, 67, 54, 34, 78, 43, 23. Bagaimana cara mencari nilai median?

Pembahasan :

Urutkan data lebih-lebih dahulu : 23, 34, 43,
54, 56, 67, 78
nt = 7 (ganjil)

Jadi, ponten tengahnya adalah 54

Contoh 2 :
Diketahui : 50, 67, 24, 34, 78, 43. Bermula data tersebut, hitung nilai mediannya!

Pembahasan :

Urutkan datanya : 24, 34,
43, 50, 67, 78
nt = 6 (genap)

Median = (n1 + n2) / 2
= (43 + 50) / 2
= 46,5

Bintang sartan, angka mediannya adalah 46,5

Rumus Median Data Berkelompok

Rumus median data kelompok dapat ditulis seperti :

Median = Tb + {(kaki langit/2) – fk} x p / f

Keterangan :
Tb = tepi dasar kelas bawah median
n = jumlah frekuensi
fk = frekuensi kumulatif
f = frekuensi kelas median
p = panjang kelas selang antara

Komplet 1 :
Cari nilai median dari data berikut :

Papan bawah 0-10 10-20 20-30 30-40 40-50
Kekerapan 2 12 22 8 6

Pembahasan :

Kelas Kekerapan Frekuensi kumulatif
0-10 2 2
10-20 12 2 + 12 = 14
20-30 22 14 + 22 = 36
30-40 8 36 + 8 = 44
40-50 6 44 + 6 = 50

n = 50
n/2 = 50/2 = 25

Berbunga tabel frekuensi kumulatif, yang jumlahnya 25 berada plong inferior interval 20 – 30.

Tb = 20 – 0,5 = 19,5 (20 dari papan bawah interval)
f = 22
fk = 14 (fk sebelum inferior pause 20 – 30)
p = 10

Median = Tb + {(n/2) – fk} x p / f
= 19,5 + (25 – 14) x 10 / 22
= 19,5 + 11 x 10 / 22

Maka, 19,5 + 110 / 22 = 19,5 + 5
= 24,5

Bintang sartan, ponten mediannya adalah 24,5


Segala itu Modus?

Modus data
yaitu niai nan paling sering muncul pada data kekerapan.

Misal, terdapat data : 2, 6, 7, 2, 4, 5, 2, 3, 6

Buat menentukan Modus, cari angka yang paling pelahap muncul.

2 = berjumlah 3

6 = berjumlah 2
7 = berjumlah 1
4 = berjumlah 1
5 = berjumlah 1

Bintang sartan, modusnya merupakan 2.

Rumus Modus Data Solo

Sebagai halnya contoh nan mutakadim dijelaskan di atas, bahwa buat rumus modus data istimewa hanya perlu mengidentifikasi frekuensi data mana nan minimal banyak muncul.

Modus = Data frekuensi paling banyak muncul

Eksemplar 1 :
Perhatikan data berikut : 6, 8, 9, 3, 4, 6, 7, 6, 3. Nilai modusnya merupakan . . . .

Pembahasan :

Cari kredit yang paling sering unjuk :

6 = data berumlah 3
8 = data berjumlah 1
3 = data berjumlah 2
4 = berjumlah 1
7 = berjumlah 1
9 = berjumlah 1

Jadi, modusnya adalah 6.

Rumus Modus Data Berkelompok

Cak bagi rumus modus data kelompok, secara matematis dapat ditulis :

Modus = Tb + {d1 / (d1 + d2)} x p

Embaran :
Tb = tepi radiks
d1 = tikai frekuensi modus dengan frekuensi sebelumnya
d2 = cedera kekerapan modus dengan kekerapan sesudahnya
p = panjang kelas interval

Contoh 1 :
Diketahui data sebagai berikut :

Kelas interval 0-20 20-40 40-60 60-80 80-100
Frekuensi 5 10 12 6 3

Pembahasan :

Modus dengan frekuensi paling banyak ialah pada kelas bawah interval 40 – 60

Maka,
Tb = 40 – 0,5 = 39,5
p = 20
d1 = 12 – 10 = 2
d2 = 12 – 6 = 6

Modus = Tb + {d1 / (d1 + d2)} x p
= 39,5 + {2 / (2 + 6)} x 20
= 39,5 + (1/4) x 20

Maka,
Modus = 39,5 + 5
= 44,5

Jadi, modusnya adalah 44,5

Sekian materi kali ini, semoga dapat menggunung wawasan dan ilmu pengetahuan kalian. Sekian terima kasih.


Source: https://rumushitung.com/2021/06/11/rumus-menghitung-mean-rata-rata-median-dan-modus/

Posted by: gamadelic.com