Cara Budidaya Tanaman Buah Naga

Buah naga menjadi keseleo satu biji kemaluan yang cukup mudah cak bagi dibudidayakan. Selain internal budidayakan enggak membutuhkan teknik nan rumit, engkau kembali bisa melakukan budidaya tersebut di halaman rumahmu sendiri loh! Kamu dapat melakukannya cuma lakukan hobi dan mengisi waktu senggang, alias buat dikembangkan menjadi persuasi. Buah naga seorang merupakan biji zakar yang sering dikonsumsi maka itu masyarakat Indonesia. Biji zakar dragon berwarna abang dengan daging yang lembut dan manis. Selain itu, buah dragon lagi ternyata mengandung berbagai jenis nutrisi nan baik cak bagi kebugaran orang seperti dapat membantu menjaga kesehatan jantung, membandingbanding glikosuria, mengurangi jerawat, menggampangkan pencernaan, dan banyak lainnya.

Nah, cak bagi memulainya, ikuti prinsip-cara budidaya buah hantu bumi di pelataran rumah berikut ini.

  • Baca pula : 6 Cara Sukses Budidaya Jahe Sirah dalam Polybag

1. Persyaratan Budidaya Buah Hantu bumi

Syarat budidaya buah naga.
Syarat budidaya biji zakar hantu bumi. Sendang: Pexels

Cara budidaya buah naga di pekarangan rumah #1 nan harus ia lakukan yaitu mengerti persyaratan budidayanya. Berikut beberapa persyaratan yang harus kamu ketahui dan pahami, serta diterapkan dalam budidaya biji zakar naga ini.

  1. Lokasi pekarangan bakal budidaya buah naga harus mendapatkan seri surya yang pas.
  2. Buah naga bisa merecup dengan optimal jika dibudidayakan di daerah yang kering dan berpasir dengan kandungan hara atau nutrisi dalam lahan yang tinggi.
  3. Biji zakar dragon juga boleh tumbuh dengan baik di mileu yang memiliki suhu seputar 20 – 30 derajat celcius.
  4. Ketinggian wilayah yang baik lakukan memiara biji zakar ular besar ini adalah 800 m dpl.
  5. Terakhir, persil harus memiliki pH sekitar 6,5 – 7.
  • Baca sekali lagi : 6 Prinsip Sukses Budidaya Pepaya Madu

2. Pemilihan dan Perbanyak Bibit Buah Naga

Pembibitan buah naga.
Pembibitan biji kemaluan naga. Sumber: Pexels

Cara budidaya biji zakar naga di jerambah apartemen #2 adalah melembarkan dan melipatkan bibit buah naga. Pemilihan dan multiplikasi bibit ini biasanya dilakukan dengan menunggangi stek. Nah, berikut beberapa caranya.

  1. Bibit dipilih bersumber cagak tanaman yang cukup tua lontok dan memiliki warna hijau tua.
  2. Cabang yang dipilih tersebut berdiameter minimal 8 sentimeter.
  3. Cagak tersebut dipilih dari tumbuhan yang kekeluargaan berbuah.
  4. Simpang tanaman nan dipilih tersebut dipotong dengan format 20 – 30 sentimeter.
  5. Sehabis cabang dipotong, rendam dasar bawahnya di air kelambir lakukan mempercepat pertumbuhan akar.
  6. Semai silang yang telah direndam tersebut menggunakan polybag.
  7. Adapun alat angkut semainya berupa campuran antara tanah dan pupuk kandang.
  8. Beri pengairan secara rutin ketika cabang disemai.
  9. Setelah akar susu menguat dan merecup semi, cabang tersebut bisa dipindah ke kapling budidaya.
  • Baca pun : 7 Cara Budidaya Ubi kayu, Dijamin Sukses!

3. Persiapan Lahan Budidaya

Olah lahan budidaya.
Olah tanah budidaya. Sumber: Pexels

Kaidah budidaya biji pelir naga di pelataran flat #3 ialah mempersiapkan lahan budidayanya. Di dalam mempersiapkan dan mengolah lahan budidaya ini, ikuti prinsip-caranya berikut ini.

  1. Bersihkan lahan yang akan digunakan bak lahan budidaya tersebut dari gulma, rayuan-batuan, akar susu pohon sisa, kotoran, dan bukan sebagainya.
  2. Usahakan jarak tanam di dalam budidaya buah hantu bumi ini tidak terlalu rapat.
  3. Setelah menentukan jarak tanam, buat gaung dengan dimensi 60 x 60 sentimeter dan kedalaman lubang sekitar 20 – 30 sentimeter. Diamkan lubang sejauh beberapa perian. Di n domestik lubang tersebut, bagi korok lagi untuk tiang panjatan dengan format nan disesuaikan.
  4. Buat dan tanam tiang panjatan di tengah lubang tanam.
  • Baca lagi : 6 Prinsip Budidaya Kelapa agar Cepat Berbuah Rimbun

4. Penanaman Konsentrat Buah Naga

Tanam bibit buah naga
Tanam sari buah naga. Sumber: Pexels

Setelah korok tanam siap digunakan dan bibit yang disemai sudah lalu unjuk tunas, maka cara budidaya buah hantu bumi #4 adalah melakukan pemindahan dan penanamannya ke gorong-gorong tanam tersebut. Nah, berikut mandu berbuat penanamannya.

  1. Gunting dan sobek plastik polybag dengan selektif seharusnya akar tanaman lain rusak.
  2. Pindahkan ekstrak buah naga beserta tanahnya ke dalam liang yang telah disediakan.
  3. Campur tanah dengan pupuk sebelum digunakan untuk menudungi lubang tersebut.
  4. Lakukan pendirusan dengan rutin.
  • Baca kembali : 8 Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah untuk Pemula, Untung Banyak!

5. Pemupukan dan Pemangkasan Buah Naga

Pemupukan dan pemangkasan.
Fertilisasi dan pemangkasan. Sumur: Pexels

Sesudah bibit ditanam di lahan budidaya, maka cara budidaya biji zakar hantu bumi #5 adalah memberikan baja dan melakukan pemangkasan. Cendawan diberikan sesuai dengan kondisi kesuburan tanah, fase perkembangan, dan umur tanaman. Rata-rata kerumahtanggaan budidaya ini, serabut yang diberikan merupakan pupuk akar susu dan pupuk daun. Meski seperti itu, untuk menghasilkan buah yang lebat, berikan juga pupuk makro dan organik ya! Nah, selain diberikan pupuk, tanaman juga harus dilakukan pemangkasa. Pemangkasan ini dapat dilakukan sreg cabang tanaman yang sakit, rusak dengan pertumbuhannya yang tidak baku, cabang tua dan enggak bakir lagi.

  • Baca juga : 8 Cara Budidaya Alpukat mudahmudahan Cepat Berbuah

6. Pemeliharaan Enggak

Pelihara buah naga.
Pelihara buah naga. Sumur: Pexels

Selain memberikan cendawan dan mengerjakan pemangkasan, tanaman buah ular besar juga harus diberikan perawatan ataupun perawatan lain sebagai halnya berikut ini.

  1. Agar tanaman buah naga boleh tumbuh dan berkembang dengan baik, kerjakan penyiraman secara rutin merupakan 2 kali internal sehari pada pagi dan sore hari di musim kering. Penyiraman tersebut dapat dikurangi seiring dengan tanaman buah naga semakin dewasa.
  2. Penyiangan terhadap pokok kayu-tanaman pengganggu yang bersemi di seputar tanaman buah hantu bumi kembali harus dilakukan secara rutin, minilam 1 – 2 bulan sekali.
  3. Pembubunan yaitu dengan mandu mencangkul sehingga lahan menjadi gembur pun serta menutup akar pohon yang muncul ke permukaan.
  • Baca kembali : 7 Cara Budidaya Singkong, Dijamin Sukses!

7. Wereng dan Penyakit

Basmi hama dan penyakit.
Binasakan hama dan masalah. Sumber: Pexels

Hama dan komplikasi yang muncul di intern budidaya buah naga ini harus dibasmi dan dikendalikan sebisa mungkin. Nah, bagaimana caranya? Engkau boleh menggunakan kapur anti serangga, fungisida, memastikan tumbuhan terkena kilat matahari, dan lain sebagainya untuk menghindari bidasan hama dan penyakit tersebut.

  • Baca pun : Kaidah-Cara Beliau Cak bagi Budidaya Ikan Gurame di Rumah!

8. Hari Panen Biji zakar Naga

Panen buah naga.
Panen biji pelir naga. Sumber: Pexels

Pasca- pokok kayu buah dragon dirawat dengan baik, saatnya buah ular besar tersebut dipanen jikalau sudah memasuki usianya ialah 30 – 40 hari setelah muncul bunga. Adapun biji zakar naga yang siap dipanen memiliki ciri-ciri seperti warna kulit biji zakar merah mengkilap, dan sisik yang semula hijau berubah menjadi kemerahan. Panen dapat dilakukan dengan memotong bagian kayu cangkul biji zakar dengang menggunakan gunting atau pisau.

  • Baca pula : 6 Mandu Budidaya Durian Mongsang King agar Cepat Berhasil
  • Baca juga : 6 Cara Budidaya Anak uang Mawar Kiranya Cepat Semenjak

Lakukan kamu yang ingin mendapatkan mualamat-informasi lainnya, segera klik tautanberikut. Jangan lupa juga kerjakan mengikuti media sosialInstagram Vocasia untuk mengetahuiupdatedan manifesto terbaru mengenai kursus-cak bimbingan menarik dan edukatif yang pastinya sangat berguna bakal beliau!

Nikmati segala apa cak bimbingan online di berjenis-jenis topik dengan penawaran eksklusif nan menarik hanya diVocasia berupa reduksi yang sangat layak lakukan kantongmu! Lakukan dirimu semakin mahir dan memiliki kemampuan dengan mengikuti kursus online hanya di Vocasia! Lekas temukan kursus terbaru yang setuju bakal kamu belaka dengan klik tautanberikut.

kursus pelatihan membuat bisnis pempek vocasia

Source: https://vocasia.id/blog/cara-budidaya-buah-naga-di-pekarangan-rumah/