Cara Agar Tanaman Cepat Berbuah

JAKARTA, KOMPAS.com –
Memakamkan cabai di rumah banyak dilakukan masyarakat. Selain menambah variasi tanaman di pelataran rumah, menanam merica di rumah pula dapat lekas dikonsumsi hasil panennya.

Saat menanam cabai di jerambah rumah, tentu akan menyenangkan bila tanaman cabai tersebut cepat berdampak. Mandu merangsang pembuahan alias mempercepat agar embalau cepat bertelur punsudah banyak lakukan maka itu petani.

Dilansir dari laman Cybex Departemen Pertanian RI, Jumat (7/1/2022), kejadian yang terpenting kiranya tanaman cabai cepat berbuah dan buahnya lebat yaitu fase-fase fertilisasi. Internal pemupukan, Anda harus membidas kandungan-kandungan kawul yang dipakai.

Baca juga: Kaidah Menyelamatkan Cabai dengan Hidroponik, Lain Perlu Lahan Luas

Ilustrasi tanaman cabai.
SHUTTERSTOCK/Rudin ANNUR
Ilustrasi pokok kayu embalau.

Berikut beberapa uang pelicin perabukan bakal merangsang pembuahan pohon lombok.

1. Jangan terlalu banyak memberi pupuk yang mengandung Nitrogen (N)

Ketika tanaman mulai berbunga, maka hadiah pupuk yang mengandung nitrogen harus mulai dikurangi. Akan namun, untuk ini secara lambat-laun.

Nitrogen tetapi membuat tanaman rajin berdaun namun malas berbuah. Sreg tanaman cili, Sira dapat mulai memangkalkan kadar nitrogen pada arwah tanaman 5 atau 6 pekan setelah tanam, karena sreg usia ini pokok kayu telah start berbunga.

2. Perbanyak fosfor (P)

Jika Nitrogen terbiasa dikurangi, pada fase pembentukan bunga dan biji pelir Beliau perlu menggenjot asupan fosfor (P). Fosfor penting cak bagi pembentukan biji kemaluan lada, karena berperan membawa air ke sel-kerangkeng, sehingga buah bisa berkembang.

Baca juga: Catat, Ini Kaidah Mengatasi Busuk Buah lega Tanaman Cabai

Fosfor pula penting bakal fotosintesis, respirasi dan sintesa zat putih telur. Kekurangan fosfor gelojoh terjadi karena pola perabukan yang tidak benar, baik sreg saat olah lahan (pupuk bawah) dan terutama sekali pada saat pemupukan susulan (pengocoran) rutin.

Pokok kayu cabai yang kekurangan fosfor kebanyakan memiliki patera yang kecil-kerdil, seperti mengerut, kaku, dan bercelup bau kencur gelap.

3. Perbanyak potasium atau kalium (K)

Selain fosfor, partikel lainnya nan dominan dalam pembentukan biji pelir lombok yaitu potasium, ataupun dikenal juga Kalium (K). Tumbuhan cabai cukup banyak menyerap kalium, terutama pada saat buah cabai sedang membesar.

Gejala kekurangan kalium dimulai pada daun yang lebih tua dan melancar ke daun muda. Daun sama dengan gosong di bagian tepinya disertai mengelinting.

Baca juga: 9 Siasat Perawatan Tumbuhan Cili di Musim Hujan

Jika terlalu lama terkena sinar matahari, tanaman cabai bisa layu.
Unsplash/Prince Abid
Jika bersisa lama terkena cerah matahari, tanaman cabai bisa layu.

Kurangnya kalium boleh menyebabkan kematangan yang tidak merata pada biji pelir merica. Pertumbuhan tanaman juga terhenti dan produksi buah kurang.

4. Serah rangsangan hormon atau ZPT

Ada ratusan hormon atau zat pengatur tumbuh (ZPT) bakal tanaman, baik yang dihasilkan alami oleh pohon koteng maupun yang dihasilkan oleh organisme non-tumbuhan, alias nan dibuat secara tiruan.

Bilang berpangkal hormon ini ada yang berperan menyorong produksi bunga dan buah, misalnya giberelin.

5. Beri mikroba penyubur

Di standard, terdapat beraneka ragam jenis mikroorganisme penyubur persil, sebagaimana Azotobacter sp., Rhizobium, Penicillium, Bacillus, dan lainnya. Organisme ini menyuburkan petak dengan cara mengaktifkan potensi-potensi mineral petak nan tersembunyi dan enggak berfungsi.

Baca juga: Ketahui, Ini Waktu Terbaik Memanen Tanaman Cabai

Mereka bekerja dengan caranya sendiri dan hebatnya boleh menyaingi kondisi tanah privat waktu yang relatif singkat.

Dapatkan update
berita seleksian
dan
breaking news
setiap hari berbunga Kompas.com. Marilah bergabung di Grup Benang tembaga “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.derita/kompascomupdate, kemudian join. Beliau harus install aplikasi Telegram sampai-sampai lewat di ponsel.

Source: https://www.kompas.com/homey/read/2022/01/07/071500076/catat-5-tips-pemupukan-agar-tanaman-cabai-cepat-berbuah?page=all