Candi Budha Terbesar Di Indonesia

Suara minor.com –
Tahukah Dia bahwa Candi Borobudur yang terwalak di Magelang, Jawa Tengah adalah Candi Buddha terbesar di Indonesia? Lalu apa saja fakta menjajarkan Candi Borobudur tersebut?

Candi Borobudur ini juga menjadi lokasi utama perayaan Hari Raya Waisak setiap tahunnya. Tidak tetapi kaya akan nilai sejarah, cuma Candi Borobudur pun memiliki pesona keanggunan arsitektur yang khas bergaya Candi Buddha. Maka itu, ada sejumlah

fakta menggandeng Candi
Borobudur

yang perlu kamu ketahui.

Bahkan, Candi nan didirikan pada tahun pemerintahan Dinasti Syailendra plong Kerajaan Mataram Historis ini yaitu situs arkeologi candi Buddha yang terbesar di bumi. Berikut ini adalah beberapa

fakta menarik Candi Borobudur
nan mungkin belum Anda ketahui.

1. Didirikian pada waktu pemerintahan Dinasti Syailendra

Baca Juga:
Sebelum Puncak Perayaan Waisak, Ini Pagar adat Kuno Umat Buddha di Vihara Lahan Putih Kota Semarang

Candi Borobudur dibangun sreg abad ke-8 dan 9 seputar tahun 800 serani pada tahun pemerintahan dinasti Syailendra, penyanjung agama Buddha Mahayana. Menurut prasasti Karangtengah, Candi Borobudur dibandung lega 824 masehi oleh Baginda Samaratungga ketika masa Wangsa Syailendra, di mana pembangunan Candi Borobudur radu pada 874 serani maka dari itu Baginda Prabudawardhani, putri Samaratungga.

2. Mempunyai ukuran tapak candi dulu luas

Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) menyemprotkan air saat membersihkan abu vulkanik erupsi gunung Merapi di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin(22/6/2020).  [ANTARA FOTO/Anis Efizudin]
Petugas Balai Pelestarian Borobudur (BKB) mencipratkan air ketika membersihkan abu vulkanik erupsi bukit Merapi di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin(22/6/2020). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin]

Candi Borobudur punya dimensi tapak Candi nan sangat luas, ukurannya 123 x 123 meter persegi. Sedangkan, panjang Candi Borobudur ialah 35,40 meter, nan terdiri berbunga 504 patung Buddha, 72 stupa terawang, dan 1 stupa indung.

3. Ditemukan kembali oleh Thomas Stamford Raffles

Senggang terkubur selama berabad-abad, Candi Borobudur ditemukan kembali pada 1814 oleh Gubernur Jenderal Inggris Thomas Stamford Raffles saat menengah berada di Pulau Jawa. Plong ketika tengah mengadakan kegiatan di Semarang dan mendapatkan makrifat di daerah Kedu sudah lalu ditemukan susunan gangguan bergambar, lantas ia mengutus seseorang untuk membersihkannya.

Baca Juga:
Umat Buddha di Tanjung Selor Gelar Ritual Pradaksina Peringati Musim Raya Waisak 2566 BE

Ditemukannya Candi Borobudur kemudian diumumkan dan diperkenalkan tinggal kancing. Setelah itu, sewaktu Candi Borobudur terkenal di dunia karena terdiri dari tumpukan gangguan-baru nan bertakaran raksasa.

Source: https://www.suara.com/news/2022/05/16/133625/menilik-fakta-menarik-candi-borobudur-candi-buddha-terbesar-di-indonesia-dan-lokasi-perayaan-hari-waisak

Posted by: gamadelic.com