Bunga Raflesia Merupakan Flora Endemik Dari Negara

Lahat, 23 Oktober 2022
– Rafflesia arnoldii pertama bisa jadi ditemukan puas tahun 1818 di alas tropis Sumatera oleh seorang pemandu nan berkarya sreg Dr. Joseph Arnold yang medium menirukan ekspedisi Thomas Stanford Raffles, sehingga tumbuhan ini diberi nama sesuai album penemunya yakni penggabungan antara Raffles dan Arnold. Terwalak 33 tipe Rafflesia di dunia dan 14 variasi diantaranya tumbuh di Indonesia dimana 11 jenis merecup di Pulau Sumatra.

Banyak orang mengasa bahwa Rafflesia arnoldii hanya tumbuh di Kawasan Bengkulu namun kabar gembira menclok pada Bulan Agustus 2022 ketika terdeteksi terdapat 9 kuncup anak uang Rafflesia muncul di privat daerah Suaka Margasatwa (SM) Isau-Isau . Hal  ini merupakan kabar nan lewat menggembirakan karena penemuan ini ialah invensi yang pertama dan membuktikan bahwa kawasan SM Isau-Isau  yang yaitu wilayah konservasi yang dikelola oleh Panas Konservasi Negeri II BKSDA Sumatera Selatan ini adalah habitat puspa sulit Rafflesia.  Setelah beberapa waktu dalam rangkaian observasi, pada Rembulan Oktober 2022 dapat dipastikan bahwa Rafflesia yang ditemukan merupakan spesies Rafflesia arnoldii atau padma ki akbar yang merupakan tanaman khas dan terik  yang endemik Pulau Sumatra.

Rafflesia arnoldii memiliki suatu bunga terdiri bersumber lima pelupuk besar, tebal dan kasar yang berwarna layung atau merah cerah pekat dan berbintik-bintik bercelup asli. Bilamana bunga mekar, diameternya dapat sampai ke 70 hingga 110 cm dengan tinggi menjejak 50 cm. Lotus raksasa atau Rafflesia arnoldii merupakan tumbuhan parasit obligat yang bertunas pada batang liana (tumbuhan merambat) dari genus Tetrastigma. Jenis Raflesia yang lainnya juga memiliki inang yang sekelas. Apabila inang mati maka Rafflesia pun akan antap. Kuncup-kuncup rente terbentuk di sepanjang sela-sela bangkai dengan tahun pertumbuhan bunga dapat memakan periode sampai 9 bulan dan masa mekar seputar 5-7 periode, kemudian bunga raflesia akan layu dan lengang.

Tingginya laju deforestasi, kebakaran hutan, serta makin menurunnya area jenggala  liwa di Indonesia menjadi intimidasi mendalam bagi kelestarian species Rafflesia di Indonesia khususnya di Pulau Sumatra. Selain itu, ancaman pun menclok berpangkal ketidakpahaman masyarakat akan halnya Rafflesia yang menembakkan tidakan pengrusakan ataupun pengutipan putik bunga raflesia kerjakan dimanfaatkan sebagai obat tradisional merupakan ancaman khas yang mendahulukan laju kepunahan sementara itu Rafflesia tidak terbukti memberikan kekuatan kesehatan.

Sudah selayaknya kita menjaga kelestarian SM Isau-Isau seyogiannya Rafflesia arnoldii yang yaitu puspa langka ini terhindar terbit kepunahan.


Sumber : Balai KSDA Sumatera Selatan

Perekam & Buram : Pungky Nanda Pratama (Kader Pemeliharaan BKSDA Sumsel), Ferianto (TPHL BKSDA Sumsel)

Source: http://ksdae.menlhk.go.id/info/6979/rafflesia-arnoldii,-sang-puspa-langka-di-belantara-sm–isau-isau.html