Buah Kubis Kobis Yg Ditanam

Foto a. petani kubis senang hasil panen memuaskan

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Harga sayuran jenis kubis ketika ini semenjana medium bagus, sejumlah petani di Kecamatan Bansari merasa senang dengan hasil panen saat ini. Selain harga bagus kualitas kubis berasal masa tanam di tutup tahun 2022 ini juga tidak mengecewakan. Salah satu petambak di Desa Jlamprang Kecamatan Bansari, Asari (30), mengatakan, panen raya kol saat ini cukup mengembirakan, sebab harga jualnya detik in cukup bagus. Satu kilogram laku terjual antara Rp5.000 hingga Rp6000. Harganya lampau bagus, kalau harga memang terampai semenjak kualitas kol sendiri, terangnya, Rabu (13/1). Menurutnya, kubis yang dipanen di sediakala waktu ini yaitu hasil tanam lega bulan Oktober 2022 suntuk, semangat kubis siap panen kurang lebih selama 100 hari, tergantung dari keluhuran petak. Udaranya semakin adem maka panennya akan semakin lama, tapi kubis yang ditanam di ketingian kualitasnya akan jauh makin bagus, jelasnya. Ia menuturkan, berasal petak kurang kian seluas 3.000 meter persegi miliknya ditanam sekitar 5.000 tanaman kobis. Dengan luasan tanam tersebut sekurang-kurangnya gado biaya antara Rp10 hingga Rp12 miliun. Biaya tanam, tiba berasal bibit, kawul dan pelestarian cukup mahal. Apalagi saat ini harga serabut dan obat-obatan insektisida pas mahal, tuturnya. Disebutkan dengan luasan tanam tersebut setidaknya bisa memproduksi sebanyak 7 sampai 8 ton kubis, dengan harga jual biasanya Rp6.000 per kilogram risikonya sudah lalu sangat menguntungkan petani. Alhamdulillah untungnya layak banyak, lumayan cak bagi menutup kerugian tanam sugi tahun 2022 lampau, ujarnya. Baca Juga Vaksin Covid-19 Sudah Ada, Bupati: Kepatuhan Prokes Teristiadat Ditingkatkan Sementara itu Wardiono pekebun lainnya menuturkan, naiknya harga sayuran detik ini sangat tidak menguntungkan para petambak. Beliau berharap harga sayuran di musim panen mendatang boleh lebih baik dari sekarang. Sekiranya harganya pula mahal seperti ini, banyak perantau yang mengejar tapi barangnya hanya rendah, karena baru sedikit patani yang mulai panen, katanya. Semenjak tanah seluas setengah hektar miliknya, dalam sekali penuaian kubis bisa menghasilkan 5 kwintal. Sementara itu kehidupan berpokok kobis lalu pendek yakni hanya berumur 90 tahun cuma. Dengan begitu jika harganya bagus maka akan memberi keuntungan akan kian besar jika dibanding dengan hasil sayuran lainnya. Tanaman kobis ini sekadar umpama selingan sahaja menjelang masa tanam sugi lusa, harganya saat ini sedang bagus, boleh kerjakan modal tanam selanjutnya, tuturnya. (set)

Source: http://hebat.temanggungkab.go.id/news/2329336