Rejang Lebong (ANTARA) – Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanak) Kabupaten Rejang Lebong, Kewedanan Bengkulu menyebutkan Kecamatan Sindang Dataran akan dijadikan lokasi pengembangan tanaman apel di area itu.

Pelaksana tugas (Plt) Superior Distanak Rejang Lebong, Suherman detik dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan iklim dan kondisi tanah di Kecamatan Sindang Dataran lewat membantu bakal pengembangan tanaman apel Malang.

“Wilayah Kecamatan Sindang Dataran sekata kerjakan pengembangan tanaman naik banding Malang, dan Pemkab Rejang Lebong berencana menjadikan kecamatan tersebut sebagai sentra pengembangan naik banding Malang,” ucap dia.

Rangka peluasan tumbuhan apel Malang di Kecamatan Sindang Ceduk itu seorang tambah anda, sudah mendapat dukungan berpunca Balai Studi Jeruk dan Buah Sub Tropis (Balitjestro) Kementerian Perkebunan serta BPTP Distrik Bengkulu.

Dukungan yang bakal diberikan Balitjestro ini kata beliau, yaitu berupa penyediaan sari apel secara gratis lakukan gudi petani untuk membudidayakan tanaman buah bernilai ekonomis tinggi itu.
Bibit tanaman buah ini rencananya akan cak bertengger ke daerah itu plong pertengahan 2022 mendatang, di mana bibitnya akan didatangkan kontan semenjak daerah asalnya yaitu Kota Malang dengan jumlah sampai ke beribu-ribu layon.

Bibitnya yang akan dibagikan ini disediakan secara gratis, cuma petani harus mengambilnya langsung ke Malang sehingga galengan harus menyiapkan anggaran transportasinya, karena seandainya sudah hingga ke Rejang Lebong harganya bisa mencapai Rp100.000 saban batang.

“Selain akan mendapat bantuan bibit, lingkaran petani ini juga akan mendapatkan bimbingan teknis budidaya memanjatkan perkara Malang,” jelas dia.

Sejauh ini tumbuhan apel sudah mulai dikembangkan kalangan petambak di Kecamatan Sindang Legok, nan dikembangkan oleh tiga keramaian dengan tipe Manalagi, Rome Beauty dan Anna yang dikenal ibarat apel Malang.

Saat ini di wilayah itu mutakadim 800 batang tanaman naik banding nan dikembangkan oleh tiga kerumunan tani yaitu Bima Sakti nan beranggotakan 20 anggota, Berkah Bercocok tanam sebanyak 17 anggota dan Utama Tani 16 anggota.