Bps 2011 Produksi Tanaman Buah

Produksi tanaman sayuran di tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 3%, sedangkan produksi buah-buahan mengalami kenaikan sebesar 46% dari tahun sebelumnya

Subsektor pertanian selain pokok kayu pangan yang masih berkembang di DKI Jakarta diantaranya yaitu hortikultural nan membentangi pokok kayu sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman obat dan tanaman hias. Kalau mematamatai data Badan Kunci Statistik produksi tanaman sayuran maupun biji kemaluan-buahan mengalami kelabilan setiap tahunnya. Rata-rata produksi tanaman sayuran dan biji zakar-buahan dalam 5 tahun terakhir yaitu masing-masing sebesar 12ribu ton dan 14,5ribu ton.

1.Tanaman Sayuran

Sumber: Awak Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta

Selama tahun 2010–2019, jumlah produksi tanaman sayuran terbesar merupakan sreg tahun 2022. Biarpun lega hari tersebut luas panen sayuran paling kecil dibandingkan tahun lainnya namun produksi tanaman malah meningkat. Hal ini membuat produktivitas lega perian tersebut juga masuk meningkat radikal. Peningkatan produksi ini didominasi maka itu produksi kangkung dengan jumlah 49.469 ton atau menanjak 521% dari masa 2022. Sementara itu puas tahun 2022 mengalami penurunan produksi sebesar 3% dengan jumlah produksi sebesar 10.130 ton.

Mata air: Fisik Pusat Statistik Kewedanan DKI Jakarta

Tanaman sayuran n domestik embaran ini membentangi bayam, kodok, ketimun, kacang tataran, petsai dan lainnya. Namun, jumlah produksi ketimun dan kacang tinggi memiliki persentase di sumber akar satu uang lelah sehingga tidak dimasukkan dalam diagram di atas.

Kawasan Jakarta Timur memiliki luas panen sayuran terbesar merupakan 834 hektar atau 50% dari total luas pengetaman sayuran di DKI Jakarta tahun 2022. Luas panen sayuran terbesar yakni pada keberagaman sayuran kecebong sebesar 676 hektar. Situasi ini membuat jumlah produksi kangkung tinggal panjang merupakan 43% ataupun sebanyak 4.380,8 ton. Sementara jumlah produksi Bayam sebesar 2.962,8 ton dengan luas panen 541 hektar, sementara itu produksi Petsai sebesar 2.786,1 ton dengan luas panen 468 hektar.

2. Buah-buahan

Perigi: Dinas Keluasan pikiran Pangan, Bahari, dan Pertanian Kawasan DKI Jakarta

Jumlah produksi biji kemaluan-buahan di Provinsi DKI Jakarta selama periode 2010–2019 mengalami kelabilan. Jumlah produksi buah-buahan terbesar yaitu puas periode 2022 dengan total 432.741 kuintal. Padahal, pada tahun 2022 ialah tahun dengan jumlah produksi biji pelir-buahan terendah yaitu hanya 86.379 kuintal. Tentatif, sreg tahun 2022 kuantitas produksi buah-buahan mengalami eskalasi dari tahun sebelumnya menjadi 186.648 kuintal atau naik sebesar 46%.

Sumber: Maktab Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Daerah DKI Jakarta

Kewedanan Jakarta Timur mempunyai jumlah produksi buah-buahan terbesar yaitu 59.265 kuintal atau 73% bermula total jumlah produksi buah-buahan sebesar 81.650 kuintal (jumlah produksi dari 6 macam buah diatas). Jumlah ini didominasi oleh produksi biji pelir mangga dan mauz dengan jumlah sendirisendiri sebanyak 27.366 kuintal dan 22.715 kuintal.  Sedangkan, Jakarta Pusat memiliki produksi buah-buahan terendah yaitu saja 48 kuintal atau 0,1% bersumber besaran produksi buah-buahan.

Jenis tanaman buah-buahan yang punya produksi terbesar di DKI Jakarta adalah mempelam merupakan sebesar 47.214 kuintal maupun 58%. Temporer, biji zakar durian merupakan buah yang memiliki total produksi minimal rendah dibandingkan lainnya ialah sahaja 0,8%.

Sumber:
1.Badan Ki akal Statistik Daerah DKI Jakarta
2.Jawatan Ketahanan Jenggala, Bahari, dan Pertanian Area DKI Jakarta
Penulis: Khoirun Nisa
Editor: Hepy Dinawati

Source: https://statistik.jakarta.go.id/produksi-tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-di-provinsi-dki-jakarta/