Bolehkah Membunuh Hewan Yang Memakan Tanaman Atau Buah Buahan Kita

Jakarta

Cendawan pokok kayu dari geladir hewan bisa membantu menyuburkan tanaman. Hanya, bagaimana hukumnya pula mengonsumsi tanaman yang
dipupuki
dengan kotoran babi?

Tumbuhan boleh bertaruk subur karena dirawat sebaik bisa jadi, misalnya memasrahkan pupuk. Umumnya jamur terbuat berusul campuran kotoran hewan, begitu juga kotoran ayam, kambing setakat sapi.

Selain itu, ternyata pun cak semau serabut dari kotoran kartu ceki. Nah, jika sebuah tanaman sama dengan sayur dan biji kemaluan dipupuki kotoran kartu ceki tersebut, bagaimana Selam memandangnya?.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini pernah dijelaskan oleh Kiai Yahya n domestik dakwahnya di channel YouTube Al-Bahjah TV (06/11/17). Bapak Yahya menguraikan bahwa bukan cak semau problem bagi Mukminat makan tanaman yang dipupuki tahi babi.

Baca Juga: Doyan Kepiting? Ini Hukum Makan Kepiting Menurut Mazhab Ulama

Hukum makan tanaman uang dipupuki kotoran babiHukum makan tanaman uang dipupuki sisa babi Foto: iStock

“Dapat dimakan, walaupun pupuknya dari kotoran babigak ada urusan. Sebab yang anda makan daunnya, tidak kotorannya,gak rudin jadigak akan najis,” ujar BuyaYahya.

Lebih lanjur, Bapak Yahya juga menjelaskan keterkaitan hal ini dengan mengonsumsi satwa yang memakan tinja. Sebab ada juga hewan yang diberi pakan kotoran dan najis.

“Jangankan pokok kayu, makan hewan yang
halal
kalau dia makan kotoran najis pun boleh. Misalnya ayam jantan makan residu, ikan lele makan kotoran, sama saja,” tutur Kiai Yahya.

Bapak Yahya menjelaskan, hewan lumrah yang diberi makan najis itu disebut jalalah kerumahtanggaan bahasa Arab. Menurut mazhab Pastor Syafii dan Debu Hanifah hal tersebut hukumnya makruh.

Baca Juga: Sejenis ini Syariat Makan dengan Tangan Kiri privat Alquran dan Perbuatan nabi nabi muhammad

Hukum makan tanaman uang dipupuki kotoran babiHukum makan pohon uang dipupuki kotoran babi adalah diperbolehkan Foto: iStock

Seperti yang dikatakan oleh ImamNawawi:

“Bisa hukumnya merabuk tanah dengan kotoran binatang najis. Pengarang kitab (Imam Syairazi) berkata privat pintu terkait perkara yang boleh dijual dan tidak boleh, ‘Sebagian ulama kami (ulama Syafi’iyah) terserah yang menghukumi bisa tapi makruh,”.

Dalam kitab Hasyiyah Al-Bujairimi juga dijelaskan:

“Boleh hukumnya membaja tanah dengan kotoran binatang dan menyamak kulit dengan najis kendatipun dengan najis mughallazah (anjing dan nangui) disertai makruh pada keduanya,”.

Alasan mengapa para ulama memonten halal makan pokok kayu yang
dipupuki
kotoran babi yakni kerana yang dimakan bukan kotorannya, melainkan benda yang sudah berubah wujud lain.

Baca Kembali: Hukum Makan di Warung Bayar Belakangan dalam Islam

Simak Video “Bikin Laper: Makan besar Udang Gala, Kepiting, Gurame Garing di Cibubur

[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Source: https://food.detik.com/info-kuliner/d-5966257/hukum-makan-sayuran-dan-buah-yang-dipupuki-kotoran-babi