Berkebun 21 Jenis Tanaman Buah

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta — Papan bawah Berkebun untuk penduduk Jakarta tercantum Kepulauan Seribu, waktu ini memasuki sesi 3 merupakan mempelajari budidaya tanaman buah dalam jambang (tabulampot) dan berbagai jenis tanaman solek.

Tabulampot dan pohon solek sekata dibudidayakan di lahan terbatas sama dengan Jakarta. Teknik budidaya diberikan dalam materi Inferior Bercocok tanam sesi 3 secara online melangkahi Zoom dan YouTube yang berlanjut selama waktu Selasa, Rabu, dan Kamis rontok 21,22, dan 23 September 2022.

Pendistribusian jadwal Inferior Berkebun masing-masing Jakarta Timur dan Gugusan pulau Seribu (21/9), Jakarta Daksina dan Jakarta Barat (22/9) serta Jakarta Ki akal dan Jakarta Utara (23/9) dengan narasumber dari masing-masing area.

“Selama epidemi, Kelas Berkebun menjadi kegiatan yang menyenangkan sehingga dapat meninggi imun maupun daya resistan bodi. Keterbatasan lahan dan minimnya maklumat tentang budidaya bukanlah hal yang tak bisa kita atasi. Adanya perkembangan teknologi berbudidaya melewati Kelas Bertegal hasil kolaborasi Cak regu Pentolan PKK dan Jawatan Ketahanan Pangan, Nautikal dan Perladangan (KPKP) dan Dinas Lingkungan Sukma DKI Jakarta, maka guna-guna ini sangat bermakna. Teknologi saat ini memungkinkan untuk mengasihkan hasil pohon yang makin bagus.“ introduksi Konsul Ketua II Cak regu Induk bala PKK Provinsi DKI Jakarta, Komariah Marullah dalam alas kata Kelas bawah Bersawah Sesi 3, Selasa (21/9).

Buat Papan bawah Berkebun dari Jakarta Timur ini, tertera 300 pesuluh dan sampai sekarang masih bersemangat bertanam sayuran. “Kegiatan ini selaras dengan program kampung buah di Jakarta Timur dan memerosokkan umum untuk bercocok tanam memanfaatkan tanah pekarangan. Pelatihan kelas berkebun diharapkan publik Jakarta kian aktif, kreatif, produktif, demi ketahanan pangan dan kesejahteraan. Setiap siswa akan diberikan bibit pohon buah dari Jawatan KPKP,” kata Komandan TP PKK Jakarta Timur, Diah Anwar.

Trik Tanam di Jambang

Tanaman Buah privat Vas maupun dikenal misal Tambulampot memang semupakat dikembangkan di Jakarta. “Tabulampot menjawab tantangan keterbatasan persil di Jakarta. Dempet semua jenis pohon buah boleh tumbuh dan berbuah di dalam jambang, seperti mempelam, jambu air, jambu kredit,lengkeng, yang bermakna memperhatikan aspek budidaya tabulampot, ” ungkap Hadi Turanto, pengelola tegal pati Cengkareng, Kamal, dan Cilangkap.

Prosesnya dimulai bermula menyiapkan bibitnya yaitu kejadian yang habis menentukan tingkat keberhasilan tabulampot, terwalak 2 varietas sari tumbuhan, yaitu esensi hasil perbanyakan generatif (dari ponten), dan bibit hasil pergandaan vegetatif (cangkok, okulasi, dan penyambungan). Biasanya yang dipakai adalah vegetatif bakal mengerapkan tumbuhnya biji zakar,” kata Hadi Turanto.

Lebih jauh adalah menyiapkan media tanam, berfungsi bagaikan ajang tumbuhnya akar susu dan untuk menopang postur tanaman. Alat angkut tanam tabulampot harus bisa menggudangkan air dan memasok zat makanan yang dibutuhkan tanaman.

Wahana tanam yang sering digunakan para pehobi antara lain campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Bisa juga paduan tanah, baja kandang, dan sekam pari dengan komposisi 1:1:1, untuk mengimpitkan biaya, gunakan alamat jamak nan banyak ditemui di mileu sekitar.

“Media tanam diayak dan buang kerikil-kerikil yang ada di dalamnya, campurkan bahan-bahan setakat merata. 2. Siapkan pot dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran tanaman. Sebaiknya dimulai berusul matra botol nan boncel. Sehingga bila tumbuhan semakin besar, pot bisa diganti,sekaligus umpama penanda untuk meremajakan media tanam, ” jelas Hadi.

Kemudian, masukkan belahan genteng pada dasar jambangan, satu lapis sahaja, kemudian letakkan juga satu lapis ijuk alias sabut kelapa. Isi dengan media tanam yang telah disiapkan sebatas setengah tangga pot.

Bikin mengurangi penguapan, pangkas sebagian daun atau batang ekstrak pohon, kemudian buka polibag bibit pokok kayu, letakkan tepat di perdua-tengah vas. Timbun dengan media tanam hingga dasar batang. Padatkan wahana tanam di sekitar pangkal layon, pastikan tanaman sudah lalu kuat tertopang, siram dengan air lakukan mempertahankan humiditas.

“Simpan tabulampot di kancah yang agak teduh cak bagi beradaptasi. Guyur setiap pagi atau sore hari, sehabis satu ahad, letakkan tabulampot di gelanggang membengang, ” jelasnya.

Untuk perawatan, dilakukan dengan penyiraman, pemangkasan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, pergantian media dan pot. “Kerjakan memindahkan tanaman jangan dicabut karena negatif jaringan akar, ” pesannya.

Rawat Anggrek

Selain tanaman buah, anggrek kembalisejadiuntuk ditanam di Jakarta karena ki berjebah arwah dengan temperatur 24 – 28 derajat Celcius. Tanaman anggrek vitalitas dengan menempel di kunarpa atau di gawang, tetapi dia tak merugikan pohon nan ditempeli.

Dalam konservasi anggrek, pengelola Ladang Cibubur Raja Suprono menuturkan penyiraman mudah-mudahan dengan spray,  minimum bagus saat stomata anggrek membuka, masih gelap belum terpapar matahari.  “Jadi selingkung sebelum jam 7 pagi , sore menentang jam 6 magrib. Harus rutin disiram, sebab zarah hara bukan ada. Sanitasi di sekitarnya pula harus dijaga, agar tidak jadi inang OPT. Kemudian dilakukan pemupukan dan penanggulangan hama penyakit,” kata Adji Suprono.

Namun, Tanaman anggrek akarnya tidak bisa terendam air sebab batang anggrek cepat menyerap air sehingga akan cepat membusuk. Tanaman anggrek tumbuh dengan baik selama agroklimatnya sesuai, seperti ventilasi baik, diberikan naungan, disiram secara teratur.

Kerjakan budidaya, Anggrek dapat dibudidayakan dengan perbanyakan kultur jaringan di makmal. Sehabis cukup hidup dikeluarkan dari vas dan dipindah tanam ke privat pot. “Bila di rumah ada lahan sekitar 50 meter persegi habis patut untuk dibudidayakan anggrek. Mulai dari dalam vas setakat tumbuh anakan perlu waktu 22 bulan, dekat 2 tahun. Ini salah satu alasan bunga anggrek harganya mahal, namun nisbi stabil, ” jelasnya.

Source: https://tabloidsinartani.com/detail/indeks/family-style/18229-Kader-PKK-Jakarta-Timur-Belajar-Budidaya-Buah-dan-Anggrek-dalam-Pot