Baygron Tanaman Buah Naga Yang Bagus

Agrowisata Astaga Dragon Banyuwangi
Agrowisata Astaga Dragon Banyuwangi.


Banyuwangi dikenal umpama salah satu produsen buah dragon di Jawa Timur. Sentra buah dragon tersebar di berbagai wilayah Banyuwangi, salah satunya di Kecamatan Srono. Lokasinya mewah di wilayah selatan, berjarak selingkung 25 KM dari kota Banyuwangi.

Di kecamatan ini terwalak kebun biji pelir naga milik warga nan dikembangkan dalam bentuk wisata agro. Namanya
Astaga Naga.  Dibuka bakal umum sejak 6 Oktober 2022, tempat tamasya ini langsung bernasib baik perlawanan yang baik dari masyarakat Banyuwangi.

Agrowisata Astaga Dragon
merupakan destinasi tamasya edukasi kebun buah naga yang memadukan pengalaman berlibur dan belajar. Umpama kabupaten penghasil buah naga, pengelolanya tertantang menghadirkan potensi tersebut dalam konsep huma biji kemaluan naga, yang didalamnya cak semau anasir edukasi ke masyarakat.

Di sini, pengunjung bisa menikmati buah naga serempak dari kebunnya. Seperti apa keseruan pariwisata Astaga Dragon?

Saat memasuki lokasi Astaga Dragon, pengunjung akan melangkaui sebuah lorong panjang beratap pergola yang diapit tumbuhan biji zakar naga di kanan-kirinya. Pengunjung tidak usah takut kepanasan lantaran diatas lorong tersebut dirambati tanaman markisa.

Wisata tegal biji kemaluan hantu bumi di Astaga Dragon dibentuk menyerupai sebuah lorong strata.


Di Astaga Dragon tamu bisa menikmati buah naga sedarun dari kebunnya. Dan jika kurang pada, kamu bisa membawa pulang seumpama bawaan. Tidak hanya itu, kamu sekali lagi akan mendapat habuan penjelasan singkat adapun buah dragon, seperti mandu memiara, mandu mengawinkan bunga buah dragon, setakat pengolahan hasil panen. Suka-suka 4 jenis biji zakar naga nan dikembangkan ditempat ini, yaitu biji pelir naga putih, naga ungu, ular besar merah, dan hantu bumi kuning.

Petik biji kemaluan hantu bumi fresh serempak berpokok kebunnya (via
@astaga_dragon20)

Di sepanjang lorong beliau akan menemukan deretan pondok kecil panggung bersantap lesehan nan diberi nama aneka biji kemaluan-buahan seperti durian, jambu kristal, jambu istri muda, belimbing dsb. Penamaan tersebut lagi memudahkan pelayan mengantarkan makanan yang dia pesan.

Tempat makan lesehan di Astaga Naga diberi label aneka biji zakar-buahan.

Oya, di Astaga Naga kamu bisa menempah aneka makanan dan minuman yang lezat di restonya dengan harga yang terjangkau. Makannya di pondok-pondok boncel dengan hamparan tanaman buah naga di sekelilingnya.

Di Astaga Dragon pelawat diajak menikmati aneka kuliner

di hamparan tumbuhan buah naga.

Resto di Astaga Dragon, tersedia aneka kuliner singularis Banyuwangi. Pesan disini, makannya di pondok lesehan.

Riuk suatu fasilitas gratis bagi petandang Astaga Ular besar yang sayang sekiranya dilewatkan adalah penyembuhan ikan. Coba sahaja dan dia akan merasakan sensasi risi-geli enak ketika puluhan ikan kecil mengerubungi kakimu dan berebut “memakan” alat peraba mati.

Menikmati sensasi terapi ikan di Astaga Naga.



Menikmati terapi ikan, rasanya geli-jijik enak.

Di pertengahan lorong Astaga Dragon, terdapat kolam renang mini. Sesuai namanya, yang dapat berenang tentu saja anak-momongan. Meski ukuran kolamnya mungil, tetap bikin hepi karena bisa bermain air di tengah kebun buah naga.

Kolam mini di Astaga Dragon, bakal yang dewasa nantinya dibangun di arah kanannya.

Ada yang cukup tersendiri di Astaga Dragon, letak musholanya berlimpah di ketinggian. Mungkin banyak yang menyahajakan itu sebuah gardu pandang. Tapi ternyata isinya perlengkapan sholat.

Senggang mengira ini gardu pandang, ternyata terserah seperangkat

gawai sholat di dalamnya.



Di bagian belakang lorong agrowisata Astaga Dragon terdapat sebuah cafe, yang langsung bisa dimanfaatkan untuk pertemuan kecil. Konstan dengan didik protokol kebugaran tentunya.

Cafe di bagian belakang agrowisata Astaga Ular besar.

Mengunjungi Astaga Dragon Banyuwangi bisa dilakukan baik siang maupun malam, wisata ini bentang saban hari martil 08.00-20.00. Detik lilin batik menjemput, suasana kebun kian habis-habisan oleh ratusan kilat lampu yang terang-benderang merias kebun buah dragon. Pengalaman seperti ini pasti tak wasilah dialami mereka yang sangat di perkotaan.

Kalau sedang membujur berkunjung ke Astaga Dragon pada musim mekar biji pelir, engkau bakal mematamatai bunga-bunga biji kemaluan naga nan tengah mekar. Anakan berwarna putih tersebut terpandang sangat rupawan ketika merekah. Sayangnya, rente tersebut hanya mekar selama semalam namun. Esok harinya akan layu. Maka dari itu sungguh beruntung jika kamu sempat melihatnya.

Bunga buah naga nan tengah mekar sempurna, dibutuhkan keberuntungan bikin menyaksikannya.

(via @astaga_dragon20)

Deretan bunga buah naga yang tengah mekar, sebuah spot foto yang cantik bukan?
(via @astaga_dragon20)

Untuk menikmati itu semua, petandang hanya dikenakan tarif masuk sebesar 6 mili rial doang. Itu mutakadim terdaftar fasilitas pengobatan ikan, berenang dan bonus segelas sirup markisa yang lezat.

Tarif masuk agrowisata Astaga Dragon silam ramah di saku.

Untuk mencapai lokasi agrowisata buah naga Astaga Hantu bumi Banyuwangi, bagi tamu luar kota akan bertambah mudah jika menggunakan petunjuk Google Maps. Kronologi merentang lokasi sudah beraspal mulus. Namun sekitar 200 M menjelang tiba di lokasi, jalannya lumayan sempit, pas berhimpit bila ada dua mobil yang berpapasan. Selain itu tempat parkirnya memang perlu ditambah jika Astaga Ular besar kian berkembang.

Source: https://www.banyuwangibagus.com/2020/12/agrowisata-astaga-dragon-banyuwangi.html