Rahasia Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) bagaikan organisasi yang mengemban tugas eksplorasi dan pengembangan buat menghasilkan inovasi berupa varietas unggul, teknologi (pembibitan, budidaya, pasca panen, pengolahan/prosesing) dan pertambahan kualitas sumberdaya insan secara terpadu antar institusi melibatkan
stakeholders.

Pusat Amatan Hortikultura Tropika (PKHT) adalah organisasi unit kerja di dasar Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Mahajana (LPPM) di mileu Institut Pertanian Bogor (IPB). PKHT merupakan pengembangan Pusat Kajian Buah Tropika berlandaskan SK Rektor No : 027/Um/1996 sungkap 3 Mei 1996. Puas Tahun 2022 PKBT berubah cap menjadi Pusat Analisis Hortikultura Tropika (PKHT) melampaui ekstensi mandat untuk pokok kayu biji pelir dan sayur dan telah terpilih sebagai Binaan Resep Unggulan Iptek dari Kementrian Penggalian dan Teknologi berdasarkan SK Kemenristek No. 244/M/Kp/IX/2011 pada copot 15 September 2022 mengenai penetapan lembaga pengkajian dan peluasan nan akan ditingkatkan menjadi Muslihat Unggulan Iptek.
Soft launching

PKHT diluncurkan pada pembukaan Seminar Nasional Hortikultura di Balai Penyelidikan Tanaman Sayuran (BALITSA) Lembang Bandung, 23-24 November. Pemantapan PKHT ditetapkan pula melalui SK Rektor IPB No No. 212/I3/OT/2022 terlepas 6 Desember 2022.

Pusat Kajian Hortikultura Tropika merupakan organisasi unit kerja di bawah Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) di lingkungan Institut Pertanian Bogor (IPB) berfungsi sebagai pengemban tugas penelitian dan pengembangan nan memiliki wewenang cak bagi mengoptimasikan kinerja dan mensinergikan divisi atau kegiatan litbang di bawah kewenangan PKHT LPPM IPB.

Pusat Amatan Hortikultura Tropika LPPM IPB dipimpin oleh Pemimpin Pusat yang dibantu maka itu sendiri Sekretaris Pusat. Kepala Pusat membawahi empat divisi berbarengan merangkap umpama Manajer Teknis ialah : (1) Pengagungan dan Perbenihan, (2) Pengembangan Teknologi Sayur, (3) Pengembangan Teknologi Buah dan (4) Pasca Panen dan Penggarapan Barang. Setiap Divisi memiliki Penasihat Divisi dan beranggotakan para peneliti nan memiliki takrif, kewenangan dan sumber daya bagi menjamin keberhasilan kegiatan litbang yang gemuk dalam radius barang bawaan jawabnya. Peneliti merupakan tenaga ahli/pakar bersumber lingkungan IPB maupun non IPB nan penunjukannya diatur maka dari itu Majikan Ki akal dengan persetujuan dari LPPM IPB.

Kancing Analisis Hortikultura Tropika LPPM IPB yakni institusi pendalaman dalam koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pertanian Bogor (LPPM IPB) n kepunyaan sistem dur lakukan mengatasi pelaksanaan politik dan mangsa loklok litbang nan ditetapkan oleh Manajemen Puncak/Kepala Pusat. Penyelenggaraan Puncak menunjuk Manajer Mutu/Sekretaris Gerendel nan disamping tugas dan tanggung jawabnya yang lain untuk memastikan sistem manajemen mutu dapat diterapkan secara efektif dan diperbaiki secara berkelanjutan.

Manajer Teknis/Majikan Divisi dan Manajer Mutu/Sekretaris Anak kunci mempunyai akses langsung ke Penyelenggaraan Puncak nan membuat keputusan terhadap kebijakan atau sumber daya PKHT LPPM IPB

Setiap Divisi dipimpin oleh koteng Komandan Divisi dan beranggotakan para peneliti nan memiliki kepakaran, kewenangan dan sumber daya bikin menjamin kejayaan kegiatan litbang yang mampu dalam lingkup bahara jawabnya. Peneliti ialah tenaga ahli/ahli bermula lingkungan IPB maupun non IPB yang penunjukannya diatur maka dari itu Pejabat Pusat. Staf administrasi terdiri pecah pegawai tetap (PNS), pegawai tetap honorer dan tenaga carter.

Pusat Analisis Hortikultura Tropika LPPM IPB dalam menjalankan tugas dan kewajibanya berlokasi di Kampus IPB Baranangsiang Kronologi Pajajaran – Bogor 16144 0251-8326881 email :  [email protected], [email protected]  dan web site : https://pkht.ipb.ac.id.

Fasilitas kebun percobaan antara lain : Kebun Percobaan Tajur berlokasi di Bulevar Ciawi (BIOTROP) Kecamatan Bogor Timur dan Kebun Percobaan Pasir Aswa berlokasi di Ciomas Bogor Barat. Kemudahan perkantoran dan makmal berlokasi di Kampus IPB Baranangsiang. Selain itu PKHT memiliki akses kerjakan fasilitas makmal di lingkungan IPB.