Balai Penelitian Tanaman Dan Buah Sub Tropika

CAPAIAN Penampilan TAHUN Berjalan DAN ANTAR Waktu

Pengukuran tingkat capaian kinerja Balitjestro tahun 2022 dilakukan dengan mandu membandingkan antara target penunjuk kinerja target dengan realisasinya. Amatan dan evaluasi capaian knerja tahun 2022 Balitjestro bisa dijelaskan bak berikut :

Sasaran I

Tersedianya

varietas

unggul

baru

hortikultura, melampaui metode absah

dan inkonvensional, serta terdistribusinya

benih perigi dalam mendukung sistem

pertanian bioindustri terus-menerus

Kerjakan mencecah incaran tersebut diukur dengan satu penanda kinerja ialah kuantitas Varietas Memenangi Baru jeruk dan buah subtropika, Besaran Sumberdaya Genetik Hortikultura yang Terkonservasi dan Terkarakterisasi dan Kuantitas Jauhar Sumber, tentang pencapaian target pecah indikator pengejawantahan dapat digambarkan sebagai berikut:


Indikator Kinerja



Target



Realisasi



%

Total VUB

1 VUB

1 VUB

100

Jumlah Sperma Sumber

5.000 BF dan

BPMT jeruk,

benih mata air

biji kemaluan subtropika

9444 BF & BPMT

jeruk

188,8

Jumlah benih batang bawah jeruk

dan buah subtropika

700.000 buntang

sitrus, 85.000

batang apel

700.000 batang

sitrus, 85.000

batang memanjatkan perkara

100

Indeks pengejawantahan mangsa I ialah jumlah VUB, nan lega musim 2022 ini

mentargetkan 1 VUB, adalah jeruk keprok SoE86 Agrihorti yang sudah lalu didaftarkan pada tahun 2022, dengan SK Mentan No.
124/Kpts/SR.120/D.2.7/12/2017 tertanggal 18 Desember 2022 (berakibat).

Dengan deskripsi: Dandan alat peraba orange (RHS 30D), daging buah orange (RHS 17A), Berbiji sedikit (seedless), Bakal buah bertambah panjang dibandingkan benang pati dan fertilitas polen sedikit –menengah, Hasil buah tiap-tiap pohon per tahun:19,80 –23,54 kg, Kandungan air: 88,858 %, Ganjaran gula:9,3 –10
udara murnibrix, Kadar asam: 0,38 –0,44 %, Ki gua garba vitamin C : 39,6 –48 mg/100 gram, Segel berbiji sedikit.

Auditorium Penelitian Pohon Jeruk dan Buah Subtropika

16

Susuk 1. VUB Buah Jeruk Keprok SoE86 Agrihorti

Kerangka 2. Tabulasi persebaran capain VUB Balitjestro (2013 – 2022)

Dalam kurun waktu 5 musim (2012 – 2022) VUB nan telah dihasilkan secara mahajana sesuai antara target dan realisasi seperti tertentang sreg Gambar 2. Berdasarkan jumlah sebaran VUB yang hasilkan cak semau dua perian yaitu tahun 2022 dan 2022 yang tidak terulur. Hal ini disebakan karena karakteristik tanaman tahunan sebagaimana jeruk yang mengalami kesulitan bagi menghasilkan VUB pada saat perian bepergian (on going). Oleh karena itu perencanaan untuk menghasilkan VUB harus berhitung mundur seputar 2 musim pelaksanaan. Tertentang pada waktu 2022 terjadi penumpukan hasil VUB yakni 7 diversifikasi.

Indeks kinerja ketiga yaitu jumlah semen sendang nan telah diproduksi dan terdistribusi. Pencapaian target berbunga indikator manifestasi besaran benih sumur yang terdistribusi digambarkan sebagai berikut:

0 2 4 6 8 2022 2022 2022 2022 2022

Total VUB

TARGET REALISASI

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Biji zakar Subtropika

17

Tabel 9. Data perputaran sperma sumur tahun 2022

Propinsi

Varietas


Kuantitas


BD

BP

Sumatera Utara Siam Sembayan 600

Keprok Provokasi 55 100

Keprok Borneo Prima 50

JRM 2022 100

Keprok Maga 250

Keprok RGL 100

Keprok SoE 100

Siam Larik 50

Siam Gunuang Omeh 50

Siam Kintamani 50

Keprok Sipirok 350

Pamelo Magetan 50

Riau Nipis Borneo 50

Keprok RGL 50

Bengkulu Krisma Agrihorti 4 100

Monita Agrihorti 4 100

Keprok SoE 100

Keprok RGL 500

Kalimantan Perdua Japansche Citroen (JC) 200

Siam Banjar 300

Kalimantan Barat Siam Pontianak 20

Keprok Borneo Prima 80

Keprok RGL 40

Keprok Terigas 60

Kalimantan Daksina Siam Banjar 320

Keprok Borneo Prima 100

Jawa Timur Keprok Gangguan 55 50

Keprok Madura 50 Pamelo Magetan 50 Pamelo Nambangan 200 JRM 2022 4 275 Monita Agrihorti 4 225 Puri Agrihorti 4 25 Sari Agrihorti 4 25 Apel Anna 1000 Apel Manalagi 1500

Memanjatkan perkara Rome Beauty 500

Balai Pengkajian Tumbuhan Jeruk dan Biji zakar Subtropika

18

Propinsi

Jenis


Jumlah


BD

BP

Keprok SoE 100

Keprok Selayar 200

Manis Pacitan 100

Pamelo Giri Matang 100

Pamindo Agrihorti 50

Pamelo Bageng Taji 100

Pamelo Pangkajene Ahmar 50

Pamelo Pangkajene Kalis 100

Sitaya Agrihorti 150

Krisma Agrihorti 150

Jayapura Siam Pontianak

150

Papua Siam Pontianak

100

Jumlah Revolusi

24

9.420

Besaran benih sendang nan sudah didistribusi setakat penghabisan Desember periode
2017 terealisasi 188,8% (sangat berbuah) atau beberapa 9.444 layon

melebihi dari target yang ditetapkan sebesar 5000 batang. Benih sumber sudah lalu didistribusikan sesuai dengan pemesan yang berpokok dari instansi pemerintah ataupun swasta.

Kerangka 3. Proses produksi jauhar sumber

Balai Penelitian Pohon Sitrus dan Buah Subtropika

19

Buram 5. Grafik capain benih sumur Balitjestro (2013-2017)

Dalam kurun waktu 5 periode anak bungsu (2013 – 2022) produksi benih sumber yang di hasilkan Balitjestro selalu melebih dari mangsa yang telah ditentukan. Hal ini memberikan suatu isyarat bahwa bermula tahun di beberapa kancah telah terjadi suka-suka nya penambahan areal tanaman jeruk atau terjadi proses penyempuraan karena sesuatu hal misalnya bekas eradikasi dll.

Perbandingan realisasi capaian kinerja IKU Alamat Strategi I tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2022 digambarkan sebagai berikut.

Parameter Performa


2016 (%)

Realisasi



2017 (%)

Realisasi

Besaran VUB 100 100

Jumlah Benih Sumur 228 188

Kuantitas benih mayat asal jeruk dan buah subtropika

Tidak ditargetkan 100

Sasaran II

Tersedianya teknologi produksi hortikultura

yang berbasis teknologi nano, bioinformatika

(IT) dan bioprosesing untuk mendukung

sistem pertanian bioindustri berke-lanjutan

Untuk mencapai korban tersebut, diukur dengan 1 (suatu) indikator kinerja yaitu Jumlah Teknologi Budidaya Produksi Hortikultura Ramah Lingkungan. Adapun pencapaian target dari saban indeks kinerja dapat digambarkan sebagai berikut:

0 5000 10000 15000 20000 25000 2022 2022 2022 2022 2022

JUMLAH Persebaran Jauhar SUMBER

Balairung Pendalaman Pokok kayu Jeruk dan Biji kemaluan Subtropika

20

Penanda Kinerja

Mangsa

Realisasi

%

Jumlah Teknologi Budidaya Produksi

Hortikultura Palamarta Lingkungan teknologi
2

2 teknologi

100

Penanda manifestasi alamat 4 yang ditargetkan pada masa 2022 adalah Teknologi Budidaya Produksi Hortikultura Baik hati Lingkungan. Dari besaran 2 teknologi nan ditargetkan, mutakadim dapat direalisasi 2 teknologi atau capaian kinerjanya sudah mengaras 100% (sangat berhasil). Capaian kinerja ini terbit dari komponen teknologi terdiri dari:

1) Prototipe pupuk slow release untuk tanaman jeruk belum

menghasilkan

PUKAP JESTRO-1 yakni pupuk yang mengandung nutrisi esensial lengkap (makro dan mikro), formulanya disesuikan dengan kebutuhan tanaman jeruk nan belum menghasilkan (TBM), dan punya karakter mengkhususkan nutrisi secara berangsur-angsur (slow release). Keunggulan rabuk ini antara lain : praktis karena tidak perlu pencampuran dengan baja enggak; lebih efisien mulai sejak pupuk konvensional; efektif memacu pertumbuhan pokok kayu muda; bisa mendukung mengurangi ki kesulitan penyakit CVPD (HLB); dan ramah lingkungan. Pupuk ini sudah lalu didaftarkan hak PATEN pada wulan Oktober 2022 dan MOU pra-lisensi dengan pabrik pupuk puas bulan Nopember 2022.

Bagan 6. PUKAP-01; PUKAP-02; PUKAP-03

2) Teknologi expert system dan forecasting untuk hama tungau

sisik (Aonidiella Auranti) dan kebobrokan uap air tepung (Oidium

Tingitanium Carter) lega tumbuhan jeruk berbasis teknologi

informasi.

Rancang Pulang ingatan Sistem Pakar OPT Jeruk. Aplikasi Sistem Ahli

OPT sitrus merupakan pengembangan mulai sejak program sistem pakar hama jeruk yang puas waktu sebelumnya sudah ada dan dilakukan testimoni di sejumlah negeri sentra produksi jeruk. Perubahan prinsip dari sistem

Balai Penekanan Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika

21 ini ialah penambahan besaran hama dan penambahan rule sistem penyakit yang belum terwalak puas aplikasi sebelumnya. Rule sistem yang dibuat membentangi jenis hama dan penyakit, kode gejala, gambar gejala, deskripsi gejala plong masing-masing fragmen tumbuhan (recup, patera, cabang/ranting, bunga dan buah) yang dilakukan dengan mengegolkan rule tersebut kedalam rancang bangun system yang sudah suka-suka sebelumnya.

Komponen Rancang Siuman System Tukang. Suku cadang
expert system OPT jeruk berbasis web terdiri atas 6 bagian ialah 1) beranda, 2) panduan penggunaan sistem, 3) daftar OPT terdepan nan terdiri dari hama dan kelainan, 4) sistem pandai atau halaman untuk pengamatan, 5) hasil pakar, dan 6) tim penyusun. Masing-masing bagian mempunyai kepentingan nan khusus. Adanya interpolasi jenis wereng dan lampiran penyakit penting nan dimasukkan dalam struktur rancang bangun menghasilkan struktur rancang bangun sistem pakar yang berbeda semenjak nan sebelumnya.

Gambar 7. Tampilan aplikasi ES berbasis web

Sistem pakar berbasis smartphone (android) dikembangkan menjadi sistem petisi nan dapat di instal plong telepon genggam yang berbasis android. Keunggulan dari teknologi ini ialah mudah diaplikasikan, dapat digunakan oleh petugas atau orang tani yang kritis atau tidak paham tentang wereng pokok kayu jeruk, dapat digunakan kerjakan monitoring secara kontan (real time) kondisi pamor OPT jeruk di sentra produksi serta tak tergantung sreg gayutan internet. Aplikasi sistem pakar berbasis android akan dirancang dapat digunakan

Balairung Penekanan Pokok kayu Jeruk dan Biji kemaluan Subtropika

22 untuk pengamatan secara offline (sonder koneksi internet). Hasil pengamatan secara offline akan disinkronisasi secara otomatis apabila posisi telepon genggam android pengguna berada di lokasi yang bisa menyirat perhubungan internet. Dengan demikian kebolehjadian pemanfaatan teknologi ini sangat besar bikin digunakan laksana organ monitoring OPT jeruk secara refleks di lapangan. Ekspansi aplikasi sistem pakar berbasis web menjadi berbasis smartphone (android) diharapkan akan meningkatkan adopsi teknologi karena dapat melincirkan pengguna karena lebih tercecer dan efisien dalam aplikasinya. Tuntutan berbasis smartphone (android) telah berangkat diinisiasi, semata-mata akan dikembangkan setelah aplikasi berbasis web diluncurkan.

Komponen sistem juru berbasis android nan dirancang terdiri atas 6 penggalan yaitu 1) splash screen, 2) login dan register, 3) home, cak bimbingan, 4) sistem juru (pengamatan online dan offline), 5) pilihan gejala, 6) informasi pengamantan, dan hasil pengamatan.

Balairung Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika

23

Rang 9. Grafik capaian suku cadang teknologi (2013 – 2022)
Parameter Penampilan


Realisasi

2016 (%)

Realisasi

2017 (%)

Jumlah Teknologi Budidaya Produksi Hortikultura Palamarta

Lingkungan

100 100

Sasaran III

Tersedianya sumberdaya makhluk yang

kompeten dan sarana prasarana yang high

profile, serta terbangunnya jejaring

kerjasama kebangsaan dan antarbangsa yang

awet

Bagi mencapai sasaran tersebut, diukur dengan 1 (satu) indikator kinerja adalah Jumlah Sirkulasi Terobosan Hortikultura nan terdiri dari teknologi yang terdiseminasikan. Mengenai pencapaian target pecah saban indikator kinerja dapat digambarkan umpama berikut:

Indikator Kinerja

Sasaran

Realisasi

%

Jumlah Revolusi Inovasi Hortikultura 1 teknologi 1 teknologi 100 0 2 4 6 8 2022 2022 2022 2022 2022

JUMLAH TEKNOLOGI

Sasaran REALISASI

Balairung Penelitian Tumbuhan Jeruk dan Biji pelir Subtropika

24

3) Capaian Kinerja Diseminasi 1 IKU teknologi yang

terdesiminasikan adalah Percepatan hilirisasi VUB pamelo

menerobos teknologi top working

Percepatan hilirisasi VUB pamelo melalui teknologi top working telah dilakukan di kecamatan Ma’susuk, kabupaten Pangkep sreg bulan Juli-Desember 2022. Di empat lokasi kebun milik orang tani, total total tanaman yang diperlukan 150 tanaman usia 10-20 tahun. Teknologi top working yang dilakukan adalah sambung sisip, sambung selerang dan okulasi, sreg 4 VUB pamelo yakni Nambangan, Bageng, Argo Matang, dan Pamindo Agrihorti. Hasil kegiatan merupakan kaidah hubung sisip memberikan persen keberhasilan nan paling tinggi dibanding cara yang bukan. Respon petani cukup bagus dengan teknologi top working ini, kedepan dinas perladangan Pangkep akan mengganggarkan untuk kegiatan top working di lokasi yang tak.

Akselerasi hilirisasi VUB jeruk melangkahi teknologi top working pula dilakukan di KP Banjarsari, Balitjestro mulai bulan Oktober-Desember 2022. Total jumlah tumbuhan yang diperlukan 70 tanaman arwah 3 perian. Teknologi top working yang dilakukan adalah sambung sisip, sambung selerang dan okulasi, pada 4 VUB jeruk ialah Sitaya Agrihorti, Monita Agrihorti, JRM, dan RGL. Hasil kegiatan ialah prinsip sambung kulit memberikan uang jasa kemenangan yang paling strata dibanding cara nan lain.

Indeks Kinerja


Realisasi


2016 (%)

Realisasi

2017 (%)

Jumlah Diseminasi Inovasi Hortikultura : Teknologi 83 100

Parameter Indikator Kinerja tahun 2022 berlandaskan karya tulis ilmiah yang diterbitkan terealisasi 83%, namun parameter tersebut pada periode 2022 diganti menjadi teknologi yang terdiseminasi dapat tercapai 100%

CAPAIAN OUTCOME DAN KINERJA LAINNYA

Berlandaskan capaian penampilan kegiatan yang telah dihasilkan, ada beberapa capaian yang boleh diperkirakankan ibarat outcome, antara lain penyediaan jauhar sumber dan kerjasama:

 Produksi dan Distribusi Benih Mata air

Ketersediaan benih sumberbebas ki kesulitan yang dihasilkan diupayakan untuk bisa menepati permintaan konsumen melintasi Unit Pengelola Sperma Sendang (UPBS). Sempurna distribusi benih perigi hortikultura paling lain harus menyempurnakan enam kriteria tepat yaitu tepat jenis, tepat waktu, tepat harga, tepat jumlah, tepat loklok, dan tepat kancah. Selain itu cak semau

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika

25 asistensi pengelolaan BF dan BPMT ialah pembinaan system perbenihan jeruk bebas penyakit untuk melajukan pemeriksaan peredaran sperma. Berpangkal aspek menejemen dilakukan upaya-upaya transparansi finansial dalam bentuk memenuhi prinsip accountable dengan cara melakukan penyetoran PNBP secara tepat waktu sesuai aturan nan main-main. Sampai dengan tahun 2022, variasi jeruk nan telah dilepas waktu-perian sebelumnya telah disebarluaskan dan didistribusikan ke 29 area di Indonesia. Instansi atau lembaga pemesan benih sendang antara lain: Dinas Perkebunan, Direktorat Perbenihan,swasta, gapoktan, dan lembaga perbenihan lainnya yang ada di sentra-sentra sitrus Indonesia.

Jumlah benih sumur yang dihasilkan, jumlah pemesan sperma nan memerlukan, jumlah PNBP yang disetor adalah indikator konkrit bahwa produksi mani sumur sitrus bebas kebobrokan punya skor outcome.

Jumlah semen perigi yang telah didistribusi sampai akhir Desember
tahun 2022 terealisasi 188,8% (lalu bertelur) maupun sejumlah 9.444

mayat melebihi dari sasaran yang ditetapkan sebesar 5000 batang. Benih sumber telah didistribusikan sesuai dengan pemesan yang berasal terbit instansi pemerintah maupun swasta.

 Pengawalan Kerjasama

Kerjasama yang dilaksanakan di tahun 2022 sebanyak 2 kerjasama pengawalan teknologi pengembangan tanaman jeruk yang dilaksanakan dengan PTPN IX Jawa Tengah dan Pemerintah kewedanan Kabupaten Maluku Barat Muslihat yang sudah dikerjakan memberikan satu ilustrasi bahwa inovasi teknologi yang mutakadim dihasilkan mempunyai nilai outcome. Oleh karena itu total kerjasama atau banyaknya kerjasama antara Balitjestro dengan mitra kerjasama merupakan suatu indikator outcome yang harus diakui. Membangun kerjasama yang menguntungkan adalah langkah awal bahwa inovasi teknologi yang dihasilkan mempunyai nilai manfaat.

KEBERHASILAN

Kesuksesan menonjol nan sudah dicapai maka dari itu Balitjestro selain indikator kerja utama adalah (a) Kunjungan stake holders, (b) Open house, (c) Sertifikasi Mutiara Menejemen (SMM) benih sumber.

 Kunjungan Stake Holders

Keseleo suatu indikator terdiseminasikan mualamat teknis dan non teknis dari penghasil keterangan kepada pengguna adalah respon mengsol yang maujud salah satunya besaran tamu. Stake holders nan berkunjung ke Balitjestro sangat bineka mulai dari penentu kebijakan pusat dan provinsi, pelaku agribisnis jeruk dan biji kemaluan subtropika, LSM, mahasiswa, pesuluh, dan ibu-ibu darma wanita. Kuantitas kunjungan stake

Balai Penelitian Pohon Jeruk dan Biji kemaluan Subtropika

26 holders yang bisa di record puas hari 2022 mencapai 3.232 orang. Jumlah anjangsana tersebar berpokok wulan ke wulan, berasal ahad ke ahad, dan dari masa ke waktu. Melihat diversifikasi informasi nan dibutuhkan juga sanngat bervariatif yang terkait dengan tugas dan guna balai terlebih ada nan di luar tugas dan fungsi balairung. Kondisi semacam ini merupakan salah satu bukti bahwa susuk tersebut dikenal oleh mahajana secara luas. Oleh karena itu keadaan riil yang dapat kita petik adalah selalu meng up date kebutuhan kekinian stake holders yang tercalit dengan tugas dan kurnia balai dan dapat melakukan pelayan yang memuaskan. Tanpa berbuat hal tersebut secara otomatis lembaga ini akan di tinggalakan oleh masyarakat.

 Wisata Edukasi Petik Jeruk

Jeruk merupakan komoditas biji zakar yang paling menguntungkan diusahakan momen masa ini karena potensi pasar domestik dan peluang ekspornya yang terus berkembang. Selain bisa ditanam di dataran rendah hingga tinggi, biji zakar jeruk sangat disukai oleh anak-anak hingga orang tua. Perkembangan luas areal tanam jeruk di Indonesia pada lima tahun terakhir ini berlangsung sangat cepat. Pada jangka periode tahun 2010-2015 terjadi penurunan luas area panen jeruk nan patut tinggi. Pada tahun 2022 luas panen jeruk di Indonesia sekeliling 51.098 ha dengan produksi 1.785.256 ton. Konsumsi buah jeruk makanya konsumen di Indonesia berdasarkan data FAO yaitu sebesar 3,6 kg/ kapita, jumlah ini masih sangat kerdil dibanding objek FAO sebesar 12 kg/kapita. Balitjestro menginjak copot 10 setakat 24 Juli 2022 membuka wisata edukasi panen jeruk nan dibuka untuk umum setiap musim mulai jam 9.00 sampai 16.00 WIB setiap masa. Petandang akan ditunjukkan lega kawasan tegal sitrus yang sudah lalu menerapkan teknologi PTKJS secara moralistis dan tegar. Pelawat akan bisa menuai jeruk keprok diversifikasi Batu 55, Pulung, Soe, Brasitepu, dan JRM 2022 yang diunggulkan sebagai jeruk nusantara pengganti sitrus impor yang selama ini masuk di Indonesia.

Balitjestro sebagai auditorium studi dibawah Badan Penelitian dan Peluasan Pertanaman (Balitbangtan) berupaya untuk memberikan inovasi dalam pengembangan jeruk dan buah subtropika untuk diadopsi oleh pembajak. Internal tugas dan fungsinya Balitjestro sudah lalu menghasilkan teknologi lakukan eskalasi produksi dan kualitas berpunca jeruk nusantara. Teknologi tersebut telah didiseminasikan di berbagai daerah sentra jeruk di Indonesia buat diadopsi misal pedoman dalam pengembangan agribisnis jeruk.

Keseleo satu cara untuk mentransfer teknologi dan kendaraan peredaran diadakan Wisata Edukasi Petik Sitrus yang dilaksanakan dimulai Tahun Senin, 10 juli 2022. Kegiatan ini mutakadim dibuka makanya komandan Balitjestro, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si. Pembukaan ini akan diwali

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Biji zakar Subtropika

27 dengan pemanenan biji zakar jeruk oleh Ka Balitjestro untuk diberikan kepada stake holder. Kegiatan wisata petik ini terbuka lakukan umum bagi masyarakat. Dengan mendiseminasikan teknologi melalui wisata petik diharapkan mampu menyentak pikiran dari pelaku agribisnis muaupun masyarakat masyarakat buat mengenal dan menggunakan teknologi yang telah dihasilkan.

Harapan dari kegiatan ini yaitu masyarakat dapat meluluk, sparing dan mengenal Bodi Pengkajian dan Ekspansi Persawahan melintasi UPT Balitjestro beserta teknologi yang telah dihasilkan. Kemudian petani boleh mengadopsi teknologi cak bagi hasil produksi nan lebih baik. Selain itu akan menambah kecintaan masyarakat Indonesia akan jeruk Nusantara.

Hingga dengan periode 14 pelaksanaan pariwisata edukasi petik jeruk di Balitjestro sudah lalu dihadiri oleh 2.000 pengunjung yang menclok dari berbagai unsur masyarakat umum dan dari berbagai negeri asal. Petandang dapat secara sinkron jengger buah jeruk dari pohonnya dan memperoleh informasi proses produksi jeruk dari tanaman sampai menghasilkan buah segak nan berkualitas premium dan terlampau baik bakal kebugaran

 Workshop Terobosan dan Teknologi Nomine Jeruk

Aula Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika selain tugas ki akal dan fungsinya melaksanakan penelitian dan menghasilkan inovasi teknologi tanaman jeruk dan buah subtropika mempunyai tugas untuk mendiseminasikan inovasi teknologi unggulannya kepada masyarakat pengguna seharusnya meningkatkan pemanfaatannya sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pemakai teknologi (umum, industri, dan pemerintah).

Balitjestro mendiseminasikan 4 terobosan teknologi unggulan baru

yaitu :

1. Sistem Pakar bikin Monitoring OPT Jeruk

Teknologi Rancang Bangun Expert System (Sistem Juru) menghasilkan program atau sistem aplikasi bakal melakukan pemantauan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terdahulu jeruk secara betulan time berbasis web.

2. PUKAP JESTRO Rabuk Lengkap Pembebasan Lambat (Slow Release Fertilizer)

Pupuk berkepribadian lepas lambat (slow release fertilizer = SRF) prototyp (PUKAP-01; PUKAP-02; PUKAP-03) nan diharapkan akan diproduksi secara masal maka dari itu mitra industri pupuk buat menggantikan baja baku merupakan solusi tepat dalam ikutikutan nutrisi tumbuhan.

Auditorium Pengkajian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika

28
3. Kit Deteksi Cepat umpama Solusi privat Penanganan komplikasi

CVPD di Wilayah Endemis.

Perangkat deteksi cepat nan ialah pelecok suatu teknologi inovatif hasil penajaman memberikan solusi alternatif dalam sistem deteksi penyakit terdahulu jeruk CVPD.

4. BARK PESTICIDE APLIKATOR (BPA)

Bark Pesticide Aplicator adalah perlengkapan permintaan pestisida sistemik menerobos batang pohon jeruk secara optimal. Fungsi alat ini adalah meningkatkan efisiensi pengendalian OPT utama aman bagi lawan
alami OPT dan baik hati lingkungan.

Workshop yang dilaksanakan pada tanggal 30 – 31 Agustus 2022, bermaksud cak bagi Memaparkan 4 inovasi teknologi yunior; Melakukan demonstrasi dan pelatihan kepada stake holder; press conference

dengan media massa dan elektronik terkait trending issues; serta Melakukan kontak jual beli dengan calon mitra kerjasama.

Workshop diikuti oleh 125 orang pecah stake holder dan calon konsumen teknologi dan dagangan di sentra produksi jeruk yang datang dari seluruh Indonesia terdiri bersumber : Puslitbang Hortikultura, Direktorat Perlindungan Hortikultura, BBATP, Jasad SDM, BPOPT, BB BIOGEN, BPTP, BPTPH, POPT, Penyuluh, Kerubungan tani, PTPN, Perusahaan Rabuk dan Calon mitra kerjasama lainnya, Peneliti dan operator, Humas Balitbangtan, wartawan wahana cetak dan elektronik.

Workshop yang dibuka maka itu Dr. Ir. Anang Triwiratno, MP Kepala Seksi Pelayanan Teknis dan Jasa Penelitian mewakilli Kepala Balitjestro yang madya mengikuti kegiatan Berdekatan Kerja di makasar mengambil tema

“Mengembangkan pemanfaatan teknologi unggulan PUI

Balitjestro

dengan

sukma

mendayagunakan

dan

mendiseminasikan hasil penelitian bikin umum”. Kegiatan

selama dua perian diharapkan peran aktif seluruh peserta sebaiknya dapat terjangkau tujuannya untuk mendiseminasikan teknologi nan telah dihasilkan Balitbangtan.

 Publikasi (Internasional dan Kebangsaan)

Makalah embaran

internasional

yang dikirim ke buletin internasional sebanyak 20 makalah yang kemudian terbit 10 makalah (Published) dan 10 makalah masih belum ada informasi dari jurnal dewan redaksi jurnal

(submitted).

Kertas kerja publikasi yang dikirim ke kronik nasional sebanyak 8 kertas kerja yang kemudian terbit 9 makalah (Published) dan 1 makalah masih belum ada warta dari kronik dewan redaksi jurnal (submitted).

Balai Penajaman Tumbuhan Sitrus dan Buah Subtropika

29
 Pembinaan Menuju Pusat Unggulan IPTEK (PUI) pada tahun

2017

Melangkaui seleksi tahun 2022, Kinerja Balitjestro tiba masuk seleksi Kiat Unggulan Iptek, Kemenristekdikti dengan penilaian borang 757, dilanjutkan dengan penilaian masterplan paser sumir (3 musim), paser menengah (5 masa) dan jangka hierarki (15 perian) nan dinilai memenuhi syarat bakal dilanjutkan dengan pembuatan ajuan gambar kerja periode 2022. Sedangkan nominee lembaga litbang nan akan dikembangkan menjadi Pusat Unggulan Iptek akan dinilai berdasarkan pemberitahuan basis kinerja (performance based). Mulai masa 2022, Balitjestro menandatangi sewa selama 3 tahun perumpamaan bagan nan dibina, dan mendapat hibah insentif sebesar Rp 630.000.000, dan menjadi 469.000.000 setelah mengalami efisiensi 30% bikin meningkatkan 3 focus capacity lembaga adalah : (Source-absortive capacity = SAC, Research and development capacity= RDC dan

Diseminating capacity = DC) menuju terwujudnya lembaga nan menang, inovatif dan berdaya saing yang standarnya ditetapkan oleh Kemenristek.

Selama 3 masa pembinaan, lembaga litbang yang dikembangkan sebagai Pusat Unggulan Iptek telah menyerahkan dampak berwujud nan cukup penting terhadap capaian indikator output yang telah ditetapkan

Source: https://id.123dok.com/article/analisis-capaian-kinerja-akuntabilitas-kinerja.y87d2gwz