Balai Penelitian Tanaman Buah Mangga

Jum’at/15 Oktober 2022, Aula Penelitian Tanaman Buah Tropika, Sentral Penelitian dan Peluasan Hortikultura berkerja selevel dengan Direktorat Perlindungan Hortikultura, Universitas Gadjah Mada, Balai Konservasi Pokok kayu Jenggala dan Hortikultura Propinsi Jawa Timur dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikutura Kab. Situbondo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerapan Teknologi Pengelolaan Lalat Buah Skala Luas (Area Wide Management/AWM) pada Pokok kayu Mangga. Kegiatan hari ini adalah perkariban kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara bersemarak yang dimulai berasal Kab. Majalengka (11 Oktober), Sumedang (12 Oktober) di Jawa Barat, Pasuruan (14 Oktober) dan Situbondo (15 Oktober) di Jawa Timur. Kegiatan sosialisasi hari ini dilaksanakan di Kerumunan Bersawah Kirana Tipar Satu, Desa Bayeman, Kec. Arjasa, Kab. Situbondo. Acara dihadiri oleh 75 perserta nan terdiri dari 35 orang penanam, petugas POPT, Jawatan Perkebunan Kab. Situbondo, BPTPH Prop. Jawa Timur.

situ4

Ucapan selamat datang disampaikan oleh Kepala Biro Pertanian Kab. Situbondo, Hariadi T. Laksono, beliau berambisi petatar berharta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk kemajuan pertanian khususnya pertanaman mangga di Kab. Situbondo ini. Acara dimulai dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Penajaman Tanaman Biji kemaluan Tropika.

Strategi dan Garis haluan Pengelolaan Lalat Buah Skala Luas pada Tanaman Mangga, Direktorat Perlindungan Hortikultura yang diwakili oleh Ir. Anik Kustaryati. Riuk suatu program dari direktorat adalah pembentukan kampung hortikultura dan di arena ini bagus sekali mutakadim terbentuk kampung mangga nan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mahajana. Kegiatan pemasyarakatan ini merupakan penggalan berpangkal kegiatan kerjasama dengan ACIAR yang diprogramkan berlantas pada Juli 2022 – Juni 2023.

situ1situ6
situ2

Lebih jauh diberikan pemaparan oleh Dr. Suputa berpunca Fakultas Perkebunan, Institut Gadjah Mada tersapu bioekologi lalat biji pelir dilanjutkan dengan pemaparan maka itu Rahmat fitranto, SP., M.Tr.P. terbit PT. Trigatra terkait teknologi pengendalian laler buah dan hama lainnya pada tanaman mangga nan sudah dilakukan di kebun mangga PT. Trigatra.

situ3

Sreg sesi siang, kegiatan diisi dengan berbagi pengalaman pelaksanaan penerapan teknologi AWM lalat buah pada tanaman mangga Gedong Cat bibir maka itu Pemimpin Kerumunan Bercocok tanam Angling Darma asal Desa Krasak, Kec. Jati Barang, Kab. Indramayu, Waryana dan petugas POPT Kec. Sedong dan Beber, Kab. Cirebon, Cecep Kurnia. Selanjutnya, kegiatan praktek implementasi teknologi AWM Lalat Biji zakar dilakukan di ruang pertemuan dan kebun mangga sekitar lokasi kegiatan.

situ5situ7

Karena ini merupakan perikatan kegiatan sosialisasi AWM Lalat Biji pelir hari terakhir, kita akan mengikhtisarkan kegiatan AWM Lalat Biji zakar pada Tanaman Mangga untuk Sobat Buah Tropika yang tidak adv pernah mengikuti kegiatan sosialisasi di ke-4 lokasi kegiatan.

1. Apa itu AWM Lalat Buah pada Tanaman Mangga?
Manajemen laler biji zakar puas skala luas yang menerapkan perpautan beberapa teknik pengendalian. Luas area pengendalian hama lalat buah minimal 25 hektar.

2. Apa saja komponennya?
Komponen teknologi AWM Laler Buah plong tanaman mangga ini terdiri semenjak:

– Pemuatan monitoring trap
– Male Annihilation Technique (MAT)
– Penyemburan Protein Kuplet (umpan protein)
– Sanitasi buah mangga dan biji zakar inang alternatif lalat buah hama mangga sebagai halnya: Belimbing, Jambu Air, Jambu Ponten dll.

3. Bagaimana melaksanakannya?|
Pengisian haring buat memantau populasi lalat buah (monitoring trap) yang dibutuhkan 1 haring/4 hektar wilayah. Jebakan diberi umpan bahan ilmu pisah Metil Eugenol (Me) yang ditambahkan insektisida yang berbahan aktif Fipronil (4:1 v/v) yang diteteskan ke dental cotton /kapas sebanyak 5ml. Dental cotton diganti dengan yang yunior setiap 2 wulan. Kuantitas populasi laler buah dipantau setiap minggu.

Male Annihilation Technique (MAT) yaitu teknik cak bagi mengurangi populasi laler buah jantan dengan menunggangi ME Wooden Block. ME Block dibuat dengan menggunakan particle board ukuran 5x5x1cm3 yang dilubangi plong satu sebelah bikin kawat penggantung Me Block pada ranting pohon mempelam. Wooden Block direndam dalam larutan Me yang dicampur dengan racun serangga berbahan aktif Fipronil (4:1 v/v) sejauh 24 jam lampau ditiriskan sampai enggak ada enceran Me yang hancuran yang menitis dari ME wooden block. Wooden Block diikat dengan telegram tembaga dan digantungkan pada ranting pohon pauh setinggi 2m bermula permukaan kapling. ME Block dipasang dengan jarak 50m x 50m dan dipasang diseluruh areal perladangan mangga. Pemasangan ME Wooden Block dilakukan selama perian dan diganti setiap 2 bulan.

Penyemprotan Protein Bait (umpan protein) dilakukan bakal mengendalikan lalat buah betina. Cair yang dibuat dengan cara mencampurkan umpan protein dengan air (1:9 v/v) ditambahkan 50 ml racun serangga berbahan aktif Abamectin lakukan 10L larutan. Aplikasi dilaksanakan dengan mencipratkan larutan protein kuplet plong 4 spot jihat kanopi tanaman dengan dosis 100 ml/tanaman (25 ml bakal setiap arah kanopi). Penyemprotan dilaksanakan lega pagi tahun dengan matra butiran spray tidak terlalu halus. Penyemprotan umpan zat putih telur dilakukan sejak buah mangga seukuran telur ayam dengan interval setiap minggu hingga tanaman penuaian.

4. Bagaimana sepatutnya penerapan teknologi AWM Lalat Buah Mangga berhasil dengan baik?
Diperlukan sinergi bermacam rupa pihak privat kondusif kejayaan penerapan teknologi ini yang terdiri dari Gapoktan, LSM, Masyarakat publik, Litbang, Dinas Pendidikan Biro pertanian, Karantina, Perguruan tinggi Direktorat Perawatan Hortikultura, esosiasi eksportir.

Kegiatan sosialisasi ini adalah putaran dari kegiatan Kerjasama antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang diwakili maka dari itu Tubuh Litbang Pertanian dan Direktorat Proteksi Hortikultura dengan Department of Agriculture and Fisheries, Queensland Government dan didanai oleh Australian Center for International Agricultural Researh (ACIAR) dengan project no. HORT/2015/042.

Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dan online melalui permintaan zoom meeting. Buat Sobat Biji zakar Tropika yang cak hendak tahu kegiatan kita masa ini dapat diikuti pada channel youtube Balitbu Tropika.
https://www.youtube.com/watch?v=pXEA61HFed0

Acara ditutup secara sah oleh Kepala Balitbu Tropika, Dr. R. Heru Praptana, SP. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan periode ini merupakan susuk kehadiran pemerintah n domestik mendampingi kegiatan masyarakat khususnya di meres pertanaman dan moga kegiatan ini berharga bagai Bapak/Ibu semua serta bernas meningkatkan pendapatan petani di masa nan akan datang.




Source: http://balitbu.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita-mainmenu-26/1604-sosialisasi-penerapan-teknologi-pengelolaan-lalat-buah-skala-luas-area-wide-management-awm-pada-tanaman-mangga-seri-ke-4