Bahasa Jawa Halus Dan Artinya

Daftar Isi

  • Fakta Tentang Bahasa Jawa
    • Bahasa Jawa Memiliki Banyak Penutur
    • Bahasa Jawa Memiliki Logat yang Beragam
    • Terdapat Levelisasi Intern Bahasa Jawa
    • Bahasa Jawa Makmur Akan Turunan Alas kata
    • Bahasa Jawa Tersuguh di Google Translate
  • Bahasa Jawa dan Artinya (Khazanah kata Bahasa Jawa)
    • Bahasa Jawa Halus Ngoko Sehari-masa
    • Bahasa Jawa Halus Kromo Sehari-Hari
    • Bahasa Jawa Garang
    • Percakapan Bahasa Jawa

Berdasarkan hasil studi yang pergaulan dilakukan maka itu Sentral Pengambangan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ternyata Bahasa Jawa merupakan bahasa yang paling banyak pencerita maupun pengguna di Indonesia.

Ibarat bahasa dengan jumlah pendongeng terbanyak, maka tiak mengherankan banyak ungkapan bahasa Jawa yang populer di kalangan masyarakat. Contohnya seperti pengenalan gecul Bahasa Jawa, makna filosofi orang Jawa, dan kata bijak Bahasa Jawa.

Suku Jawa selalu menunggangi Bahasa Jawa dimanapun mereka tinggal. Selain digunakan di area aslinya sebagaimana Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogjakarta, ternyata Bahasa Jawa digunakan sekali lagi di sebagian daerah Jawa Barat, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

Supaya kalian makin kenal dengan Bahasa Jawa, silakan kita cari adv pernah justru dahulu fakta akan halnya Bahasa Jawa berikut.

Fakta Adapun Bahasa Jawa

bahasa jawa
Sumber: Phinemo

Laksana bahasa nan sudah ada sejak ratusan periode silam, maka tak heran Bahasa Jawa digunakan di banyak distrik dan tempat, bahkan penggunanya mencapai asing wilayah. Puas perian 2022 Bahasa Jawa timbrung ke dalam daftar 10 raksasa bahasa minimum banyak dituturkan di mayapada. Yuk, cari tahu fakta Bahasa Jawa selengkapnya.

Bahasa Jawa Mempunyai Banyak Pencerita

percakapan jawa
Sendang: Etnis

Berlandaskan laporan, pada tahun 2000 Bahasa Jawa merupakan bahasa yang dituturkan oleh banyak makhluk, bukan hanya di n domestik negeri akan tetapi di luar negeri.

Bahkan Bahasa Jawa mempercundang jumlah penggunaan bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia.

Sesungguhnya bukanlah hal yang aneh saat Bahasa Jawa lebih banyak dituturkan atau digunakan berasal puas bBahasa Indonesia, sebab bahasa ini banyak dituturkan di luar kawasan pula, sebagai halnya di Belanda, Nouvelle Celedonie, Cocos Island, Malaysia, dan Singapura.

Bahasa Jawa N kepunyaan Logat yang Beragam

Sama halnya dengan Bahasa Sunda, bahasa Jawa memiliki logat atau dialektika yang beraneka ragam.

Misal belaka detik kita berkunjung ke daerah Tegal atau Pekalongan, maka akan menemukan perbedaan ketika kita menjenguk ke Semarang.

Atau saat melawat ke wilayah Jawa tengah dan Jawa Timur, karuan akan berlainan.

Terdapat Levelisasi Intern Bahasa Jawa

Maksud dari levelisasi, artinya Bahasa Jawa memiliki hierarki dalam menggunakan kosakata nan menunjukan sanjungan kepda lawan bicara.

Karuan tidak banyak bahasa yang memiliki levelisasi ataupun tingkatan intern penggunaannya, umumnya levelisasi hanya ada dalam Bahasa Sunda dan Bahasa Jawa.

Bahasa Jawa Congah Akan Basyar Alas kata

Berbeda halnya dengan Bahasa Indonesia, bahasa Jawa berbenda akan turunan pengenalan. Misal di dalam Bahasa Jawa, padi bisa diturunkan menjadi beberapa bahasa.

Jikalau padinya mutakadim dipanen menjadi
pari, jika sudah lalu dikupas kulitnya menjadi
menir
sedangkan apabila telah menjadi nasi, namanya menjadi
sugo.

Bahasa Jawa Tersedia di Google Translate

Tidak semua bahasa daerah di Indonesia bahkan di manjapada terletak atau cawis di Google Translate. Tentu ini menjadi kebesarhatian untuk masyarakat Indonesia, khususnya Jawa.

Bahasa Jawa sendiri sudah lalu tersedia di Google Translate sejak tahun 2022, namun pada mulanya peluncurannya masih berstatus
alpha
karena masih membutuhkan koreksi dan penyempurnaan.

Bahasa Jawa dan Artinya (Kosakata Bahasa Jawa)

aksara jawa
Mata air: SINDO News

Selepas kita mengenal fakta istimewa mengenai Bahasa Jawa, sekarang saatnya kita mengenal kosakata bahasa jawa beserta artinya.

Kosakata Bahasa Jawa ini terbagi menjadi dua adegan, yakni Bahasa Jawa halus ngoko krama serta Bahasa Jawa kasar.

Pembeda Bahasa Jawa lembut dan Bahasa Jawa kasar, tentu kerumahtanggaan penggunaanya.

Rata-rata, Bahasa Jawa kasar atau lumat sangat berkaitan erat dengan suatu wilayah tertentu, sebagai contoh Bahasa Jawa di kawasan Jawa Tengah dirasa lebih halus, seandainya dibandingkan dengan di daerah Jawa Timur.

Bahasa Jawa Halus Ngoko Sehari-hari

Berikut ini ialah Bahasa Jawa halus ngoko yang cak acap digunakan sehari-hahri.

  1. Saya = Kulo
  2. Kamu = Kowe
  3. Kami = Awakdhewe
  4. Ia = Deweke
  5. Ini = Iki
  6. Itu = Kui
  7. Opo = Apa
  8. Kapan = Bilamana
  9. Dimana = Ngendhi
  10. Yangmana = Singendhi
  11. Mana tahu = Sopo
  12. Cak kenapa = Ngopo
  13. Bagaimana = Piye
  14. Ya = Yoh
  15. Enggak = Ora
  16. Barangkali = Menowo
  17. Suatu = Siji
  18. Dua = Loro
  19. Tiga = Telu
  20. Empat = Papat
  21. Panca = Limo
  22. Sepuluh = Sedasa
  23. Seratus = Satus
  24. Seribu = Sewu
  25. Orang = Uwong
  26. Maskulin = Lanang
  27. Dara = Wadhon
  28. Ayah = Rama
  29. Ibu = Ibu
  30. Anak = Lare
  31. Nama = Jeneng
  32. Komisi = Duwit
  33. Urinoar = Mburi
  34. Air = Banyu
  35. Jalan = Dalan
  36. Kira-taksir = Kiro-kiro
  37. Semua = Kabeh
  38. Kalau / Jika = Menowo
  39. Lebih = Luwih
  40. Dahulu = Banget
  41. Dari = Seko
  42. Ke = Dateng
  43. Saat ini = Saiki
  44. Baru = Anyar
  45. Gaek = Tuwo
  46. Janjang = Dowo
  47. Pendek = Cendek
  48. Murah = Berma
  49. Mahal = Larang
  50. Seksi = Benther
  51. Dingin = Adem
  52. Semalam = Wingi
  53. Musim ini = Saiki
  54. Besok = Sesuk
  55. Atas = Nduwur
  56. Pangkal = Ngisor
  57. Lapar = Ngelih
  58. Bahagia = Seneng
  59. Nyeri = Lara
  60. Maaf = Ngapunten

Bahasa Jawa Halus Kromo Sehari-Hari

Berikut merupakan Bahasa Jawa halus kromo dan artinya

  1. Saya = Dalem
  2. Dia = Panjenengan
  3. Kami = Kito
  4. Sira = Piyambakipun
  5. Ini = Meniko
  6. Itu = Niku
  7. Segala = Menopo
  8. Pada saat = Kapan
  9. Dimana = Woten Pundhi
  10. Yangmana = Ingkangpundhi
  11. Siapa = Sinten
  12. Mengapa = Kadhosmenopo
  13. Bagaimana = Kadhospundi
  14. Ya = Inggih
  15. Tidak = Mboten
  16. Mana tahu = Menawi
  17. Satu = Setunggal
  18. Dua = Kalih
  19. Tiga = Tigo
  20. Catur = Sekawan
  21. Lima = Gangsal
  22. Sepuluh = Sedasa
  23. Seratus = Setunggalatus
  24. Seribu = Setunggalewu
  25. Insan = Tiyang
  26. Lelaki = Kkakong
  27. Amoi = Estri
  28. Ayah = Romo
  29. Ibu = Ibu
  30. Anak = Putro
  31. Nama = Asmo
  32. Uang = Artho
  33. Kamar Kecil = Wingking
  34. Air = Toya
  35. Jalan = Mergi
  36. Kira-nyana = Kinten-kinten
  37. Semua = Sedanten
  38. Sekiranya / Takdirnya = Menawi
  39. Makin = Langkung
  40. Suntuk = Sanget
  41. Terbit = Saking
  42. Ke = Dateng
  43. Sekarang = Sakmeniko
  44. Bau kencur = Enggal
  45. Bertongkat sendok = Lanjut usia
  46. Tingkatan = Panjang
  47. Pendek = Cendek
  48. Murah = Merah
  49. Mahal = Larang
  50. Panas = Benther
  51. Dingin = Asrep
  52. Kemarin = Kolowingi
  53. Hari ini = Sakmeniko
  54. Tulat = Mbnejang
  55. Atas = Nginggil
  56. Bawah = Ngandhap
  57. Lapar = Luwe
  58. Bahagia = Rahayu
  59. Sakit = Gerah
  60. Maaf = Ngapuro

Goresan di atas adalah kosakata Bahasa Jawa dan artinya. Tentunya masih ada banyak kosakata lainnya.

Bahasa Jawa Bernafsu

Seperti yang telah disinggung pada adegan atas, Bahasa Jawa berangasan protokoler digunakan di kewedanan Jawa Timur, area Jawa pantai utara ataupun rantau selatan.

Interlokusi Bahasa Jawa

Berikut ini adalah contoh percakapan dengan Bahasa Jawa dan artinya dengan Bahasa Indonesia.

Irfan : Hai Mus (Hai Mus)

Mus : Hai Irfan (Hai Irfan)

Irfan : Kowe lagi ngapa? (Kamu sedang apa? / kamu juga ngapain?)

Mus : Aku lagi nandur kembang pintu. Aku njaluk tulung gawakno pot kembang sing ning bunga tasbih kae mrene, isa ora? (Aku sedang/lagi menanam bunga nih. Aku harap tolong bawakan pot anak uang yang di sana itu ke sini boleh nggak?

Irfan : Ya ( Mus nggawa jambangan kembange)…..Mus iki pot kembange. (ya…Irfan mengapalkan pot bunganya…Mus ini pot bunganya)

Mus : Matur nuwun ya (sambut belas kasih ya)

Irfan : Padha-padha Siti. Kembang-kembang iki endah ya. Apa iki kabeh duwekmu Mus? (Setolok-sama Mus. Bunga-bunga ini indah ya. Segala apa ini semua punyamu Mus?)

Mus : Iya. Ibuku mundhutake kembang-kembang iki kabeh kanggo aku. (Iya ibuku membelikan bunga-bunga ini semua bikin aku)

Irfan : Enggak ewangi nyirami kembange ya? (Aku bantu menyirami bunganya ya?)

Mus : Wis ora usah Nina sampai-sampai dadi ngrepotake awakmu…(udah nggak usah Nina malah merepotkan dia…)

Irfan : Ora apa-apa…aku malah seneng hlo (nggak apa-apa..aku lebih-lebih doyan lho)

Mus : Ya wis kae nek njupuk banyu embuk kran kidul kae ya….(Ya udah itu kalau mencoket air di keran sebelah selatan itu ya..)


Nah, itu dia pembahasan mengenai Bahasa Jawa dan artinya, mulai dari Bahasa Jawa halus kromo, Bahasa Jawa halus ngoko, sampai dengan konseptual konversasi Bahasa Jawa.

Semoga potongan tentang Bahasa Jawa dan artinya ini signifikan bakal kalian dan dapat mengingatkan kita lagi akan bahasa daerah kita. Selain percakapan Bahasa Jawa, kalian juga bisa membaca mengenai peribahasa Jawa yang penuh makna.

Temukan berbagai ragam pilihan rumah terlengkap sebagai halnya pada perumahan The Icon Acropolis di daftar milik & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu badal kepunyaan independen maupun agen dinas properti.

Kamu sekali lagi boleh belajar lebih lanjut mengenai Milik di Property Academy


by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melampaui App Store maupun Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – Pintar jual beli kontrak properti.

Penyunting: Daisy

Featured image source: Firmankasan

Source: https://www.pinhome.id/blog/bahasa-jawa-dan-artinya/

Posted by: gamadelic.com