Bagaimana Tanaman Jeruk Supaya Berbuah Sepanjang Tahun Balijestro

MALANG, KOMPAS.com
– Kementerian Pertanian mengembangkan teknologi pembuahan jeruk yang dikenal dengan Bujangseta atau pembuahan jeruk berjenjang selama tahun.

Teknologi itu bisa takhlik jeruk berhasil sepanjang hari.

Momen ini, teknologi bujangseta sudah diterapkan di kebun penanam di Banyuwangi.

Kesudahannya, sitrus nan biasa panen selama dua sampai tiga kali dalam setahun, meningkat menjadi lima sampai enam kali panen dalam setahun.

Baca juga: Inovasi Mahasiswa Unpad, Indra peraba Jeruk Nipis Jadi Pembasmi Jentik Nyamuk anopeles

Kepala Badan Investigasi dan Ekspansi (Litbang) Kementerian Pertanian Fadjry Djufry mentargetkan, masa depan bujangseta bisa diterapkan di pekebun jeruk seluruh Indonesia.

Fadjry mengungkapkan, persoalan jeruk di Indonesia merupakan masa panen yang musiman. Menurutnya, produksi sitrus yang mencecah 2,2 miliun ton per tahun sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan jeruk kebangsaan.

Saja saja, produksi jeruk menumpuk di musim tertentu sehingga pada rembulan-rembulan tertentu stok sitrus habis dan harus memasarkan untuk menyempurnakan kebutuhan jeruk nasional.

Dengan teknologi bujangseta, kebutuhan jeruk akan terpenuhi sejauh tahun minus mengintai masa.

“Indonesia sepanjang masa ada matahari. Bintang sartan kita bisa mengatur produksi kita,” katanya saat di Auditorium Penggalian Jeruk dan Buah Sub Tropis (Balitjestro) Kota Bujukan, Jawa Timur, Jumat (19/7/2019).

Baca juga: Jeruk Keprok di Dataran tinggi Gayo, Ditanam Belanda hingga Bintang sartan Komoditas Terdahulu

Sutopo, pemeriksa sitrus di Balitjestro Kota Batu menjelaskan, terdapat tiga tahap pemeliharaan bujangseta.

Yakni, pengelolaan kanopi atau pemangkasan nan dapat memacu pertunasan vegetatif dan generatif supaya bertambah sebabat dan komplikasi bisa dikendalikan.

Selain itu sekali lagi suka-suka manajemen nutrisi. Sutopo mengatakan harus ada perhubungan antara kawul padat dan larutan untuk menambah nutrisi plong tanah.

Frekuensi pemupukan pula harus ditingkatkan. Dari yang tetapi tiga siapa intern setahun, ditingkatkan menjadi delapan kali dalam satu musim.

“Ternyata dengan perbaikan penyelenggaraan nutrisi air dan pupuk ini akan menghasilkan pembuahan yang berjenjang,” jelasnya.

Berikutnya adalah manajemen pengendalian hama supaya kualitas jeruk tetap terjamin.

Sutopo mengatakan, sekiranya teknologi bujangseta ini sudah lalu diterapkan di seluruh Indonesia, tidak akan suka-suka lagi impor jeruk dan Indonesia akan berpeluang cak bagi berbuat ekspor.

Detik ini, sudah ada tuntutan ekspor jeruk dari sejumlah negara hanya saja Indonesia masih belum bisa menetapi tuntutan itu.

“Permintaan ekspor telah ada tapi masih belum boleh menyajikan,” katanya.

Dapatkan update
berita saringan
dan
breaking news
setiap hari berasal Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install tuntutan Benang besi terlebih dulu di ponsel.

Source: https://regional.kompas.com/read/2019/07/20/14475291/teknologi-ini-mungkinkan-jeruk-berbuah-sepanjang-tahun?page=all