Bagaimana Gejala Dari Tanaman Jagung Yang Terserang Lalat Buah

  • dppp
  • 08 Dec 2022

  • Artikel,

  • 22782

PENGENDALIAN LALAT BUAH PADA Tanaman Lada

Lombok adalah riuk satu komoditas tanaman nomine bakal para peladang. Harga cabai yang sering melambung tinggi serta mudah internal penjualannya menjadi muslihat tarik tersendiri sehingga banyak petambak yang bersilaju-lomba membudidayakan tanaman hortikultura ini. Namun membudidayakan pokok kayu lada tidaklah semudah kedengarannya, berkali-kali penanam cabai mengalami kemusykilan n domestik membudidayakannya dan bukan fertil menyelesaikan siklus roh tanaman embalau. Salah satu masalah yang menjadi penghambat kesuksesan budidaya cili ialah hama dan kelainan yang selalu datang mencela. Keseleo satu hama yang patut sering menyebabkan kegagalan internal budidaya cabai adalah lalat biji zakar.

Drosophila melanogaster alias yang kian dikenal laler buah ini memiliki siklus hidup yang relatif ringkas. Belaka dengan siklus hidup yang hanya dua pekan saja bisa mengakibatkan kerugian dan kekecewaan panen bagi para peladang cabai. Laler buah dewasa akan memangkalkan telurnya di n domestik buah. Sreg waktu menetas, bernga akan memakan daging biji pelir sehingga buah lada akan rusak dan gugur sebelum masa panen.

Serangan hama lalat biji pelir bisa terlihat sedarun oleh mata telanjang. Gejala bidasan ditandai dengan : lalat biji kemaluan akan terlihat di buah sahang yang masih muda; gagang cangkul biji pelir cabai akan menguning dan biji pelir berguguran; jika telur lalat buah di letakkan di ujung biji zakar maka biji zakar cabai akan terbantah menguning dan busuk serta adv minim basah; puas biji kemaluan sahang yang terserang hama lalat biji kemaluan akan terdapat tutul hitam bekas tikaman laler buah untuk meletakkan telurnya; dan jikalau buah dibelah akan terlihat larva lalat seperti ulat berwarna putih.

Jika pertanda bidasan lalat biji kemaluan sudah menginjak tertentang buru-buru cak bagi pengendalian wereng lalat buah. Akan halnya pendirian pengendalian hama lalat buah plong tanaman cabai adalah bagaikan berikut : bikin sanitasi lahan dengan mengumpulkan dan membakar buah yang kemungkus akibat tempayak biji kemaluan, hal ini berarti karena larva yang ada di buah akan berubah menjadi pupa nan puas akhirnya akan menjadi lalat buah yang mentah; jangan mengebumikan cabai di lahan lulusan tanaman inang seperti timun, oyong dan pare; gunakan perangkap antraktan methyl eugenol lalat buah, yaitu haring lalat buah yang diberi penghela berupa methyl eugenol; gunakan lem haring seperti mana melitat lem; petiklah buah cabai nan terserang dan musnahkan dengan kaidah dibakar atau dikubur; gunakan biji pelir-buahan seperti mana nangka, timun yang aromanya disenangi laler buah, rancam dengan racun serangga target aktif metomil; dan injeksi pohon cabe menggunakan pestisida insektisida berbahan aktif deltametrin, dimehipo, kartophidroklorida, klorpirifos, metomil, profenofos, atau sipermetrin. Waktu pemancaran mudah-mudahan dilakukan pada pagi perian saat nyamur masih menempel di dedauanan.

Penulis : Denni

Editor : Batu cermin Ekawati/Asmil Felanda


Post Tersapu

Source: https://dppp.bangkaselatankab.go.id/post/detail/821-pengendalian-lalat-buah-pada-tanaman-cabai