Bagaimana Cara Mendapatkan Lailatul Qadar

Seandainya rembulan Ramadhan diumpamakan seperti gerak Jalan maka pemberian doorprize minimum besar tentulah malam Lailatul Qadar. Ya, boleh jadi kita sudah tahu bukan main lilin lebah suatu ini pahalanya benar-benar luar protokoler besar. Ibadah apa pun yang kita lakukan di malam itu, pahalanya sama seperti melakukannya selama sewu bulan atau 83 hari penuh tanpa kotong.

Tak begitu juga doorprize gerak jalan nan bisa didapatkan sahaja jika kita sepan berbintang terang, Lailatul Qadar mampu diraih jika kita menginginkannya. Tapi, hal samudra tak didapatkan dengan cara yang mudah. Begitu pun Lailatul Qadar yang harus didapatkan dengan usaha keras.

Suntuk penting bakal bisa mendapatkan malam satu ini. 83 tahun pahala penuh menanti kita yang bisa mendapatkannya. Nah, walaupun susah, tapi bukan berarti mustahil, simak tips-tips berikut biar bisa dapatkan Lailatul Qadar dengan pendirian yang lebih mudah.

1. Set Alarm Meski Boleh Bangun Tepat Perian

Begadang memang bisa membuat kita gampang mendapatkan Lailatul Qadar. Tapi konsekuensinya tentu bakal invalid konsentrasi. Sholat ngantuk, dzikir ngantuk, bahkan sahur kelewatan. Begadang mungkin kaidah nan oke, tapi berisiko kerjakan konsentrat Lailatul Qadar jadi hampa melompong.

Pasang alarm [Image Source]
Pasang alarm [Image Source]

Tidur adalah langkah yang bagus supaya ibadah bisa konsen, tapi jangan hingga keterlaluan juga. Makanya, mandu yang paling gampang adalah pakai sirene. Set tanda bahaya sesuai kapan kita ingin bangun. Jam 12 ataupun mungkin lebih pagi lagi. Alarm sendiri masa ini banyak macamnya. Ada yang stereotip sampai super canggih. Jadi, nggak ada alasan untuk nggak boleh bangun, kan?

2. Biar Nggak Ngantuk, Habis Terawih Sinkron Tidur

Salah suatu uang pelicin cak agar nggak ngantuk ketika bangun malam yaitu tidur lebih awal. Cara ini sendiri telah pernah diungkapkan makanya Nabi. Nah, berhubung Ramadhan jadwal ibadahnya bertambah padat, maka kita tentu sebaiknya tidak serta merta tidur ketika selesai sholat Isya’.

Tidur setelah Tarawih [Image Source]
Tidur setelah Tarawih [Image Source]

Ya, selesaikan dulu terawih dan tadarusnya dulu hijau tidur. Harus sinkron tidur ya setelahnya kendati bertambah banyak waktu untuk beristirahat. Tidur dengan waktu yang makin tangga bisa bikin siuman kian oke. Kalau khawatir kebablasan, sekali lagi ke poin pertama. Yup, pakai alarm.

3. Bisa Tidur Siang Makin Baik

Teorinya, makin banyak periode nan kita habiskan buat tidur di siang hari, maka biasanya akan makin kuat begadang alias bangun lilin batik. Entah bagaimana korelasinya, tapi puas kenyataannya memang seperti itu. Cukuplah, dengan teori yang separas kita boleh memanfaatkan hal itu agar bisa sadar lilin lebah dan mendapatkan Lailatul Qadar.

Tidur siang [Image Source]
Tidur siang [Image Source]

Tidur siang layak bulan ampunan itu menyenangkan lho. Selain bisa kerjakan bugar dan membuat kita sekejap teralih perhatiannya dari rasa lapar, tidur siang juga berpahala. Bukan kah tidurnya orang puasa itu ibadah?

4. Kurangi Aktivitas yang Musykil-Susah Biar Nggak Payah

Puasa memang bukan alasan cak bagi tidak melakukan aktivitas seperti jamak. Tapi, khusus untuk 10 hari bungsu Ramadhan, ada baiknya kamu mengurangi aktivitas nan berat. Alasannya sendiri bagi menghindari dari rasa capek.

Hindari aktivitas berat [Image Source]
Hindari aktivitas berat [Image Source]

Sudahlah, ketika tubuh payah, maka dampaknya akan mewujudkan ngantuk dan lelah. Akibatnya kita jadi makin sulit bangun buat mendapatkan Lailatul Qadar. Intinya adalah bagaimana mengatur jasad biar nggak bersisa capek sehingga nggak celih ingat untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar yang nomplok hanya sekali setahun itu.

5. Berdoa Dengan Ketekunan nan Besar

Mandu terakhir hendaknya dapat mendapatkan Lailatul Qadar yang sani adalah dengan memintanya berbarengan kepada Sang Penyelenggara. Ya, cara ini mungkin terdengar paling kecil mudah tapi terlebih yang paling manjur.

Ilustrasi berdoa [Image Source]
Ilustrasi berdoa [Image Source]

Sebelum tidur kita minta dengan sungguh-alangkah moga dikuatkan lever dan badan lakukan boleh mendapatkan Lailatul Qadar. Biasanya kalau bersungguh-sungguh pasti bisa, entah bagaimana caranya. Jangan pernah meragukan doa, apalagi ini adalah bulan puasa di mana pintu aplikasi dibuka seluas-luasnya.

Lailatul Qadar sungguh osean keutamaannya, sayang sekali seandainya kita melewatkannya serupa itu saja. Makanya, tidak problem jika harus berbuat usaha yang sedikit karena apa yang kita bakal dapatkan sangat sesuai lebih lagi berlebih.

Source: https://www.boombastis.com/cara-dapatkan-lailatul-qadar/72846

Posted by: gamadelic.com