Bacaan Mandi Wajib Setelah Nifas

Jika berbicara mandi terbiasa tentunya praktek mandi tidak sama dengan mandi biasa, harus cak semau tatacara dan doa mandi teristiadat.

Pada umumnya ummat mukmin junjungan-junjungan atau wanita jika sudah lalu masuk balligh tentu teradat tahu tentang tatacara mandi wajib.

Karena mau tidak ingin hal ini akan ditemuinya seperti mana keluar mani buat laki-laki dan haid bagi wanita.

Mandi mesti juga cinta dikatakan mandi hadas, apabila praktek bersiram tersebut tidak benar maka akan meruasak semua amalan selanjutnya.

Maka berpangkal itu bagi ummat muslim yang sudah lalu balligh dan berlogika segak teradat adv pernah dan reaktif tatacara berikut doanya.

Penyebab Bersiram Wajib Berikut Doanya

Penyebab-Mandi-Wajib-Berikut-Doanya

Sebelum memafhumi adapun tatacara bersiram teristiadat maka ada baiknya simak terlebih dahulu hal yang menjadi sebab mandi perlu.

Kejadian ini sangat utama bagi ummat mukminat karena takdirnya tidak memahaminya maka akan subversif ibadah lainnya. Disebabkan karena tidak jati badannya untuk mengerjakan ibadah.

Jika terjadi hal seperti mana dibawah ini maka mandu tepat lakukan mensucikannya adalah dengan mandi wajib.

Berikut dibawah ini keadaan penyebab mandi wajib :

Persetubuhan / Hubungan Intim / Bersenggama

Yang menjadi sebab pertama wajib bersiram atau mandi teristiadat adalah jimak atau berhubungan intim yang dilakukan oleh laki gendak yang sah.

Pernah intim termasuk sunnah bagi suami cem-ceman dan terlebih bisa menjadi mesti karena turut kategori alat pencernaan bathin.

Selain daripada itu asosiasi intim juga riuk satu sarana untuk memperoleh pertalian keluarga melangsungkan kehidupan.

Sahaja jangan hanya adv pernah prinsip koitus/ hubungan intimnya saja, akan tetapi pahami juga bagaimana cara mandi setelah persetubuhan.

Wajibnya bersiram seseorang yang telah malakukan pergaulan intim tertera internal sebuah hadits nan diriwayatkan maka dari itu Abu Hurairah Ra.

Bahwa rosulullah SAW berkata :

إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الأَرْبَعِ ثُمَّ جَهَدَهَا ، فَقَدْ وَجَبَ الْغَسْلُ

Artinya:
“Jika seseorang duduk di antara catur anggota badan istrinya, dulu mati-matian kepadanya, maka perlu baginya mandi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Didalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa Aisyah RA Berkata :

إِنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنِ الرَّجُلِ يُجَامِعُ أَهْلَهُ ثُمَّ يُكْسِلُ هَلْ عَلَيْهِمَا الْغُسْلُ وَعَائِشَةُ جَالِسَةٌ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنِّى لأَفْعَلُ ذَلِكَ أَنَا وَهَذِهِ ثُمَّ
نَغْتَسِلُ
».

Artinya:
“Sendiri laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang sendiri laki-junjungan nan menyetubuhi istrinya namun tidak sampai keluar air mani. Apakah keduanya terlazim bersiram? Sedangkan Aisyah ketika itu semenjana duduk di samping, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku koteng susunan bersetubuh dengan wanita ini, namun tidak keluar mani, kemudian kami pun mandi.” (HR. Muslim )

Takbir Mandi wajib Setelah Hubungan Erat

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya:
“Aku niat bersiram bikin menghilangkan hadas besar dari jinabat, fardhu karena Yang mahakuasa Ta’ala.”

Keluarnya Air Jauhar Baik Disengaja Maupun Tidak

Sebab mandi perlu nan kedua adalah keluarnya Air mani baik sengaja atau tidak sengaja. Privat artian bukan hanya detik berhubungan intim diluar hal tersebut jikalau setakat melepaskan air mani maka teristiadat mandi.

Salah satunya adalah pada sat datangnya syahwat nan kuat dan bilamana tidur lalu berfantasi basah.

Kejadian ini diwajibkan oleh Allah melampaui firmannya :

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Artinya:
“Dan jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al-Maidah : 6 )

Doa Mandi terbiasa Setelah Keluarnya Air Sperma

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Artinya:
“Aku niat bersiram untuk menghilangkan hadas besar bermula jinabat, fardhu karena Tuhan Ta’ala.”

Keluarnya darah Haid dan Nifas Cak bagi Wanita / Perempuan

Penyebab selanjutnya adalah keluarnya darah haid dan nifas, ini hanya berlaku kepada seorang wanita.

Hal ini sudah menjadi halal jikalau haid adalah kondisi keluarnya darah koteng wanita setiap satu bulan sekali minimal 1 hari satu malam dan maksimalnya 15 hari.

Sedangkan nifas adalah darah yang keluar dari sendiri wanita setelah melahirkan paling sedikitnya adalah suatu semburan, waktu sedangnya yakni 40 hari dan paling kecil lama 60 periode.

Jika dua situasi ini seperti haid dan nifas sudah selesai maka untuk kamum wanita muslim wajib melaksanakan mandi wajib.

Hal ini diperintahkan oleh Rosulullah SAW melalui hadisnya didalam hadits bukhori dan muslim.

Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Bersabda :

فَإِذَا أَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِى الصَّلاَةَ وَإِذَا أَدْبَرَتْ فَاغْسِلِى عَنْكِ الدَّمَ وَصَلِّى

Artinya:
“Apabila kamu datang haid hendaklah kamu meninggalkan shalat. Apabila pembawaan haidh berhenti, hendaklah dia mandi dan mendirikan shalat.” (HR. Bukhari, dan Muslim ).

Doa Bersiram teristiadat Setelah Haid Dan Nifas

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Artinya:
Sengaja aku niat bersiram bakal menentramkan hadats samudra disebabkan haid karena Halikuljabbar Ta’ala.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

Artinya:
“Aku berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas lautan dari nifas karena Allah Ta’ala.”

Mualaf / baru Masuk Islam

Mualaf yaitu seseorang yang baru saja memeluk agama islam. Seorang mualaf juga teragendakan sebab mandinya wajib.

Apabila ada kerabat yang baru masuk islam maka sampaikanlah buat mendi terbiasa terlebih dahulu sebelum melakukan ibadah-ibadah tidak.

Tersapu seorang mualaf yang wajib bersiram tambahan pula dahulu dijelaskan dalam hadits. Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallah Bersabda :

أَتَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أُرِيدُ الإِسْلاَمَ فَأَمَرَنِى أَنْ أَغْتَسِلَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ.

Artinya:
“Aku hubungan mengarah Utusan tuhan shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku ingin masuk Selam. Lantas sira memerintahkan aku mandi dengan air dan bidara.” (HR. Serbuk Daud, Tirmidzi dan An-Nasa’i)

Doa Mandi wajib Seorang Muallaf

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Artinya:
“Dengan menegur label Allah, aku niat bersiram kerjakan menghilangkan hadas lautan, fardu karena Allah ta’ala.

Mayyit / Bangkai

Situasi yang menjadi sebabnya mandi perlu ialah seorang mayyit atau batang. Bagi kaum muslimin yang masih atma maka teristiadat memandikan jenazah.

Karena ini tersurat tatacara pengelolaan kunarpa, sebagai halnya pasca- mandi maka dilanjutkan mengkafani, menyolatkan dan menyelamatkan.

Jika tatacara diatas tak dijalankan maka itu ummat muslim yang masih nasib maka satu kampung tersebut berdosa.

Pun juga terkait wajib mandinya jenazah diperjelas kerumahtanggaan sebuah hadits yang diriwayatkan dari
Ummu ‘Athiyyah.

دَخَلَ عَلَيْنَا النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- وَنَحْنُ نَغْسِلُ ابْنَتَهُ فَقَالَ « اغْسِلْنَهَا ثَلاَثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَاجْعَلْنَ فِى الآخِرَةِ كَافُورًا

Artinya:
“Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam cenderung kami dan ketika itu kami sedang memandikan puteri beliau, lalu dia perintahkan, ‘Mandikanlah tiga atau lima atau lebih tinimbang itu. Jika memang mesti dengan bidara dan di akhirnya diberi kapur barus.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dimandikannya koteng jenazah apabila memang kondisi badannya memungkinkan dan tak mati syahid.

Tentang kerjakan ummat muslim yang meinggalnya syahid maka lain diwajibkan mandi sebagaimana perintah Rosulullah dalam sebuah haditsnya :

وَأَمَرَ بِدَفْنِهِمْ فِى دِمَائِهِمْ ، وَلَمْ يُغَسَّلُوا وَلَمْ يُصَلَّ عَلَيْهِمْ

Artinya:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mensyariatkan untuk mengetanahkan mereka (yang meninggal dunia puas perang Uhud) dengan darah-darah mereka dan tidak dimandikan, tak pula dishalatkan.” (HR. Bukhari)

Doa Memandikan Jenazah

نويت الغسل لاستباحة الصلاة عليه \ نويت الغسل عن هذه الميت

Artinya:
“Saya niat memandikan mayyyit ini / saya kehendak memandikan untuk memperbolehkan menyolatinya”

Penutup

Inilah sedikit pengajuan tersapu tahlil mandi teradat yang ditulis dalam artikel ayovaksindinkeskdi.id. Mudahmudahan dapat bermanfaat untuk ummat orang islam hususnya.

Minta maf apabila terserah kesalahan gubahan baik arab latin atau terjemahnya, mohion kiranya sodaraku bikin meluruskan. Sekian dan terimakasih.

Baca Juga :

  • Doa Iftitah dan Artinya Dalam Bahasa Latin Arab Lengkap
  • Wirid Sesudah Sholat Fardhu Singkat, Hipotetis dan Latinnya
  • Doa Qunut Arab dan Latin Subuh, Nazilah Lengkap dan Artinya
  • 99 Asmaul Husna dan Artinya Referensi Arab, Latin, Total, Dalil
  • Takbir Sholat Dhuha dan Artinya Lengkap, Arab, Latin, Ringkas
  • Doa Pasca- Wudhu Singkat Ringkas Arab Latin Beserta Artinya
  • Zikir Iftitah dan Artinya Dalam Bahasa Latin Arab Paradigma
  • Tahlil Selamat Mayapada Akhirat Arab, Latin dan Artinya (Lengkap)

Originally posted 2022-11-23 12:02:17.

Source: https://www.ayovaksindinkeskdi.id/doa-mandi-wajib/

Posted by: gamadelic.com