Ayat Tentang Syukur Nikmat Dan Kufur Nikmat

Ayat alquran tentang bersyukur
– Betapa adv amat banyak pemberian dan nikmat yang telah Allah berikan kepada hamba-hambanya. Bahkan jika seluruh air lautan dijadikan dawat untuk menuliskan nikmat-legit Allah, maka setakat seluruh air segara itu habis pun masih belum sepan lakukan menuliskan semuanya. Karena itu, sudah lalu selayaknya bagi sendiri hamba yang beriman untuk bersyukur kepada-Nya. Berterima kasih adalah cara seorang hamba kerjakan bersyukur kepada Yang mahakuasa SWT atas segala nikmat yang telah dilimpahkan kepadanya. Rasa syukur merupakan lembaga persaksian sendiri hamba bahwa suka-suka keterlibatan Allah di balik setiap nikmat yang diterimanya.

Bersyukur merupakan bukti bahwa seseorang besar perut dan ridha terhadap Sang Pemberi gurih, Allah SWT. Jika ada kecintaan dan keridhaan di dalam hati seseorang, maka ia akan senantiasa bersyukur, sekecil apapun nikmat nan diterimanya. Berbeda jika seseorang sudah dikuasai oleh keepongahan, maka sebesar apapun eco yang diterimanya, ia tetaplah ingkar dan menafikan peran Tuhan di balik semua itu, ia merasa bahwa semua itu adalah hasil jerih payahnya sendiri.

Tuhan SWT secara tegas menyampaikan tentang perlakuan berbeda yang akan diterima antara mereka yang senantiasa bersyukur dan mereka yang gegares ingkar terhadap sedap-Nya. Bahwa kali nan pandai bersyukur, maka Allah berjanji akan menambahkan lemak kepadanya, dan barangsiapa nan kafir lemak, maka ingatlah sesungguhnya siksa Allah sangat pedih buat mereka yang ingkar.

(Baca lagi:
Kata mutiara islami tentang bersyukur)

Kumpulan Dalil Ayat Quran Akan halnya Bersyukur

ayat ayat alquran tentang bersyukur

Banyak sekali ayat-ayat quran tentang bersyukur yang tersebar di berbagai akta. Berikut ini beberapa ayat alquran tentang bersyukur yang mencangam perintah buat senantiasa bersyukur, peringatan bagi mereka yang enggan bersyukur, serta pesiaran gembira adapun balasan nan akan Allah berikan kepada orang-anak adam yang mau berterima kasih.

Ayat tentang bersyukur #1

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Maka ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu meniadakan nikmat-Ku. – (Q.S Al-Baqarah: 152)


Ayat tentang bersyukur #2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Hai orang-khalayak yang beriman, makanlah yang baik-baik berasal rezeki yang mutakadim Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Halikuljabbar, seandainya etis-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. – (Q.S Al-Baqarah: 172)


Ayat adapun bersyukur #3

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Alquran umpama petunjuk kerjakan insan dan penjelasan-penjelasan mengenai visiun itu dan sebagai penyelaras (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir menyaksikan bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa plong rembulan itu, dan barangsiapa linu alias n domestik perjalanan (habis dia berbuka), maka mesti baginya berpuasa sebanyak hari nan ditinggalkannya itu pada hari-masa yang lain. Yang mahakuasa menghendaki kemudahan bagimu, dan Dia tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah beliau melengkapi bilangannya dan hendaklah sira memuliakan Allah atas petunjuk-Nya nan diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. – (Q.S Al-Baqarah: 185)

Ayat tentang bersyukur #4

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ

Sesuatu nan bernyawa bukan akan mati melainkan atas izin Almalik, seumpama kelanggengan yang sudah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, niscaya Kami berikan (juga) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi pertarungan kepada orang-orang nan bersyukur. – (Q.S Ali Imran: 145)

Ayat tentang bersyukur #5

مَا يَفْعَلُ اللَّهُ بِعَذَابِكُمْ إِنْ شَكَرْتُمْ وَآمَنْتُمْ وَكَانَ اللَّهُ شَاكِرًا عَلِيمًا

Mengapa Halikuljabbar akan menyiksamu, jika beliau berlega hati dan berketentuan?. Dan Sang pencipta adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Memaklumi. – (Q.S An-Nisa: 147)

Ayat adapun berterima kasih #6

وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا كَذَلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ

Tanah yang baik, pohon-tanamannya bertaruk subur atas izin Yang mahakuasa. Dan tanah yang tidak subur, pohon-tanamannya hanya bersemi merana. Demikianlah Kami mengulangi logo-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-khalayak yang bersyukur. – (Q.S Al-A’raf: 58)

Ayat tentang berlega hati #7

وَاذْكُرُوا إِذْ أَنْتُمْ قَلِيلٌ مُسْتَضْعَفُونَ فِي الْأَرْضِ تَخَافُونَ أَنْ يَتَخَطَّفَكُمُ النَّاسُ فَآوَاكُمْ وَأَيَّدَكُمْ بِنَصْرِهِ وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan ingatlah (wahai para muhajirin) ketika jumlahmu masih cacat, pula ki teraniaya di roman manjapada (Mekah), kamu khawatir orang-orang (Mekah) akan menculikmu, maka Allah berikan kamu tempat beralamat (Madinah) dan menjadikan engkau awet atas pertolongan-Nya dan menyerahkan kamu ki gua garba dari nan baik-baik hendaknya kamu bersyukur. – (Q.S Al-Anfal: 26)

Ayat mengenai berterima kasih #8

وَاتَّبَعْتُ مِلَّةَ آبَائِي إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ مَا كَانَ لَنَا أَنْ نُشْرِكَ بِاللَّهِ مِنْ شَيْءٍ ذَلِكَ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ عَلَيْنَا وَعَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

Dan aku mengikuti agama bapak-bapakku ialah Ibrahim, Ishak dan Ya’qub. Tidaklah layak bakal kami mempersekutukan sesuatupun dengan Allah. Yang demikian itu ialah dari karunia Sang pencipta kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya), akan namun kebanyakan manusia tidak mensyukurinya. – (Q.S Yusuf: 38)

Ayat tentang bersyukur #9

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, karuan Aku akan menambahkan nikmat-Ku kepadamu, dan jikalau sira menafsirkan (lezat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih”. – (Q.S Ibrahim: 7)

Ayat tentang bersyukur #10

رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku sudah lalu menempatkan sebagian keturunanku di lembah nan lain ditumbuhi tumbuhan di akrab rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati. Ya Sang pencipta kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah rezeki kepada mereka berbunga buah-buahan, seharusnya mereka berlega hati. – (Q.S Ibrahim: 37)

Ayat akan halnya bersyukur #11

وَهُوَ الَّذِي سَخَّرَ الْبَحْرَ لِتَأْكُلُوا مِنْهُ لَحْمًا طَرِيًّا وَتَسْتَخْرِجُوا مِنْهُ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ مَوَاخِرَ فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Dialah, Allah yang menundukkan segara, biar kamu bisa memakan daging yang bugar (iwak) dari hasil laut itu, dan bermula besar itu engkau membedakan perhiasan yang beliau pakai. Dan engkau mengawasi berlepas berlayar padanya, dan cak agar kamu mengejar (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya engkau bersyukur. – (Q.S An-Nahl: 14)

Ayat akan halnya berlega hati #12

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Tuhan mengeluarkan beliau dari kas dapur ibumu intern kondisi tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia menjatah kamu pendengaran, rukyat dan lever, agar kamu bersyukur. – (Q.S An-Nahl: 78)

Ayat tentang bersyukur #13

فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Maka makanlah yang halal pun baik dari ki gua garba yang telah Allah berikan kepadamu, dan bersyukurlah kamu atas nikmat Allah, sekiranya memang semata-mata kepada-Nya kamu menyembah. – (Q.S An-Nahl: 114)

Ayat mengenai bersyukur #14

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ * شَاكِرًا لِأَنْعُمِهِ اجْتَبَاهُ وَهَدَاهُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Sesungguhnya Ibrahim adalah imam yang dapat dijadikan teladan lagi setia kepada Halikuljabbar dan juga hanif. Dan kadang kala bukanlah anda termasuk basyar-basyar yang mempersekutukan Allah (120). Juga senantiasa mensyukuri enak-legit Sang pencipta. Allah telah memilihnya dan memberikan tanzil kepadanya menuju jalan yang lurus (121). – (Q.S An-Nahl: 120-121)

Ayat tentang bersyukur #15

وَعَلَّمْنَاهُ صَنْعَةَ لَبُوسٍ لَكُمْ لِتُحْصِنَكُمْ مِنْ بَأْسِكُمْ فَهَلْ أَنْتُمْ شَاكِرُونَ

Dan Kami telah ajarkan kepada Daud membuat baju besi bikin kamu, guna melindungimu dalam peperanganmu. Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Halikuljabbar). – (Q.S Al-Anbiya: 80)

Ayat akan halnya berlega hati #16

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ كَذَلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan telah Kami jadikan unta-unta itu cak bagi ia andai bagian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh keistimewaan yang banyak padanya. Maka sebutlah jenama Allah ketika kamu menyembelihnya privat keadaan berdiri (dan sudah terseret). Kemudian apabila telah jatuh (ranah), maka makanlah sebahagiannya dan berilah makan kepada orang miskin miskin yang tidak meminta-harap dan nan meminta-mohon. Demikianlah Kami sudah menundukkan unta-gamal itu bakal sira, seharusnya kamu bersyukur. – (Q.S Al-Hajj: 36)

Ayat tentang bersyukur #17

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا

Dan Dia (Allah) yang menjadikan lilin lebah dan siang bertingkah-tingkah untuk hamba allah yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang cak hendak bersyukur. – (Q.S Al-Furqan: 62)

Ayat mengenai bersyukur #18

قَالَ الَّذِي عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

Berkatalah seorang yang memiliki ilmu pengetahuan dari Al Kitab: “Aku akan mengidungkan singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkelip”. Maka tatkala Sulaiman meluluk singgasana itu kreatif di hadapannya, kamu lagi merenjeng lidah: “Ini termasuk karunia Tuhanku bagi mengujiku apakah aku berlega hati ataupun mengingkari (nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sepatutnya ada beliau berlega hati untuk (guna) dirinya seorang, dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Subur lagi Maha Luhur”. – (Q.S An-Naml: 40)

Ayat adapun bersyukur #19

وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan sebagian dari rahmat-Nya, Sira sudah lalu menjadikan malam dan siang untukmu, biar engkau beristirahat pada malam harinya dan supaya kamu mencari sebahagian pecah belas kasih-Nya (plong siang hari), dan supaya anda berterima kasih kepada-Nya. – (Q.S Al-Qasas: 73)

Ayat tentang berlega hati #20

إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْثَانًا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًا إِنَّ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Sesungguhnya apa yang beliau khidmat selain Allah itu adalah berhala, dan kamu takhlik kedustaan. Sesungguhnya apa yang beliau sembah selain Allah itu tidak bakir memberimu rezeki. Maka mintalah kas dapur itu dari jihat Sang pencipta, sembahlah Sira dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya lah ia akan dikembalikan. – (Q.S Al-Ankabut: 17)

Ayat tentang berterima kasih #21

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ يُرْسِلَ الرِّيَاحَ مُبَشِّرَاتٍ وَلِيُذِيقَكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan di antara isyarat kekuasan-Nya, Engkau mengirimkan angin sebagai pemandu berita gembira dan bikin merasakan sebagian berusul rahmat-Nya kepadamu dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia-Nya. Dan mudah-mudahan sira bersyukur. – (Q.S Ar-Kepala susu: 46)

Ayat tentang berterima kasih #22

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Dan alangkah mutakadim Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Yang mahakuasa. Dan barangsiapa bersyukur (kepada Almalik), maka sesungguhnya beliau bersyukur bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur, maka sesungguhnya Halikuljabbar Maha Kaya kembali Maha Terpuji”. – (Q.S Luqman: 12)

Ayat adapun berlega hati #23

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (bikin berbuat baik) kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang lebih-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu, hanya kepada-Ku lah tempat kembalimu. – (Q.S Luqman: 14)

Ayat tentang berterima kasih #24

أَلَمْ تَرَ أَنَّ الْفُلْكَ تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِنِعْمَتِ اللَّهِ لِيُرِيَكُمْ مِنْ آيَاتِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

Tidakkah beliau memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di besar atas nikmat Almalik, supaya diperlihatkan kepadamu sebagian berusul label-tanda kekuasaan-Nya. Sesungguhnya lega yang demikian itu sungguh-sungguh terdapat tanda-tanda buat hamba allah yang banyak bersabar pula banyak berterima kasih. – (Q.S Luqman: 31)

Ayat mengenai bersyukur #25

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنْسَانِ مِنْ طِينٍ  *ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ  *ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِنْ رُوحِهِ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ

Allah yang menjadikan segala sesuatu nan Anda ciptakan sesegak-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah (7). Kemudian Dia menjadikan keturunan manusia dari saripati air yang hina (8). Kemudian Anda menunaikan janji dan meniupkan sukma ke dalamnya. Dan Engkau menjadikan untuk dia pendengaran, pandangan dan hati. Akan tetapi sedikit sekali kamu bersyukur (9). – (Q.S As-Sajdah: 7-9)

Ayat tentang bersyukur #26

يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Para jin itu membuat buat Sulaiman segala apa nan dikehendakinya berupa gedung-bangunan yang tingkatan, reca-reca, piring-piring yang (besarnya) seperti tebat dan periuk yang kukuh (berlimpah di atas tungku). Bekerjalah wahai keluarga Daud bak bentuk rasa syukur (kepada Allah). Dan invalid sekali berasal hamba-hamba-Ku yang bersyukur. – (Q.S Saba: 13)

Ayat tentang bersyukur #27

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ

Sesungguhnya cak bagi kaum Saba’ terdapat nama (kekuasaan Almalik) di tempat kediaman mereka, yaitu dua buah kebun yang terletak di sebelah kanan dan kidal. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah dari perut nan dianugerahkan maka dari itu Tuhanmu dan bersyukurlah dia kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik, dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. – (Q.S Saba: 15)

Ayat tentang bersyukur #28

فَقَالُوا رَبَّنَا بَاعِدْ بَيْنَ أَسْفَارِنَا وَظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَجَعَلْنَاهُمْ أَحَادِيثَ وَمَزَّقْنَاهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

Mereka menjadi sombong dan mengomong: “Ya Tuhan kami, jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka telah menganiaya diri mereka sendiri. Maka Kami jadikan mereka buah perbincangan dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sebenarnya plong yang demikian itu betul-betul terdapat tanda-segel pengaruh Allah bagi orang-hamba allah yang bersabar lagi bersyukur. – (Q.S Saba: 19)

Ayat mengenai berterima kasih #29

وَمَا يَسْتَوِي الْبَحْرَانِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ سَائِغٌ شَرَابُهُ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَمِنْ كُلٍّ تَأْكُلُونَ لَحْمًا طَرِيًّا وَتَسْتَخْرِجُونَ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ فِيهِ مَوَاخِرَ لِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan tidaklah sama antara dua laut; nan ini tawar, sehat, sedap diminum dan nan lainnya asin lagi pahit. Dan dari saban laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan nan bisa kamu pakai. Dan padanya kamu mengawasi kapal-kapal melaut membelah raksasa cak agar dia dapat mencari karunia-Nya dan kendati anda bersyukur. – (Q.S Fathir: 12)

Ayat tentang berterima kasih #30

إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ وَلَا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى ثُمَّ إِلَى رَبِّكُمْ مَرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Jika kamu ingkar, maka sesungguhnya Sang pencipta tidak membutuhkan apapun darimu. Dan Beliau tak meridhai kekafiran bakal hamba-hamba-Nya. Dan seandainya kamu berlega hati, niscaya Dia meridhai bagimu atas rasa syukurmu itu. Dan seorang yang berdosa lain akan kulak dosa orang tak. Kemudian kepada Tuhanmulah ajang kembalimu, dahulu Ia memberitakan kepadamu barang apa yang sudah ia perbuat. Sepantasnya Dia Maha Mengetahui barang apa yang tersimpan dalam (hati)mu. – (Q.S Az-Zumar: 7)

Ayat akan halnya bersyukur #31

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ * بَلِ اللَّهَ فَاعْبُدْ وَكُنْ مِنَ الشَّاكِرِينَ

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (para Nabi) sebelummu. “Sekiranya engkau mempersekutukan Allah, niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi (65). Karena itu, maka hendaklah belaka kepada Allah namun engkau menyembah dan hendaklah anda termasuk orang-khalayak nan berlega hati” (66). – (Q.S Az-Zumar: 65-66)

Ayat tentang berterima kasih #32

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Kami perintahkan kepada sosok supaya berbuat baik kepada kedua orangtuanya. Ibunya yang telah mengandungnya dengan rumit payah dan juga melahirkannya dengan sukar payah. Mengandung hingga menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila sira sudah lalu dewasa dan umurnya mengaras empat puluh masa ia sembahyang: “Ya Rabi, tunjukilah aku untuk mensyukuri legit-Mu nan telah Kamu berikan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan cak agar aku dapat mengamalkan amal nan saleh yang Dia ridhai, dan berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada momongan cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku tertera makhluk-manusia nan berserah diri”. – (Q.S Al-Ahqaf: 15)

Ayat tentang bersyukur #33

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ بِالنُّذُرِ * إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ نَجَّيْنَاهُمْ بِسَحَرٍ * نِعْمَةً مِنْ عِنْدِنَا كَذَلِكَ نَجْزِي مَنْ شَكَرَ

Kaum Luth pun telah mendustakan peringatan-peringatan (nabinya) (33). Selayaknya Kami telah menghembuskan angin yang membawa bebatuan kepada mereka, kecuali kepada keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan sebelum pagi buta menyingsing (34). (Yang demikian itu) Laksana nikmat mulai sejak Kami. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada bani adam-orang yang bersyukur (35). – (Q.S Al-Qamar: 33-35)

Ayat tentang bersyukur #34

أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ * أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ * لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ

Tidakkah beliau melihat air yang kamu menenggak? (68). Kamukah yang menurunkannya ataukah Kami yang menurunkannya? (69). Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan air itu asin, maka mengapakah kamu bukan bersyukur? (70). – (Q.S Al-Waqiah: 68-70)

Ayat adapun bersyukur #35

قُلْ هُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ

Katakanlah: “Dialah Allah, yang menciptakan kamu dan menjadikan untukmu rungu, penglihatan dan lever”. Namun amat rendah dia berlega hati. – (Q.S Al-Mulk: 2)

(Baca pula:
Kata mutiara islami tentang bersabar)

Banyaknya ayat-ayat tentang bersyukur nan ada dalam alquran menunjukkan betapa pentingnya lakukan senantiasa mensyukuri nikmat Allah. Mudah-mudahan beberapa ayat alquran mengenai bersyukur di atas bisa menjadi nasehat dan pengingat bikin kita cak bagi berusaha menjadi pribadi yang selalu berlega hati.

Source: https://mutiaraislam.net/ayat-alquran-tentang-bersyukur/