Asam Amino Untuk Tanaman Buah

                                                                       Oleh:


Abdul Syukur, ST

                                               (Pengontrol Mutiara Hasil Pertanian Pandai Muda

     Dinas Pertanian dan Ketahanan Jenggala Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)

ASAM
amino adalah protein yang sudah lalu dipecah menerobos proses metabolisme menjadi anasir-molekul katai sebagai bahan dasar untuk proses biosintesis. Secara umum ada lebih berbunga 20 macam senderut amino dalam proses biosintesis. Selain manusia, tumbuhan pula membutuhkan asam amino cak bagi meningkatkan hasil dan kualitas secara keseluruhan. Beberapa penajaman menunjukkan adanya asam amino secara bersama-sama atau tidak langsung dapat mempengaruhi aktivitas fisiologi tanaman. Kebutuhan asam amino dalam jumlah esensial pada tanaman dapat meningkatkan hasil dan kualitas secara keseluruhan.

Secara mahajana pokok kayu mampu mensintesis cemberut aminonya sendiri melintasi bahan dasar karbon, oksigen, hidrogen dan nitrogen melintasi proses biokimia yang kompleks saja membutuhkan energi yang besar. Pohon mensintesis cemberut amino dari elemen-unsur primer sebagaimana zat arang dan oksigen yang diserap melampaui udara, air dan lahan. Atom primer itu membentuk karbohidrat melalui proses respirasi dan menggabungkannya dengan unsur nitrogen sehingga terdidik asam amino.

Selain dibuat oleh tanaman sendiri, bersut amino juga dapat diperloeh mulai sejak asing dengan cara memberi jamur asam amino. Produk yang mengandung zat makanan dalam bentuk protein hidrolisat (cairan asam amino) boleh disemprotkan ke daun untuk meningkatkan sintesis protein. Cemberut amino bisa diaplikasikan dengan prinsip disemprot ke semua episode tumbuhan alias dikocor ke petak. Dengan asupan asam amino dari luar, tanaman dapat menghemat pendayagunaan energi sehingga bisa digunakan untuk proses metabolisme lainnya. Disamping  untuk kebutuhan metabolisme tanaman, manfaat lainnya adalah asam amino melindungi tumbuhan dari serangan hama dan penyakit. Tumbuhan dengan kandungan asam amino yang mencukupi akan membentuk pati pektin di antara dinding kurungan sehingga lebih gentur dan tahan bidasan hama. Sebaliknya Asam amino juga bisa meningkatkan aktivitas patogen persil dan mendukung proses asimilasi zat makanan bagi akar susu tanaman.

Disisi tidak karunia kalsium kelat bersut amino ke tanah boleh memasrahkan kurnia n domestik meningkatkan nilai brix (tingkat kemanisan) buah dan efisiensi air plong sistem vaskular tumbuhan. Kalsium kelat asam amino juga dolan bisa memacu tanaman untuk menghasilkan metabolit sekunder yang dapat mengurangi dan mencegah kebinasaan bagian tanaman berbunga serangan hama dan masalah. Belas kasih kalsium sepat asam amino pada tumbuhan dapat membantu memperkuat sistem kekebalan alami tanaman dan mengurangi pengusahaan pestisida maupun fungisida.

Aturan Kimia Asam Amino

Asam amino mempunyai 2 gugus kimia penyusun yang saling berlawanan rasam yakni gugus amina ( – NH2) yang bersifat basa dan gugus karboksil ( – COOH) yang bersifat bersut. Akibat adanya dua gugus ini, maka cemberut amino dapat bereaksi baik dengan bersut ataupun basa. Aturan ini disebut amfoter. Apabila kedua gugus tersebut terion maka n domestik sebuah molekul cemberut amino akan terwalak dua buah ion yang farik adalah COO- dan NH3+.

Reaksi pembentukan zwitter ion pada unsur cemberut amino.

Lega ssat konsentrasi ion zwiternya mencapai maksimum dan konsentrasi asam dan basa konjugasinya sama, makan laritan asam amino dapat menghantarkan listri. Dalam keadaan ini larutannya lain akan mengalami elektrolisis, artinya bahwa tidak suka-suka persilihan ion dalam larutan, sehingga pHnya akan realtif sekufu.

Pada saat tercapai peristiwa dimana pH tidak berubah maka cair ini dikatakan mencapai noktah isoelektrik diatas. pH isoelektrik bersut amino akan bermuatan destruktif yang berakibat akan ditarik kearah elektroda faktual saat dielektrolisis dan sebaliknya kalau pH dibawah ph Isoelektrik maka asam amino akan bermuatan positif dan diatrik kearah elektroda negative.

Sifat Fisika Asam Amino

Cemberut amino adalah zat yang lewat mudah mengkristal, pada rata-rata sagu betawi dalam air. invalid ataupun bahkan tidak larut dalam alkohol dan tidak larut sebanding sekali dalam air. Artinya adalah cemberut amino itu lebih mudah larut dalam pelarut polar dan enggak sagu belanda dalam pelarut nonpolar

Contoh :

  • Tirosin invalid sagu betawi intern air dingin, tetapi jika airnya kita panaskan maka engkau akan larut dengan baik.
  • Sistein sukar larut dalam air dingin maupun air panas, hanya akan lebih mudah sagu belanda kerumahtanggaan senderut atau basa luluh.

Titik lebur asam amino berada diatas 200 sampai 300 derajat celsius. Asam amino sebagian raksasa akan mengalami perubahan jika dipanaskan sampai titik leburnya. Asam amino cak semau yang mempunyai rasa manis, ki getir ataupun bukan berasa. Monosodium glutamat itu tidak mempunyai rasa, namun apabila dipakai sebagai bumbu masakan maka berfungsi sebagai penguat cita rasa.

Semua asam amino punya atom C yang asimetris, yaitu molekul C alfa yang mengikat gugus amino, namun beberapa diantaranya memiliki dua biji pelir atom C nan simetris Atom C asimetri yaitu atom C yang keempat sangkutan kovalennya diikat oleh gugus nan berlainan Namun beberapa senderut amino justru memiliki 2 buah stom C asimetri.

Fungsi Cendawan Asam Amino

Asam amino memainkan 3 peran dalam pertumbuhan tanaman:

1. Sumber apendiks nutrisi nitrogen

2. Perwakilan chelating bikin ion metal Senderut amino memiliki kemujaraban ion logam chelating, dan mudah untuk mengapalkan elemen-partikel medium dan jejak (kalsium, magnesium, besi, mangan, seng, tembaga, molibdenum, boron, selenium, dll.) Yang dibutuhkan makanya tanaman ke dalam tanaman. Juga, cemberut Amino meningkatkan pemanfaatan berjenis-jenis nutrisi pokok kayu

3. Bersut amino adalah promotor dan katalis untuk sintesis berbagai enzim pada pohon, dan memainkan peran penting dalam metabolisme tanaman. Namun, senderut amino mudah berasimilasi dan terderai oleh bakteri di internal tanah, sehingga bukan cocok bagi digunakan laksana pupuk pangkal intern petak Sebaliknya, itu dibuat menjadi pupuk daun dan disemprotkan lega patera untuk memungkinkan tanaman menyerap asam amino dan elemen lainnya spontan melalui patera

Arti Senderut Amino Terhadap Tanaman Secara Individual

Report this ad

Pergi Stres Mileu

Kondisi stres lingkungan seperti hawa tinggi, kelembaban kurang, kekeringan, ofensif hama, banjir, ataupun fitotoksik akibat pestisida mempunyai efek negatif terhadap metabolisme tumbuhan menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas produksi tanaman.

Aplikasi cemberut amino berpokok asing baik sebelum, selama, maupun sesudah terjadinya stres lingkungan akan memberikan asupan asam amino nan secara sekaligus berhubungan dengan penyelenggaraan fisiologis sreg tumbuhan akan berdampak baik sreg tanaman karena tidak membutuhkan energi yang besar untuk membuat bersut amino koteng.

Meningkatkan Rezeki Klorofil dan Laju Fotosintesis

Tanaman melakukan fotosintesis untuk memproduksi karbohidrat. Tingkat fotosintesis yang cacat akan berakibat pada berkurangnya campuran fruktosa (fotosintat). Kandungan klorofil sangat berperan dalam proses fotosintesis terhadap pengisapan energi cahaya matahari. Semakin tinggi klorofil, laju pernapasan juga lebih janjang. Aplikasi cemberut amino akan meningkatkan kandungan klorofil pada daun sehingga laju fotosintesis menjadi lebih tinggi.

Agen Panjarwala Partikel Hara Mikro

Asam amino n kepunyaan sekuritas matros nutrisi mikro. Panjarwala adalah pertautan kimia antara perwakilan pengkelat ion logam. Bila diapalikasikan bersama dengan nutrisi mikro, pengisapan dan transportasi unsur hara mikro akan makin mudah. Bersut glisin dan glutamat n domestik cemberut amino adalah zat pengkelat yang adv amat efektif.

Andai hormon pengatur pertumbuhan pohon

Asam amino yakni sintesis yang takhlik beberapa hormon/ zat pengatur tumbuh. Hormon pokok kayu seperti auksin, sitokinin, giberelin, dan hormon terkait dengan terbentuknya bunga dihasilkan dari sintesis asam amino. Senyawa tersebut dibantu maka dari itu prekursor. Metionin adalah prekursor etilen, triptofan adalah prekursor auksin sedangkan arginine menginduksi pembentukan hormon pembungaan.

Mengeset Pembukaan Stomata

Stomata berperan dalam regulasi kesamarataan kelembaban didalam tumbuhan melangkahi proses transpirasi serta mendukung pengangkutan/transportas nutrisi di intern pokok kayu.

Saat stomata ditutup, maka lampias respirasi dan transpirasi semakin berkurang, sehingga penyerapan unsur makro dan mikro akan menurun. Peristiwa ini menyebabkan terganggunya proses metabolisme pokok kayu yang berakibat lega penurunan produksi tanaman. Aplikasi cemberut amino akan membuat stomata terbuka bertambah lamasehingga akan terjadi peningkatan metabolisme tanaman

Meningkatkan Aktivitas Mikroba Tanah

Asam amino adalah nutrisi lakukan bakteri tanah. Petisi asam amino ke n domestik tanah akan meningkatkan aktivitas dan populasi bibit penyakit menguntungkan. Keseimbangan dan aktivitas bibit penyakit yang tangga di internal tanah akan menyunting mineralisasi bahan organik di privat petak, sehingga meningkatkan kesuburan tanah. Jika siklus hara berjalan dengan baik dan ketersediaan nutrisi ke tanaman menjadi lebih banyak, maka kehadiran mikroba petak yakni salah satu kunci bikin meningkatkan kualitas tanah.

Permohonan Asam amino dapat digunakan buat tujuan memperbesar biji kemaluan, pongkol, batang tanaman justru getah tumbuhan yang bisa disesuaikan dengan jenis metoda yang dituju untuk hasil nan optimal, baik komoditas tanaman pangan, hortikultura dan persawahan*).

Sendang:

Biro Pertanian dan Ketahanan Pangan

Source: https://distan.babelprov.go.id/content/asam-amino-dan-manfaatnya-bagi-tanaman