Arti Kata Sakinah Mawaddah Warahmah

Sakinah mawadah warahmah
yakni sebuah zikir yang diharapkan oleh umat Islam yang mentah tetapi berbuat akad nikah dan membina sebuah keluarga. Seluruh umat Islam nan berkeluarga tentu menginginkan keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Itulah pamrih pernikahan, di mana merupakan nikmat nan Allah Swt. berikan untuk nan dapat membina tanggungan.

beli sekarang

Muslihat ini berisi nasihat-petuah terbaik semenjak Allah Swt. dan Rasulullah saw. kepada setiap pasangan suami-amputan misal pengendali rumah tangga. Dengan menirukan ular-ular-nasihat ini, maka baiti jannati (rumahku surgaku) benar-benar akan terengkuh.

Dulu, apakah kekuatan berpokok sakinah mawadah warahmah itu? Apakah ini termasuk doa untuk kemantin baru yang diajarkan maka dari itu Rasulullah saw? Untuk mengetahui lebih lengkapnya, silakan simak ulasan berikut!


Pengertian Sakinah Mawadah Warahmah

Kalimat sakinah mawadah warahmah senyatanya telah tercatat di kerumahtanggaan Al-Quran. Kalimat tersebut menjadi babak dari fungsi dan maksud dari menikah dalam agama Islam. Kalimat ini juga sering diucapkan ketika internal ceramah ijab nikah atau pun dalam invitasi ijab nikah. Berikut penjelasan berusul Q.S. Ar-Rum ayat 21.

وَمِنۡ اٰيٰتِهٖۤ اَنۡ خَلَقَ لَكُمۡ مِّنۡ اَنۡفُسِكُمۡ اَزۡوَاجًا لِّتَسۡكُنُوۡۤا اِلَيۡهَا وَجَعَلَ بَيۡنَكُمۡ مَّوَدَّةً وَّرَحۡمَةً  ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوۡمٍ يَّتَفَكَّرُوۡنَ

Wa min Aayaatihiii an khalaqa lakum min anfusikum azwaajal litaskunuuu ilaihaa wa ja’ala bainakum mawad datanw wa rahmah; inna fii zaalika la Aayaatil liqawminy yatafakkaruun.

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Beliau menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu koteng, agar engkau mendatangi dan merasa tenteram kepadanya, dan Anda menjadikan di antaramu rasa anugerah dan sayang. Betapa, pada yang demikian itu benar-bersusila terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Kepala susu: 21).

Di intern ayat tersebut terdapat kata “litaskunu”
alias kembali sakinah, lalu mawadah, dan rahmah. Ketiga pembukaan tersebut sering digabung menjadi satu kalimat yaitu, sakinah mawadah warahmah. Jika diubah ke dalam bahasa Indonesia, sakinah artinya antap atau tenteram, mawadah artinya gegares hadiah, dan warahmah artinya rahmat.

Kalimat sakinah mawadah warahmah ini sesuai dengan segala apa yang ada di dalam ayat 21 Surat Ar-Rum tersebut. Di kerumahtanggaan ayat tersebut Yang mahakuasa Swt. memasrahkan firmannya bahwa makhluk diciptakan lakukan saling berpasangan yaitu, antara istri dan junjungan kerjakan mendapatkan ketenangan, ketenteraman, dan pun hadiah cinta.


Keistimewaan Sakinah

Sakinah berasal berpunca bahasa Arab nan bisa diartikan ke kerumahtanggaan bahasa Indonesia dengan ketenangan, kesejahteraan, kerukunan, dan juga damai. Sedangkan lawan kata berbunga ketenteraman dan ketenangan adalah keresahan, kehancuran, dan keguncangan. Yang diharapkan dari pernikahan sebagai halnya sreg kepentingan sakinah yaitu ketenteraman, ketenangan, keamanan, dan kedamaian dalam anggota keluarga. Sedangkan keluarga yang lain memiliki sakinah berharga anak bini nan penuh kegelisahan, kehancuran, dan keguncangan, itulah yang harus dihindari.

Hipotetis keluarga nan tidak sakinah adalah anak bini yang di dalamnya penuh dengan perdebatan, perkelahian, dan kecurigaan. Dengan banyaknya konflik yang terjadi di privat anak bini pasti bisa memicu sebuah perpisahan. Ketidakpercayaan plong pasangan ialah keseleo satu pemicu retaknya keluarga. Jika jodoh ganti curiga dan tak ada ajudan suatu sama lain, serta cak semau orang lain yang sengaja mengguncang rumah tangga atau perlawanan istri terhadap junjungan maka digolongkan andai anak bini yang enggak sakinah.



Dengan n kepunyaan ketenangan, ketenteraman, keamanan, dan kedamaian maka konflik-konflik dalam anak bini enggak akan terjadi. Dengan adanya ketenangan maka anggota keluarga akan dapat mempertimbangkan cara membereskan masalah dengan tenang karena n kepunyaan pikiran yang jernih. Konflik tanggungan akan mudah terjadi jika tidak ada sakinah di n domestik keluarga.


Arti Mawadah

Mawadah juga semenjak berasal bahasa Arab yang mempunyai arti hidayah sayang dan cinta yang membara. Alas kata mawadah ini memiliki arti khusus untuk seseorang yang memiliki manah menggebu-gebu dengan pasangannya. Perasaan menggebu ini muncul karena aspek-aspek tidak yang dimiliki maka itu pasangan antara lain, kecantikan, kegagahan, moral, geta, cermin pikir dan hal-peristiwa lain internal diri tandingan.

Di privat Islam, mawadah sekali lagi adalah sebuah fitrah yang dimiliki oleh orang. Dengan adanya mawadah di intern keluarga akan membuat keluarga menjadi penuh burung laut dan belas kasih comar. Tak siapa di sebuah keluarga bukan punya cinta, tentu rasanya akan hambar. Perasaan cinta mengasihkan rasa ubah memiliki dan menjaga antar anggota keluarga.

Keluarga nan memiliki mawadah di dalamnya pasti memiliki hal-hal nyata di dalam keluarga itu. Seandainya tidak memiliki mawadah maka keluarga tidak akan saling menyerahkan dukungan karena lain mempunyai rasa anugerah sayang. Lebih lagi, perselingkuhan boleh namun terjadi karena tidak adanya rasa hadiah sayang antar teman.

Keluarga yang punya mawadah tidak terbentuk secara instan, namun dikembangkan melalui proses dipupuknya melalui cangap junjungan, istri, dan momongan-anak. Setiap tanggungan pasti menginginkan keluarga yang mawadah, karena adalah suatu fitrah plong setiap makhluk.


Kurnia Warahmah

Rahmah punya keistimewaan rezeki, belas kasihan, karunia, dan hidayah. Rahmat terbesar tentu berpangkal dari Tuhan Swt. Batih yang mendapat hadiah terbesar karuan keluarga nan n kepunyaan cinta, pemberian sayang, dan juga kepercayaan. Tanggungan yang memiliki warahmah juga lain dengan proses nan instan, namun proses yang cukup janjang karena membutuhkan pemahaman, silih menutupi kehabisan, dan menerimakan signifikasi.

Dengan ketabahan hati serta pengorbanan dari laki dan cem-ceman pasti akan membuat anak bini memiliki warahmah atau karunia di dalamnya. Dari adanya proses ketegaran tersebut, warahmah akan diberikan makanya Allah Swt. ibarat buram cinta tertinggi intern sebuah keluarga.

Perlu diperhatikan bahwa warahmah enggak akan muncul kalau di intern keluarga punya sifat saling durhaka antara suami dan istri. Keluarga harus tenang, berbaik, dan memiliki hidayah sayang agar warahmah dapat terwujud.


Karakteristik Sakinah Mawadah Warahmah

Tanggungan yang memiliki sakinah mawadah warahmah tentu ada karakteristik alias ciri-ciri nan terlihat. Berikut adalah beberapa karakteristik dari tanggungan nan memiliki sakinah mawadah warahmah.

  • N kepunyaan ketenangan, ketenteraman, dan kedamaian di dalam sebuah keluarga;
  • Memiliki majuh, kasih kerap, dan rasa mempunyai yang selalu terlatih di antara anggota tanggungan;
  • N kepunyaan cinta yang mengarah kepada Yang mahakuasa Swt. dan lagi nilai-nilai pada agama, bukan saja gelojoh pada sosok atau hanya hawa nafsu saja;
  • Jauh terbit kecurigaan, ketidakpercayaan, dan juga perasaan waswas dengan saingan;
  • Dapat menjaga kombinasi di intern agama Islam, tidak ada aturan yang dilanggar dalam ijab nikah termasuk perselingkuhan;
  • N kepunyaan perannya tiap-tiap sebagai anggota tanggungan dengan keikhlasan dan kebaikan hati. Peran yang dimiliki baik suami laksana kepala keluarga, ayutayutan sebagai ibu yang menjalankan amanah suami, dan anak asuh sebagai amanah berpunca Yang mahakuasa Swt. untuk dididik dengan benar;
  • Dapat menjaga aspek keimanan dan ibadah antar sendirisendiri anggota anak bini, bukan nan saling menabrakkan perahu atau menjerumuskan satu sama tak;
  • Membantu karier atau profesi bersumber antar inversi kerjakan dapat mewujudkan keluarga nan tertegak sebagai amanah semenjak Almalik Swt.
  • Dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga termasuk rezeki, kebutuhan seksual, dan juga rasa saling memiliki satu sama lain.


beli sekarang

Resep ini berisi bekal-pelepas agar sira dan keluargamu dapat menumpu rumah hierarki yang sakinah mawadah warahmah.

Manfaat Sakinah Mawadah Warahmah

Keluarga tidak saja persaudaraan antara suami, istri, dan anak saja. Keluarga mempunyai hubungan dan tugas dalam masyarakat. Halikuljabbar Swt. tidak akan menciptakan sesuatu tanpa memiliki keistimewaan nan akan diperoleh. Semua aturan tentu suka-suka di tangan Allah Swt, andai pencipta alam seberinda.

Keluarga sakinah mawadah warahmah merupakan sebuah perintah Sang pencipta Swt. nan diberikan kepada tanggungan untuk diwujudkan manfaatnya. Dengan adanya sakinah mawadah warahmah tentu akan membantu tujuan dalam keluarga yang Islami agar terlaksana.


1. Menjalankan Misi Kekhalifahan Makhluk

Insan diciptakan oleh Sang pencipta Swt. semata-netra hanya untuk ibadah kepada-Nya. Dengan keluarga yang memiliki sakinah mawadah warahmah karuan dapat menuntun, mengondisikan, dan membantu anak bini buat selalu beribadah kepada Halikuljabbar Swt.

Anak bini yang sebagai halnya ini setiap anggota keluar baik junjungan, istri, dan anak harus saling menujukan intern hal agama dan kekuatan. Batih sakinah mawadah warahmah tidak hanya cinta dengan apa yang ada di bumi saja, saja selalu kepada Allah Swt. Kejadian ini mutakadim dituliskan privat Q.S Az-Zariyat ayat 56.

وَمَا خَلَقۡتُ الۡجِنَّ وَالۡاِنۡسَ اِلَّا لِيَعۡبُدُوۡنِ

Wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya’buduun.

Artinya: “Aku tidak menciptakan jin dan turunan melainkan mudahmudahan mereka beribadah kepada-Ku.” (Q.S. Az-Zariyat: 56).

Allah Swt. pula menciptakan manusia misal khalifah fil ard. Artinya bani adam diciptakan bagi membangun dan melaksanakan beberapa hal nan dapat memberikan manfaat cak bagi kemakmuran di paras bumi. Manfaat bisa diberikan dengan kedudukan nan dimiliki kini dengan profesi yang dimiliki juga.

Misi kekhalifahan bisa dilakukan dengan semangat kalau mempunyai keluarga sakinah mawadah warahmah. Adanya karier yang dimiliki oleh laki dan istri bukan akan saling menjauhkan satu sama lain, apalagi menjauhkan diri kepada Almalik Swt. Namun, dengan adanya jalan hidup yang sedang dibangun pasti akan sanga berjasa bagi diri seorang maupun orang bukan nan terjangkit dampak bermula kita.


2. Banyak Beribadah dan Kebajikan Imani

Allah memerintahkan  manusia kerjakan menjaga diri dan keluarganya terbit api neraka. Artinya, manusia diperintahkan lakukan pergi api neraka dan melipatkan ibadah dan amal saleh. Hal ini memang tidak akan mudah takdirnya kamu melakukannya sendiri. Oleh karena itu, kehadiran keluarga nan baik dan tentunya sesuai dengan harapan Allah Swt. bisa menjadi ladang ibadah dan amal saleh karena banyak hal nan bisa dilakukan bersama tanggungan. Hal tersebut mutakadim tertulis n domestik Q.S. At-Tahrim ayat 6.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Yā ayyuhallażīna āmanụ qū anfusakum wa ahlīkum nāraw wa qụduhan-nāsu wal-ḥijāratu ‘alaihā malā`ikatun gilāẓun syidādul lā ya’ṣụnallāha mā amarahum wa yaf’alụna mā yu`marụn.

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu terbit jago merah neraka yang alamat bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat nan kasar, berkanjang, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa nan diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. At-Tahrim: 6).

Seorang ayah yang bekerja mencari peranakan bagi menghidupi keluarga dan anak-anaknya tentunya akan menjadi pahala dan amal ibadah bagi keluarganya sendiri. Demikian pula, seorang ibu yang merawat keluarganya dan kondusif suaminya menghidupi keluarganya ialah termasuk ladang ibadah dan amal imani untuk dirinya sendiri. Kewajiban istri terhadap suaminya kerumahtanggaan Selam dapat menjadi ladang ibadah dan amal imani. Demikian pula kewajiban suami terhadap gula-gula merupakan pahala solo untuk keluarga junjungan.

Mengembungkan momongan n domestik Islam pun ialah penggalan berusul ladang ibadah dan kebajikan imani. Kebajikan saleh hanya bermanfaat dilakukan maka dari itu tanggungan yang dirawat dengan cangap, kasih sayang dan kedermawanan di dalamnya. Lakukan melakukan hal tersebut, kita membutuhkan keluarga  yang punya sakinah mawadah warahmah untuk dapat beribadah dan menyumbang saleh sebanyak-banyaknya.

3. Gelanggang dalam Menuai Sering dan Kasih Sayang

Halikuljabbar memberikan rezeki yang baik, keseleo satunya adalah untuk menyenangkan keluarga dan keturunannya. Hal ini tentu doang menjadi sesuatu yang mahal dalam perantaraan keluarga, karena tidak semua orang dapat menikmatinya. Padahal, keluarga, rasa aman dan anugerah sayang adalah kebutuhan alami semua manusia.  seorang wanita yang salihah dan seorang adam yang imani, merupakan riuk satu lembaga kesenangan  anak bini. Seperti dalam Q.S.  An-Nahl ayat 72.

وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

Wallāhu ja’ala lakum min anfusikum azwājaw wa ja’ala lakum min azwājikum banīna wa ḥafadataw wa razaqakum minaṭ-ṭayyibāt, a fa bil-bāṭili yu`minụna wa bini’matillāhi hum yakfurụn.

Artinya: “Halikuljabbar menjadikan bikin kamu ulam-ulam-istri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu perut berbunga yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?”

Sakinah Mawaddah Warahman boleh menepati kebutuhan anggota. Kebutuhan tersebut dimulai dari ketenangan nyawa, kedamaian, rezeki aktual khasanah, cinta, hubungan seksual dengan pasangan, keperawanan, dan karuan sekadar bentuk ibadah lainnya yang bisa diamalkan intern amal anak bini.

Istri yakni misi junjungan dan juga sebaliknya. Karena pernikahan dalam Islam didasarkan atas cap Allah Swt. maka membangun apartemen dalam Islam lain semata-mata tanggung lelaki dan perempuan, tetapi juga kewajiban Allah. Rumah tingkatan dan anak bini pasti memiliki guncangan dan ujian, semata-mata bersendikan nilai-kredit agama, semua ini boleh teratasi sampai ngilu itu hilang.

Anak bini sakinah mawadah warahmah makin dari sekedar maksud, doang ialah sebuah proses untuk mengaras kebahagiaan nan lebih dari marcapada ini, kepelesiran  akhirat.

Grameds, demikianlah paparan mengenai maslahat semenjak sakinah mawadah warahmah beserta signifikasi, karakteristik, dan pun manfaat di dalamnya. Dalam membangun tanggungan semoga kita semua punya keluarga yang sakinah mawadah warahmah.

Baca Juga:

  • Tata Cara Berwudhu
  • Nama-nama Malaikat dan Tugasnya
  • Pengertian Al-Quran dan Hadits
  • Pengertian Moral
  • Aturan-resan Mulia
  • Perilaku Jujur dalam Islam
  • Pengertian Zakat
  • Rukun Haji
  • Denotasi Iman Kepada Malaikat
  • Pengertian Aurat
  • Daftar 99 Asmaul Husna
  • Zakat Fitrah dan Zakat Mal
  • Konotasi Tabligh
  • Signifikasi Zakat Aset
  • Makna Dari Gelar Al-Amin Rasulullah SAW
  • Konotasi Iman Secara Bahasa dan Istilah

Jika kalian ingin mempelajari mengenai pernikahan dalam Islam sampai mendapat anak bini sakinah mawadah warahmah, kalian bisa membeli dan membaca buku yang tersedia di Gramedia. Gramedia andai #SahabatTanpaBatas telah menyediakan sosi-buku yang siapa dia butuhkan. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang sekali lagi!

beli sekarang

Muslihat ini berisi wawasan tentang tuntunan jiwa berumah tangga, buat dapat dipedomani oleh pemuda/pemudi yang akan memasuki kehidupan perkawinan dan pasangan suami cem-ceman yang sudah menjalani kehidupan rumah tangga. Di internal buku ini dijelaskan mulai terbit tuntunan mengidas pasangan hidup dan memasuki perkawinan.

ePerpus merupakan layanan persuratan digital masa kini nan mengusung konsep B2B. Kami hadir bagi melampiaskan privat mengelola bibliotek digital Anda. Klien B2B Taman pustaka digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.”

logo eperpus

  • Custom batang kayu
  • Akal masuk ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Akomodasi dalam mengakses dan mengontrol bibliotek Ia
  • Tersuguh dalam podium Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard buat menyibuk laporan analisis
  • Wara-wara statistik lengkap
  • Tuntutan aman, praktis, dan efisien

Source: https://www.gramedia.com/literasi/arti-sakinah-mawadah-warahmah/#:~:text=Jika%20diubah%20ke%20dalam%20bahasa,21%20Surat%20Ar%2DRum%20tersebut.

Posted by: gamadelic.com