Arti Dari La Tahzan Innallaha Ma Ana

Ilustrasi Bacaan La Tahzan Innallaha Ma’ana, Foto: Pematang. freepik.com


Umat muslim mungkin sudah lalu tidak luar lagi dengan


wacana


“la tahzan innallaha ma’ana”. Bacaan ini sering diucapkan kerjakan menghibur seseorang yang sedang bersedih ataupun dalam kesulitan. Dahulu sebenarnya apa pengertian dari congor ini?


Kalimat ini terdiri terbit 4 kata, yakni la, tahzan, innallaha, dan ma’ana. Intern


Bahasa Arab

, “la” memiliki kebaikan jangan, sedangkan “tahzan” berarti bersedih. Adapun “innallaha” signifikan sesungguhnya Allah, dan “ma’ana” berarti bersama kita. Takdirnya keempat kata ini digabungkan, maka kalimat ini memiliki “jangan bersedih, selayaknya Allah terserah bersama kita”.


Dalil Bacaan La Tahzan Innallaha Ma’ana


La tahzan innallaha ma’ana yaitu perkataan yang istimewa. Peristiwa ini karena merupakan petikan nan diambil berpangkal ayat


Alquran

, tepatnya di dalam surat At Taubah ayat 40.


“Jikalau engkau tidak menolongnya (Muhammad), sepantasnya Allah telah menolongnya (yaitu) saat orang-manusia dahriah mengusirnya (dari Mekah); sedang dia salah seorang dari dua individu keika keduanya berharta dalam gua, ketika itu dia berbicara kepada sahabatnya, ‘Jangan beliau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita’. Maka Sang pencipta mengedrop ketenangan kepadanya (Muhammad) dan membantu dengan barisan angkatan (malaikat-malaikat) yang tidak kelihatan olehmu, dan Dia menjadikan seruan manusia-orang kafir itu minus. Dan firman Allah itulah yang tinggi. Almalik Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (QS At Taubah:40)


Makna Ucapan La Tahzan Innallaha Ma’ana


Makna bersumber mulut ini adalah bahwa sebenarnya segala hal yang terjadi, termasuk kepedihan dan kesusahan adalah bagaikan bagan agar hamba-Nya kembali kepada Allah. Hal ini disebutkan internal Alquran, yakni Surat Al Araf ayat 168.


“Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, semoga mereka pun (kepada kesahihan).” (QS. Al Araf:168)


Lagi pula, Allah tidak akan memberikan testing sendiri hamba di luar kemampuan hambanya, seperti nan disebutkan internal firman Yang mahakuasa berikut ini:


“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al Baqarah:286)


Maka dengan mengetahui bahwa seluruh masalah yang dihadapi adalah bikin mendekatkan diri kepada Almalik, maka tidak ada teristiadat sekali lagi yang disedihkan, karena Allah selalu bersama umatnya dalam kondisi apapun. Jangan lupa pula untuk pelahap berprasangka baik kepada Yang mahakuasa, apapun yang terjadi.

Source: https://kumparan.com/berita-update/bacaan-la-tahzan-innallaha-maana-pengertian-dalil-dan-makna-ucapannya-1uv08QhtzF1