Arah mata kilangangin kincir digunakan laksana pedoman bakal menentukan posisi tertentu, misalnya dalam menentukan titik kompas. Setiap noktah kompas memberikan petunjuk arah nan signifikan andai navigasi.

Signifikansi Mata Angin

Netra angin adalah panduan yang digunakan untuk menentukan arah. Alat penglihatan angin biasanya digunakan privat navigasi, kompas dan peta.


mata angin

pelanginada.com


Arah mata angin menjadi babak dari panduan cak bagi menentukan sisi tertentu. Mata angin juga dikenal misal noktah kompas maupun salah satu titik dari sejumlah jenama plong adegan kompas yang menunjukkan haluan tertentu.

Penulisan sebelah mata kilangangin kincir pada sistem navigasi sebagaimana kompas ataupun atlas biasanya menunjukkan mata angin utama, yaitu utara, kidul, timur, dan barat. Tapi sebenarnya ada 16 sebelah tutul kompas yang bisa kita digunakan cak bagi membantu menentukan arah tertentu.

Jenis Arah Mata Angin

Sebagian besar orang hanya memaklumi empat ata delapan indra penglihatan kilangangin kincir, padahal secara keseluruhan cak semau enam belas mata angin yang kemudian dikelompokkan menjadi tiga jenis berlainan, yaitu:

1. Mata Angin Primer

Mata kilangangin kincir primer atau mata angin utama terdiri mulai sejak jihat paksina, timur, barat, dan kidul.

2. Mata Angin Sekunder

Mata kilangangin kincir sekunder merupakan netra kilangangin kincir nan memiliki posisi diantara empat empat penjuru utama. Mata kilangangin kincir varietas ini sangat membantu bakal memperkirakan jihat tertentu ketika membaca kompas alias peta.

Berikut adalah jihat netra angin golongan sekunder, antara bukan:

  • Barat laut yang terletak di antara barat dan utara
  • Barat daya yang terletak di antara barat dan daksina
  • Timur laut yang terletak di antara timur dan paksina
  • Tenggara yang terwalak di antara timur dan selatan

3. Ain Kilangangin kincir Tersier

Mata angin tersier adalah mata angin dengan posisi diantara mata angin primer dan sekunder. Mata angin ini juga sering dikenal sebagai mata angin suplemen. Fungsinya untuk menunjukkan suatu penjuru dengan lebih akurat.

Berikut ini merupakan perpautan jihat ain angin tersier, antara lain:

  • Utara timur laut yang terletak di antara utara dan timur laut
  • Timur-timur laut nan terwalak di antara timur laut dan timur
  • Timur menenggara yang terdapat di antara timur dan tenggara
  • Kidul menenggara yang terdapat di antara tenggara dan selatan
  • Selatan barat daya yang terdapat di antara selatan dan barat daya
  • Barat-barat pokok nan terdapat di antara barat daya dan barat
  • Barat-barat laut yang terletak di antaranya barat dan barat laut
  • Utara barat laut nan terletak di antara lor dan barat laut.

Kekuatan Jihat Mata Kilangangin kincir

Kemampuan privat membaca arah mata kilangangin kincir ternyata sangat faedah, terutama bagi kita yang gegares mengamalkan perjalanan di alam terbuka dan membutuhkan panduan navigasi tepat.


kompas bidik

Pixabay


Berikut ini ialah beberapa manfaat mata angin, yaitu:

  • Alat penglihatan angin mampu mendukung mengarifi suatu lokasi dengan berpegang pada arah yang telah ditentukan
  • Mata angin mampu membantu menentukan arah yang tepat saat melakukan perjalanan di standard melangah cak agar enggak tersesat
  • Netra kilangangin kincir kontributif menentukan arah kiblat ketika ingin melakukan salat bagi umat muslim
  • Mata angin bisa digunakan laksana patokan lokasi dan waktu yang tepat untuk berlayar bagi para pengail
  • Mata angin mendukung pilot menyasarkan pesawat menuju lokasi nan tepat
  • Mata angin bisa digunakan bakal mendeteksi alias memprediksi cuaca

Prinsip Menentukan Sisi Ain Angin

Ada banyak kaidah yang dapat dilakukan bakal menentukan mata kilangangin kincir selain menunggangi kompas, antara bukan:


menentukan arah mata angin

artofmanliness.com


1. Memperhatikan Propaganda dan Jihat Matahari

Cara paling mudah untuk menentukan jihat mata angin adalah dengan memperhatikan operasi dan arah surya dari ataupun terbenam. Dengan begitu, kita akan lebih mudah mencerna arah timur dan barat.

Seperti nan diketahui, matahari bergerak dari timur ke barat. Apabila kita merembas menghadap ke arah matahari mulai sejak, maka fragmen kidal adalah arah lor dan bagian kanan yaitu arah daksina. Seperti sebaliknya, jika kita membidik ke arah matahari terbenam, maka episode kidal merupakan arah utara dan kanan adalah arah selatan.

2. Menunggangi Cerminan Tongkat Gawang

Cara ini dinilai lampau mudah karena kita hanya membutuhkan bantuan sebuah tongkat ataupun kayu dengan memanfaatkan sinar matahari. Ketika kita mengecap cerminan tongkat, maka bisa dengan mudah mengetahui arah lor dan selatan.

Caranya, tancapkan tongkat berdimensi sekitar 60-150 cm ke tanah dengan posisi merembas verbatim. Kemudian, tandai ujung bayangan tongkat tersebut dengan batu. Tunggu sekitar 10-15 menit hingga bayangan tongkat tersebut berubah posisi, adv amat tandai pun ujung bayangan dengan batu lainnya. Lakukan memastikan, kita bisa mengamalkan kembali langkah mula-mula. Beri jarak tahun sekitar 15 menit dan tandai gambaran tongkat tersebut.

Sesudah itu, hubungkan ujung gambaran tongkat dengan mewujudkan sebuah garis verbatim. Bayangan tongkat akan menunjuk ke sisi nan berlawanan dengan jihat matahari, di mana titik awal menunjukkan sebelah barat dan bagian titik berikutnya adalah arah timur.