Aplikasi Petroganik Pada Tanaman Buah

Nganjuk –
Penentuan dosis pemupukan menggunakan pupuk organik tidak sebabat buat setiap kapling, antara lahan satu dengan yang memiliki nafkah atau unsur nan berbeda. Belaka idealnya, harus kecam zat apa saja yang dibutuhkan tanah sebaiknya kondisinya tetap bernas. Sehingga hasil panen petani tunak stabil tanpa mengurangi unsur hara pada petak.

Unsur Hara adalah unsur yang dibutuhkan tanamanan diantaranya, Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Zat kapur (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S), Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Mo, Tembaga (Cu), Seng (Zn) dan Klor (Cl). Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial.

Beralaskan jumlah kebutuhannya bagi tanaman, dikelompokkan menjadi dua, yaitu Unsur Hara Makro atau Atom hara nan diperlukan tanaman intern besaran besar dan Unsur Hara Mikro atau Molekul hara yang diperlukan tanaman dalam total kecil. Fungsi Zarah Hara Makro (n-p-k)

Spesifikasi:
C-organik Minimal 15%
C/Cakrawala ratio 15 – 25
Kodrat air Maksimal 8-20%
pH 4 – 9
Warna Coklat kehitaman
Bentuk Granul
Manfaat / Kegunaan:
Memperbaiki struktur dan tata udara tanah sehingga pengisapan anasir hara oleh akar tumbuhan menjadi makin baik
Meningkatkan daya sangga air tanah sehingga ketersediaan air dalam tanah menjadi bertambah baik
Menjadi penyangga zarah hara n domestik tanah sehingga fertilisasi menjadi lebih efisien
Sesuai bakal semua jenis persil dan jenis tanaman
Keunggulan:
Kadar C-organik tinggi
Berbentuk granul sehingga mudah n domestik aplikasi
Aman dan palamarta lingkungan (bebas mikroba patogen)
Independen dari biji-bijian gulma
Kodrat air rendah sehingga lebih efisien intern pengiriman dan penyimpanan
Dikemas dalam kantong kedap air
Dosis dan penggunaan pupuk Petroganik :
Padi dan Palawijaya : 500 – 1.000 kg per ha
Hortikultura : 2.000 kg per ha
Pokok kayu keras : 3 kg tiap-tiap pohon
Tambak : 300 – 500 kg per ha
Eksploitasi pupuk Petroganik pada tanaman pangan dan holtikultura diberikan seluruhnya pada pemupukan dasar, sedangkan pada tanaman keras diberikan pada awal dan akhir musim hujan angin.

Reporter  : Agus Bima

Penyunting       : Taufin A

Source: https://www.akurasinews.com/2019/03/31/manfaat-dosis-keunggulan-petroganik/