Apa Yang Kamu Ketahui Tentang Kalender Masehi

Jakarta,
NU Online

Kalender hijriah memiliki sistem penghitungan yang berbeda bermula takwim masehi. Besaran tahun privat setahun pula tak setolok. Secara sederhana, bila kalender serani mengasaskan penghitungan sreg persebaran bumi mengitari matahari, kalender hijriah mengacu plong peredaran bulan mengitari bumi.

Salah seorang seks seksolog horizon NU, KH Shofiyulloh menguraikan, kalender kristen dalam menyatakan hierarki satu tahunnya didasarkan siklus tropis matahari, yaitu 365,2222 hari. Dalam setahun dibagi menjadi 12 bulan. Januari terdiri dari 31 hari, Februari 28/29 hari, Maret 31 waktu, April 30 hari, Mei 31 masa, Juni 30, Juli 31 hari, Agustus 31 hari, September 30 periode, Oktober 31 musim, November 30 hari, dan Desember 31 musim.

“Kuantitas hari dalam sebulan merupakan aturan baku. Tersendiri Februari kalau detik tahunbasithah
umur bulan 28, ketika tahun kabisat 29 hari. Dalam tahun serani gregori setiap 4 hari sekali ada tahun kabisat. Bermakna, tahun abad (ratusan atau ribuan) baru dianggap perian kabisat kalau habis dibagi 400 perian,” papar ketua Rang Falakiyah PWNU Jawa Timur ini.

Shofiyulloh melanjutkan, penanggalan hijriah yaitu kalender nan dalam menentukan tinggi suatu tahunnya berdasarkan 12 bisa jadi siklus sinodis wulan (12 bisa jadi fase rembulan yang sama/bulan sabit). Siklus sinodis bulan bervariasi, rata-ratanya 29,53 hari. Sehingga vitalitas bulan internal satu wulan hijriah terkadang 29 hari, sesekali 30 tahun. Enggak tentu tersidai apakah saat terlampau 29 hilal tertumbuk pandangan maupun tidak.

“Kalau terlihat, wulan sebelumnya berumur 29 hari. Kalau tanggal 29 hilal lain tertentang maka harus istikmal sehingga rembulan sebelumnya tersebut berumur 30 hari. Intern setahun umur harinya terkadang 354 waktu, terkadang 355 hari,” jelasnya.

Penanggalan masehi, tambahnya, teragendakan kategori penanggalan solar. Sementara itu kalender hijriah termasuk kategori takwim lunar. Ada kembali macam penanggalan ketiga, merupakan kalender lunisolar.

“Termasuk tipe almanak ini ialah penanggalan China, kalender saka Bali , kalender Buddha, kalender Ibrani, dan tidak-lain. Terkait macem-macam kalender lunisolar dapat baca siasat saya yang berjudul
Mengenal Kalender Lunisolar di Indonesia,” tutupnya.
(Mahbib Khoiron)

 

Source: https://nu.or.id/nasional/perbedaan-kalender-hijriah-dan-masehi-UG8Su