Apa Yang Dimaksud Rangkaian Paralel

Koneksi Paralel –
Indra penglihatan pelajaran fisika mengajarkan kita alasan terjadinya satu fenomena keseharian yang bisa namun takhlik seseorang penasaran akan hal itu. Dapat dikatakan bukan ada kejadian atau kejadian yang tidak bisa dijelaskan makanya cabang ilmu pengetahuan alam ini.

Grameds bisa mempersunting sejumlah kejadian mengenai fenomena di selingkung kalian, dan bisa dipastikan fenomena tersebut dapat dijelaskan menggunakan teori fisika. Mulai semenjak adanya pelangi, mengapa air bisa mendidih, sampai alasan di mengot berfungsinya suatu benda elektronik.

Tentu kalian pasti sudah mencerna alasan utama kenapa sebuah benda elektronik bisa berkreasi, yakni karena adanya listrik. Meskipun demikian, listrik koteng tidak bisa bekerja cak seorang diri, dan memerlukan adanya sebuah komponen nan bisa mengairi energinya.

Pelecok satu onderdil tersebut ialah sebuah rangkaian. Dan dalam artikel ini, kita akan mempelajari riuk satu gambar pernah dibalik berfungsinya sejumlah benda elektronik di selingkung kita, yakni rangkaian paralel.

Grameds akan mempelajari definisi, sejumlah rumus, dan benda-benda apa namun yang menerapkan rangkaian paralel agar dapat bekerja dengan baik. Bintang sartan, simak artikel ini sampai habis, ya Grameds.

Pengertian Sangkutan Paralel

Afiliasi paralel yakni salah satu berpangkal dua variasi rangkaian listrik nan berfungsi cak bagi menyalurkan energi elektrik puas suatu benda elektronik. Afiliasi lain yang juga mempunyai kekuatan seperti mana rangkaian paralel dinamakan bagaikan rangkaian seri.

Meskipun n kepunyaan manfaat yang sama, pengaplikasian kedua kawin ini farik satu sama lain. Rangkaian paralel yang di dalamnya memiliki sejumlah rangkaian, dapat dikatakan lebih langka bila dibandingkan dengan rangkaian seri yang namun terdiri dari satu rangkaian.

Lega artikel ini, Grameds doang akan difokuskan kerjakan memahami dasar-dasar pecah rangkaian paralel secara sederhana, cuma tetap menyeluruh. Sementara, pembahasan mengenai interelasi kilap akan dijelaskan dalam artikel lain.

Pun ke rangkaian paralel, komponen nan terhubung dalam asosiasi ini terhubung sepanjang beberapa jalur dan setiap onderdil mempunyai tegangan yang setimbang dengan tarikan di seluruh jaringan. Arus elektrik yang melalui jaringan juga sepadan dengan jumlah arus nan melangkahi setiap suku cadang.

Sekadar, jikalau dua atau makin komponen dihubungkan secara paralel, mereka memiliki perbedaan potensial (tarikan) yang sepadan di ujungnya. Adanya perbedaan yang berpotensi terjadi di seluruh komponen dapat dikatakan sebanding besarnya, sehingga perbedaan ini juga terbilang identik.

Selain itu, kuantitas tegangan nan selevel akan diterapkan ke semua komponen di dalam gayutan paralel. Sementara arus besaran yang terwalak pada rangkaian paralel merupakan jumlah arus nan melangkahi masing-masing komponen.



Rangkaian paralel serta rangkaian kurat merupakan salah satu topik yang akan besar perut ditemukan sreg mata pelajaran fisika, justru di sekolah menengah. Kalian pastinya akan mempelajari topik ini bertambah mendalam dibandingkan ketika masih di sekolah radiks. Sosi “Smart Book Fisika SMP/MTs Inferior VII, VIII, IX” dapat membantu kalian nan duduk di balai-balai sekolah menengah kalau kesulitan lain hanya mengenai topik rangkaian, tetapi juga intern les fisika secara publik.


Rumus Rangkaian Paralel

Tentunya, sanding setiap topik pembahasan pada fisika memerlukan perhitungan agar dapat mencerna angka pasti adapun suatu hal. Tak terkecuali, hal ini pun berlaku untuk perhitungan rangkaian listrik, baik itu rangkaian paralel dan juga rangkaian cerah.

Tadi sempat disinggung bahwa rangkaian paralel sedikit bertambah musykil dibandingkan dengan rangkaian cerah, karena banyaknya komponen di dalamnya. Meskipun begitu, Grameds lain perlu kacau untuk mempelajari rumus-rumus berasal afiliasi paralel ini, karena jika kalian sudah lalu teradat, maka kalian akan semakin laju privat memahami rumus-rumus ini.

Enggak hanya itu, kalian juga akan mempelajari sedikit penjelasan tentang sejumlah sosok yang bermakna di meres listrik, sehingga namanya diabadikan menjadi satuan unit dari sejumlah komponen relasi listrik. Simak penjelasan di bawah ini.

1. Aliran

Arus plong rangkaian listrik memiliki simbol “I”, serta punya satuan unit “ampere”. Asongan unit ini diambil dari ilmuwan bawah Perancis bernama André-Marie Amperé, yang berperan lautan dalam mengembangkan teori di rataan elektrodinamika.

Rumus akan halnya arus sendiri sebenarnya berasal dari Teori Ohm, nan tubin sekali lagi akan disinggung saat mempelajari rumus hambatan. Pada dasarnya, rumus untuk menghitung diseminasi pada rangkaian paralel dapat ditulis sebagai berikut:

ITotal
= I1
+ I2
+ I3
+ …..…. In
= V (1/R1
+
1/R2
+
1/R3
+ ………
1/Rn)

2. Tegangan

Tegangan pada rangkaian listrik memiliki simbol “V”, serta n kepunyaan satuan unit “volt”. Satuan unit ini diambil semenjak ilmuwan asal Italia bernama Alessandro Volta, yang semasa hidupnya berhasil menemukan berjenis-jenis hal mengenai bidang listrik, salah satunya yakni teori mengenai voltase listrik.

Rumus mengenai tegangan koteng pada dasarnya tidak begitu sulit kerjakan dipahami, karena jumlah tegangan pada gabungan paralel akan setolok pada tiap komponennya. Pada dasarnya, rumus bikin cak menjumlah tegangan pada perkariban paralel dapat ditulis sebagai berikut:

V = V1
= V2
= V3
= V4
= ……… Vt

3. Hambatan ataupun Resistor

Hambatan atau resistor pada rangkaian elektrik memiliki tanda baca “R”, serta memiliki satuan unit “ohm”. Satuan unit ini diambil bermula ilmuwan asal Jerman bernama Georg Ohm, yang juga yaitu produsen dari teori mengenai hambatan atau resistor ini.

Rumus tentang hambatan maupun resistor sendiri pada dasarnya dicari dengan cara menambahkan kebalikan dari poin resistor mulai sejak setiap komponen dan ambil dagi dari jumlah tersebut, sehingga totalnya akan selalu lebih katai dari nilai resistor. Pada dasarnya, rumus untuk menghitung hambatan atau resistor pada pernah paralel dapat ditulis misal berikut:

1/RTotal
=
1/R1
+
1/R2
+
1/R3
+
1/R4
………
1/Rn

Hambatan maupun resistor sendiri cukup berkaitan dengan arus, sehingga sama sekali kita juga perlu mencari arus listrik berdasarkan informasi yang kita temukan bersumber kuantitas voltase serta hambatan atau resistor. Untuk ini, kita akan juga memperalat Teori Ohm, yaitu:

I =
V/R

Selain itu, terdapat juga yang namanya konduktansi listrik momen sedang menghitung hambatan ataupun resistor. Konduktansi elektrik yaitu peristiwa di mana arus listrik mengalir melewati mangsa seperti logam dan non-logam. Konduktansi elektrik punya simbol “G” dan memiliki runcitruncit unit “siemens”.

Konduktansi listrik punya hubungan yang saling melengkapi dengan hambatan alias resistor pada rangkaian paralel, sehingga boleh ditemukan intern beberapa kasus. Puas dasarnya, rumus kerjakan menghitung konduktansi listrik pada sangkut-paut paralel boleh ditulis sebagai berikut:

Gtotal
= G1
+ G2
+ G3
+ G4
+ …..…. Gkaki langit

4. Induktor

Induktor plong rangkaian elektrik mempunyai simbol “L”, serta memiliki asongan unit “henry”. Rincih unit ini diambil dari ilmuwan asal Amerika Serikat bernama Joseph Henry, yang pada masanya berhasil menemukan teori elektromagnetik bagi diaplikasikan ke berbagai macam peralatan.

Rumus adapun induktor sendiri pada dasarnya dapat dicari menggunakan prinsip total induktor ekuivalen dengan kebalikan dari jumlah padanan bersumber induktansi masing-masing. Pada dasarnya, rumus untuk menghitung induktor lega pernah paralel dapat ditulis bak berikut:

1/LTotal
=
1/L1
+
1/L2
+
1/L3
+
1/L4
………
1/Ln

Namun, takdirnya induktor terletak di sekitar medan magnet per, rumus ini tidak bisa dipakai karena adanya timbal mengot di tiap induktansi. Palagan besi sembrani nan dihasilkan berpunca timbal pencong antara induktansi ini umumnya diberi huruf angka menggunakan aksara “M”.

Tanda baca “M” bergantung terhadap bagaimana gelanggang besi berani dalam induktor ubah mempengaruhi. Keberadaan simbol “M” internal kalkulasi induktor ini bisa dikatakan sepan rumit lakukan dipahami, sehingga tidak akan dibahas lebih lanjur puas artikel ini.

5. Kapasitor

Kapasitor pada korespondensi listrik punya bunyi bahasa “C”, serta memiliki rincih unit “farad”. Satuan unit ini diambil terbit intelektual asal Inggris bernama Michael Faraday, hamba allah yang berguna dalam menemukan sejumlah teori dan benda, khususnya di bidang elektromagnetik dan elektrokimia.

Rumus kapasitor sendiri plong dasarnya serupa dengan mengejar voltase, yakni menjumlahkan kredit yang terwalak di tiap komponen kapasitor n domestik rangkaian listrik. Pada dasarnya, rumus untuk menghitung kapasitor pada rangkaian paralel bisa ditulis sebagai berikut:

Ctotal
= C1
+ C2
+ C3
+ C4
+ …..…. Clengkung langit

Mempelajari fisika berarti mutakadim siap berkutat dengan rumus-rumus berlainan di tiap topiknya. Hanya, jikalau Grameds ingin berusaha mempelajari rumus-rumus ini secara perlahan, bukan tidak mungkin kalian akan menguasai berbagai varietas rumus fisika kedepannya. Jika kalian masih di bangku SMA dan ingin mencoba menghafal dan mempelajari rumus-rumus, kalian bisa coba baca sendi “SMA Kumpulan Rumus Komplet Fisika SC”.


Contoh Benda yang Menunggangi Perpautan Paralel

Dalam umur kita sehari-musim, ada beberapa benda yang memperalat koneksi listrik paralel, diantaranya:

1. Bola lampu LED

Rangkaian Paralel

unsplash.com

Light-Emitting Diode
maupun dikenal lagi dengan bola lampu LED dalam Bahasa Indonesia, adalah varietas lampu busur yang akan menyinar makin cahaya, dan tidak runyam berkelap-kelip. Prinsip kerja lampu LED seorang juga menerapkan perhubungan paralel, khususnya lampu busur LED yang berkejap-kejap.

Grameds bisa perhatikan, momen suka-suka suatu bola lampu busur yang sunyi, bohlam tak belum karuan turut mati. Hal ini disebabkan karena saklar di dalam lampu LED n kepunyaan ceranggah distingtif, yang yakni prinsip rangkaian paralel di privat sebuah benda elektronik. Dengan perkenalan awal lain, cahaya lampu LED bisa berkejap-kejap dan tidak akan nyenyat biarpun suka-suka adegan nan tidak menyala.

2. Lampu Suntuk Lintas

Rangkaian Paralel

unsplash.com

Lampu silam lintas juga merupakan riuk satu contoh benda elektronik yang berfungsi menggunakan prinsip rangkaian paralel. Benda ini memiliki peran dalam mengatur kolangkaling, dengan cara menggiatkan beberapa corak bola lampu berbeda, yakni merah, kuning dan hijau, sebagai rambu petunjuk bagi kendaraan terkait pada saat harus berhenti dan pron bila harus melaju.

Di n domestik lampu lalu lintas, terdapat sebuah detektor atau pemeriksaan yang akan menggerakan saklar dan berfungsi lakukan menata pron bila lampu-lampu tersebut harus tunu atau lengang. Saklar-saklar tersebut akan berkarya tanpa terpengaruh oleh saklar lainnya.

3. Alarm Kebakaran

Rangkaian Paralel

unsplash.com

Benda ketiga dan terakhir nan akan dibahas sebagai contoh dari penerapan susunan paralel n domestik benda-benda keseharian ialah alarm kebakaran. Sesuai dengan namanya, benda ini berfungsi bikin mempublikasikan seseorang adanya kebakaran di suatu bangunan melalui suara keras sama dengan sirine.

Prinsip kerja tanda bahaya kebakaran secara sederhana yakni menggunakan semacam sensor untuk mendeteksi adanya tabun yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran. Alarm kebakaran di dalam gedung galibnya terhubung bersumber satu lantai dengan lantai lainnya, dan belum karuan menunukan di lantai enggak seandainya tidak ada tabun terdeteksi lega lantai tersebut.

Penggerak Fisikawan Terkenal Lainnya

Selain motor-biang keladi yang sudah disinggung di atas, tentunya masih banyak kembali fisikawan yang n kepunyaan andil lautan dalam kemajuan ilmu fisika. Teori serta gagasan yang mereka temukan kondusif khalayak bakal memahami alasan dibalik sebuah fenomena plong situasi sehari-hari.

Tidak hanya itu, teori serta gagasan nan para fisikawan ini kembangkan juga berhasil menginspirasi cendekiawan maupun penemu enggak lakukan mengaplikasikan pemikiran-pemikiran mereka, dan meluaskan teori baru sampai bahkan menciptakan benda berdasarkan teori tersebut.

Di pangkal ini, terwalak 3 fisikawan nan berhasil mengubah dunia karena berbuah menemukan teori yang lain pernah terpikirkan sebelumnya. Pembahasan mengenai fisikawan ini menjadi sesi terakhir privat artikel ini, dan diharapkan mampu menginspirasi Grameds untuk belajar dan berkarya lebih giat seperti mereka.

1. Galileo Galilei

Rangkaian Paralel

Britannica

Secara teknis, Galileo Galilei bukan hanya fisikawan, melainkan pun astronom. Lamun demikian, maskulin asal Italia ini kukuh menghasilkan berbagai jenis temuan sepanjang hidupnya, sebatas-sampai dijuluki sebagai “Kiai Fisika Modern” karena penemuan dan teorinya nan mendobrak ilmu pengetahuan pada perian itu.

Selain mempelopori heliosentrisme, yaitu fakta bahwa bumi dan planet lain mengelilingi surya, Galileo Galilei lagi berhasil menemukan beberapa teori kinetik, yang nantinya dikembangkan serta disempurnakan oleh para fisikawan lain sehabis masanya berakhir.

2. Isaac Newton

Rangkaian Paralel

Wikipedia

Sosok fisikawan ini lagi berhasil menggemparkan dunia karena pelecok satu teori temuannya. Isaac Newton, yang merupakan lanang asal Inggris ini adalah pengembang bilang teori fisika tersohor yang tidak hanya berkutat di bidang fisika namun, melainkan juga ilmu hitung dan kimia.

Beberapa teori yang berakibat Isaac Newton kembangkan di antaranya adalah teori akselerasi, teori optik, teori ahli mesin, dan teori gravitasi. Intelektual ini kembali berjasa privat melebarkan teori mengenai kalkulus di bidang matematika. Dirinya dianggap sebagai salah satu fisikawan paling kecil berkarisma sepanjang masa.

3. Albert Einstein

Rangkaian Paralel

DW

Mutakadim pasti tak akan lengkap kalau kita enggak ceratai “Bapak Teori Kenisbian”, Albert Einstein. Sosok asal Jerman ini, walaupun bertambah dikenal dengan teori relativitasnya, ternyata tidak hanya melebarkan suatu teori itu hanya, tetapi masih ada lagi teori-teori nan Einstein kembangkan sepanjang hidupnya.

Sebut belaka teori gerakan brown, teori hubungan Planck-Einstein, dan teori Einstein lain yang juga proporsional terkenalnya dengan teori relativitasnya, yakni teori massa-energi atau E = mc². Selain Isaac Newton, Albert Einstein kembali dianggap banyak orang sebagai ilmuwan paling berpengaruh di dunia.

Teori kenisbian Albert Einstein dianggap misal pelecok satu pintasan terbesar dalam dunia fisika. Bukan jarang hamba allah awam yang tak memahami fisika pun tertarik dan kepingin mengepas mencari adv pernah mengenai teori ini. Grameds yang juga tertarik untuk mempelajari teori relativitas, boleh membaca sosi karya Albert Einstein seorang, adalah sosi “Kenisbian: Teori Khusus dan Publik”.

Pembahasan akan halnya fisikawan di atas mengerudungi artikel adapun koneksi paralel. Setelah mempelajari serba-serbi mengenai afiliasi paralel, menginjak bermula definisi, rumus, dan juga alat-alatnya, hendaknya Grameds lebih terbantu dalam memaklumi topik ini.

Taktik dari fisika adalah untuk selalu terus berlatih dan mau mencerna topik lebih intern. Kalau kalian merasa artikel ini masih kurang, Grameds bisa mencoba mencari artikel maupun buku bukan kerjakan menambah pemahaman terhadap topik interelasi paralel.

Jika kalian cak hendak mencari buku-buku yang sesuai dengan topik gabungan paralel, selain sejumlah gerendel rekomendasi di atas, Gramedia, #SahabatTanpaBatas, juga mempunyai berbagai buku lain bikin memuaskan rasa ingin tahu kalian akan topik ini yang bisa ditemukan di gramedia.com. Siuman Grameds, kalian akan semakin mendapatkan ilmu dan informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: M. Adrianto S.

BACA JUGA:

  1. Perbedaan Koalisi Seri dan Paralel puas Listrik
  2. Penemu Inti atom dan Pemrakarsa-Dedengkot yang Mengembangkannya
  3. Muatan Listrik: Pengertian, Diversifikasi, Ciri-Ciri, dan Rumusnya
  4. Denotasi Teori Molekul Dalton, Keunggulan & Kelemahannya
  5. Hukum Newton: Signifikansi, Obstulen, Rumus, Abstrak, dan Penerapannya

ePerpus adalah layanan taman bacaan digital mutakhir yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk melicinkan intern ikutikutan persuratan digital Anda. Klien B2B Persuratan digital kami meliputi sekolah, perguruan tinggi, korporat, sampai tempat ibadah.”

logo eperpus

  • Custom batang kayu
  • Akses ke beribu-ribu kancing dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Kamu
  • Tersaji privat platform Android dan IOS
  • Terhidang fitur admin dashboard kerjakan meluluk wara-wara analisis
  • Laporan statistik teladan
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Source: https://www.gramedia.com/literasi/rangkaian-paralel/

Posted by: gamadelic.com