Apa Yang Dimaksud Dengan Umbi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Umbi kentang dengan “alat penglihatan” nan merupakan kuncup sebagai sarana reproduksi.

Umbi
adalah perlengkapan tumbuhan yang mengalami perubahan format dan rancangan (“pembengkakan”) bak akibat perubahan fungsinya. Persilihan ini berhasil pula pada perubahan anatominya. Organ yang mewujudkan umbi terutama mayat, akar tunggang, atau modifikasinya. Namun kurang kelompok tumbuhan yang membentuk umbi dengan mengikutsertakan daunnya.

Umbi biasanya terbentuk tepat di dasar permukaan tanah, meskipun dapat sekali lagi terdidik jauh di dalam maupun di atas satah.

Faedah

[sunting
|
sunting sumber]

Transisi anatomi dan morfologi dapat dipandang sebagai konsekuensi berusul modifikasi keefektifan gawai. Dari sudut pandang evolusi, umbi tak namun sebagai organ penyimpan cadangan energi, melainkan pun menjadi alat sintasan bertahan jiwa dan menghasilkan baka dalam keadaan lingkungan tumbuh yang membahayakan hidupnya.[1]
Karena itu, pangkal pohon biasanya menggudangkan cadangan energi berlebih, umumnya kerumahtanggaan bentuk senyawa berenergi janjang, seperti karbohidrat. Dengan demikian, peran vital umbi ialah bagaikan organ penyimpan energi, alat sintasan (survival), dan alat perkalian secara vegetatif.

Maka dari itu makhluk, beberapa tanaman berumbi sengaja ditanam ibarat bahan pangan, terutama karena kas dapur gizinya. Pangkal pohon menggudangkan pati, gula, dan berbagai metabolit sekunder nan bisa bernilai gizi atau berkhasiat penyembuhan lakukan manusia maupun berbahaya bagi jasad apabila dimakan.

Neko-neko umbi

[sunting
|
sunting sumur]

Umbi dibedakan berdasarkan peranti pangkal yang dimodifikasi. Istilah bahasa Latin untuk umbi nan terlatih berpangkal batang dan akar yaitu
tuber, nan berarti “pembengkakan”. Cucu adam awam biasanya menyebut segala apa sekali lagi bagian pohon yang “membengkak” dan berisi karbohidrat (pati) ibarat umbi. Beberapa bentuk khusus dapat memiliki logo yang berlainan. Perlu diperhatikan bahwa modifikasi batang dan daun sebagai tempat penyimpanan makanan dalam bentuk umbi lapis (bulbus) sering dibedakan secara botani berpokok susuk umbi lainnya.

Umbi singkong yaitu pembesaran akar.

Umbi akar

[sunting
|
sunting perigi]

Pongkol akar (bahasa Latin:
tuber rhizogenum, bahasa Inggris:
tuberous root) yakni umbi yang terbentuk dari akar. Umbi akar tidak boleh dijadikan bahan pergandaan apabila tidak memiliki titik tumbuh cak bagi semi. Dilihat dari asalnya, pongkol akar dapat terasuh bermula akar tunggang, sebagaimana umbi wortel atau lobak, maupun berpangkal akar silang, seperti pangkal pohon ubi/ketela pohon, ketela rambat/keledek, umbi keladi, dan garut.

Pongkol batang

[sunting
|
sunting sumber]

Umbi batang (bahasa Latin:
tuber cauligenum) merupakan pongkol nan terbentuk dari batang alias struktur modifikasi batang, sama dengan geragih (stolo) maupun rimpang (rhizoma). Umbi mayit mampu memunculkan tunas maupun akar, sehingga burung laut kali dijadikan bahan perbanyakan vegetatif oleh manusia. Pongkol layon dihasilkan makanya bilang spesies Solanaceae (yang paling dikenal merupakan umbi ubi benggala) dan Asteraceae (sebagaimana pangkal pohon dahlia dan topinambur). Rimpang deringo-jahean (Zingiberaceae) sering dianggap maka itu masyarakat sebagai “umbi” atau “akar”.

Umbi lapis

[sunting
|
sunting sumber]

Umbi lapis (bulbus) ialah sejenis pangkal pohon nan terbentuk berbunga tumpukan (pangkal) daun yang tersusun rapat intern format roset. Umbi lapis dipandang berlainan berusul umbi yang lainnya karena tidak mengakumulasi karbohidrat dalam buram polisakarida. Basal terjadi karena berkumpulnya larutan di kerangkeng-selnya.Umbi jenis ini dibentuk oleh sejumlah tungkai-tungkai monokotil seperti Amaryllidaceae (guna luas, tertera kelompok bawang-bawangan) dan Liliaceae.

Kucai memiliki adegan asal yang nyana berkanjang yang disebut cakram (discus). Cakram ini sebenarnya adalah bangkai. Semenjak cakram akan tumbuh sepuhan-lapisan daun yang tebal, panjang hati, dan berair. Karena deras dan berkelebek inilah terpelajar struktur yang melendung sehingga disebut “pangkal pohon”. Apabila salutan-salutan ini besar dan tukar menutupi ia disebut tunica, dan apabila saduran-salutan ini katai dan sahaja ganti menyirap disebut squama (tembakau).

Dan lain-lain

[sunting
|
sunting sumber]

Pangkal pohon pipis

[sunting
|
sunting sumber]

Umbi pipis
hampir seperti sebangsa umbi asal batang yang dikenal bak cormus atau bulbotuber. Dilihat dari strukturnya, dasun berbeda bersumber cormus. Apabila dibelah, umbi lapis memperlihatkan lapisan-lapisan setakat ke putaran paling pusat. Cormus, karena berasal dari mayat, apabila dibelah ogok struktur padat, serupa dengan rimpang.[2]

Umbi udara

[sunting
|
sunting mata air]

Katak,
katibung, maupun
umbi udara
(tuber caulinare) yaitu umbi yang muncul di batang dan produktif di atas permukaan persil. Pongkol ini boleh pula memunculkan tunas. Bilang anggota Dioscoreaceae, sama dengan uwi dan gembili, dapat mengemukakan umbi semacam ini.

Pongkol berpati

[sunting
|
sunting mata air]

Talas adalah bonggol umbi.

Umbi berpati
nan terjaga terbit kunarpa yang memendek pada beberapa kelompok tumbuhan monokotil dan mungkin ditutupi maka dari itu sugi-mole disebut umpama
bonggol umbi
(cormus
ataupun
bulbotuber) atau
bonggol
saja. Anggota-anggota Dioscoreaceae (uwi, gembili, dan semacamnya), Araceae (seperti talas dan suweg), serta Asparagales (misalnya gladiol) memilikinya. Boncol umbi sebenarnya adalah layon nirmala bikin jenis tumbuhan yang memilikinya, sedangkan bagian yang unjuk di atas permukaan persil kerjakan memayang patera sebenarnya merupakan tangkai patera majemuk atau pelepah.

Mayit yang menyusut dan membulat, menahun, kaya di hampir bidang tanah, serta berfungsi sebagai cadangan air sering dimiliki oleh tumbuhan (terutama dikotil) nan xerofit (tahan kering). Batang semacam ini disebut sebagai

caudex

dan dapat dikira publik sebagai pangkal pohon. Misalnya batang radiks bengkuang (bagian nan dimanfaatkan manusia untuk hutan) dan
Adenium.

Kas dapur pongkol

[sunting
|
sunting sumber]

Cadangan makanan yang tersimpan dalam pongkol galibnya adalah dalam tulangtulangan polisakarida, dengan sedikit campuran oligosakarida dan monosakarida. Rangka polisakarida nan paling awam yaitu konsentrat, yang merupakan polimer bermula glukosa dalam tulangtulangan amilosa (tak bercabang) dan atau amilopektin (bercagak).

Pongkol-umbi anggota Asteraceae, sebagai halnya dahlia, dan Fabaceae, seperti bengkuang, mengandung inulin, suatu fruktan (polisakarida dengan monomer fruktosa). Berbagai umbi anggota suku talas-talasan (Araceae) mengandung mannan (monomer: mannosa).

Selain polimer suplai rezeki ini, pangkal pohon juga mengandung polisakarida yang memuati dinding sel atau urat kayu di antaranya, begitu juga glukomannan, pektin, xilan, dan selulosa.

Galeri

[sunting
|
sunting sumber]

Lihat sekali lagi

[sunting
|
sunting perigi]

  • Ubi
  • Ketela

Wacana

[sunting
|
sunting sumber]

Kutipan

[sunting
|
sunting sumur]


  1. ^



    Rooting cuttings of tropical trees, London: Commonwealth Science Council, 1993, hlm. 11, ISBN 978-0-85092-394-0





  2. ^



    http://www.ilmupengetahuanalam.com/2015/08/signifikansi-jenis-dan-paradigma-umbi-umbian.html.




Bacaan

[sunting
|
sunting sumber]

  • Tjitrosoepomo G. 2022.
    Ilmu saraf Pokok kayu.
    Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.



Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Umbi

Posted by: gamadelic.com