Apa Yang Dimaksud Dengan Akuntabilitas

Definisi dan Pengertian Akuntabilitas (Konsep Pendidikan)

Istilah akuntabilitas berasal berusul istilah internal bahasa Inggris accountability yang berarti pertanggunganjawab alias keadaan bakal dipertanggungjawabkan atau keadaan bakal diminta pertanggunganjawab.

Akuntabilitas (accountability) yakni berfungsinya seluruh onderdil penggagas jalannya kegiatan perusahaan, sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing.  Akuntabilitas dapat diartikan sebagai kewajiban-kewajiban berasal hamba allah-individu atau penguasa yang dipercayakan untuk mengelola sumber-sumber sendi publik dan yang bersangkutan dengannya untuk dapat menjawab hal-hal yang mencantol pertanggungjawabannya. Akuntabilitas tercalit erat dengan instrumen untuk kegiatan otoritas terutama dalam hal pencapaian hasil pada pelayanan masyarakat dan menyampaikannya secara transparan kepada masyarakat.

Menurut Dubnick, akuntabilitas umum secara tradisional dipahami misal perabot yang digunakan bikin mengawasi dan membidikkan perilaku administrasi dengan kaidah memasrahkan kewajiban bakal dapat mengasihkan jawaban (answerability) kepada sejumlah pengaruh eksternal. Menurut Romzek dan Ingraham akuntabilitas publik dalam kemujaraban yang minimum fundamental merujuk kepada kemampuan menjawab kepada seseorang terkait dengan kinerja yang diharapkan. Seseorang yang diberikan jawaban ini haruslah seseorang yang punya legitimasi lakukan melakukan penapisan dan mengasakan kinerja

Berikut sejumlah pengertian mulai sejak akuntabilitas. Akuntabilitas yakni suatu pertambahan bermula rasa tanggung jawab, suatu yang makin tinggi mutunya berpokok suatu beban jawab sehingga memuaskan atasan. Selain itu akuntabilitas adalah kondisi seseorang nan dinilai orang enggak karena kualitas performannya menyelesaikan tujuan nan menjadi tanggung jawab. Menurut Elliot akuntabilitas adalah cocok atau sesuai dengan nan diharapkan maka itu anak adam lain dan menguraikan dan mempertimbangkan kepada orang tak mengenai keputusan dan tindakan yang diambil  . Akuntabilitas menurut Lessinger, adalah analisis hubungan antara segala apa yang sudah dilakukan sekolah dengan dana yang digunakan dengan hasil membiasakan nan diperoleh.

Signifikansi akuntabilitas ini memberikan suatu wahyu korban pada hampir semua restorasi sektor awam dan memerosokkan pada munculnya tekanan kerjakan praktisi kunci yang terkebat untuk bertanggungjawab dan untuk menjamin kinerja pelayanan publik nan baik. Prinsip akuntabilitas yakni yakni pelaksanaan pertanggungjawaban dimana n domestik kegiatan yang dilakukan maka itu pihak nan tersapu harus makmur mempertanggungjawabkan pelaksanaan  kewenangan yang diberikan di bidang tugasnya. Prinsip akuntabilitas terutama berkaitan karib dengan pertanggungjawaban terhadap efektivitas kegiatan privat pencapaian alamat ataupun alamat kebijakan maupun programa nan telah ditetapkan itu.

Pengertian akuntabilitas menurut Lawton dan Rose dapat dikatakan sebagai sebuah proses dimana koteng atau sekelompok orang nan diperlukan untuk membuat pesiaran aktivitas mereka dan dengan kaidah yang mereka mutakadim atau belum ketahui untuk melaksanakan pekerjaan mereka.   Akuntabilitas laksana riuk satu pendirian good corporate governance berkaitan dengan pertanggungjawaban arahan atas keputusan dan hasil nan dicapai, sesuai dengan wewenang nan dilimpahkan dalam pelaksanaan tanggung jawab mengelola organisasi. Prinsip akuntabilitas digunakan buat menciptakan sistem kontrol yang efektif berdasarkan distribusi supremsi pemegang saham, direksi dan komisaris.  Cara-prinsip akuntabilitas ialah:

  1. Mencarter performan artinya performan para petugas pendidikan dikontrak oleh bani adam-orang yang bersangkutan internal pendidikan. Standar performan yang sudah disepakati bersama harus bisa dilaksanakan dengan baik.
  2. Memiliki kancing pelaksana arah. Dengan biaya tertentu dan performan dengan barometer yang telah dikontrakan itu diharapkan pendidikan dapat mencapai tujuan secara tepat.
  3. Cak semau unsur pemeriksaan. Pemerikasaan harus dilakukan makanya sosok-turunan yang bebas yang tidak terlibat dalam kegiatan pendidikan.Para pengontrak adalah adalah unsur pengontrol internal kegiatan pendidikan.
  4. Ada tanda jadi pendidikan.Mutu pendidikan terjamin karena sudah memakai kriteria/ukuran tertentu.
  5. Pemberian insisiatif bak honorarium terhadap jerih payah guru dibuatlah insentif.

Aspek yang terkandung kerumahtanggaan pengertian akuntabilitas yakni bahwa umum n kepunyaan nasib baik untuk mengetahui kebijakan-ketatanegaraan yang diambil maka itu pihak yang mereka beri kepercayaan. Media pertanggungjawaban dalam konsep akuntabilitas enggak terbatas pada takrif pertanggungjawaban saja, doang mencangam juga praktek-praktek kemudahan si pemberi mandat mendapatkan pemberitahuan, baik langsung maupun tidak langsung secara oral ataupun tulisan. Dengan demikian, akuntabilitas akan bertaruk subur lega lingkungan yang mengutamakan keterbukaan sebagai landasan penting dan dalam suasana nan transparan dan demokrasi serta otonomi intern mengemukakan pendapat. Akuntabilitas, sebagai salah satu prasyarat dari penyelenggaraan negara yang baru, didasarkan lega konsep organisasi intern manajemen, yang menyangsang :

  1. Luas kewenangan dan rentang kekangan (spand of control) organisasi.
  2. Faktor-faktor yang dapat dikendalikan (controllable) sreg level manajemen atau tingkat kekuasaan tertentu.
  3. Pengendalian laksana bagian signifikan dari masyarakat yang baik ganti menunjang dengan akuntabilitas. Dengan pembukaan tak, dapat disebutkan bahwa pengendalian tidak dapat berjalan dengan efesien dan efektif bila bukan ditunjang dengan mekanisme akuntabilitas yang baik, demikian kembali sebaliknya.

Dari uraian tersebut, dapat dikatakan bahwa akuntabilitas ialah perwujudan bagasi seseorang atau unit organisasi untuk mempertanggungjawabkan manajemen dan pengendalian mata air sosi dan pelaksanaan kebijakan nan dipercayakan kepadanya dalam rang pencapaian tujuan yang telah ditetapkan melewati media pertanggungjawaban secara ajek. Sumur daya ini merupakan akuisisi untuk khalayak maupun unit organisasi yang seharusnya boleh diukur dan diidentifikasikan secara jelas

Politik pada dasarnya merupakan ketentuan-bilangan yang harus dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk bagi setiap usaha dari karyawan organisasi sehingga tercapai kelancaran dan keterpautan internal mengaras tujuan organisasi yang mutakadim ditetapkan.

Pustaka.

Yayasan Pembaruan Administrasi Awam Indonesia (YPAPI), Memahami Good Government Governance dan Good Coorporate Governance, Yogyakarta : Penerbit YPAPI, Oktober 2004
Pidarta,M. 2005. Perencanaan Pendidikan Partisipatori dengan Pendekatan Sistem. Jakarta:Asri Mahasatya.

Hasan,H. 2008. Evaluasi Kurikulum. Bandung: Rosdakarya
Peter Salim, The Contempory English-Indonesia Dictionary, Jakarta: Modern English Press, Edisi Ketiga-1987

Suherman Toha, Eksplorasi Masalah Hukum akan halnya Penerapan Good Coorporate Governance Pada Marcapada Usaha. Jasmani Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum dan Hak Asasi Bani adam RI, 2007

Source: http://www.definisi-pengertian.com/2015/04/definisi-pengertian-akuntabilitas-konsep.html

Posted by: gamadelic.com