Apa Perbedaan Pantun Dengan Syair

Pengertian syair, ciri-ciri, jenis, dan perbedaannya dengan pantun

Pixabay

Pengertian sajak, ciri-ciri, macam, dan perbedaannya dengan pantun

Bobo.id –
Siapa di sini yang sudah koneksi mematamatai ataupun mendengar komplet puisi?

Syair adalah salah satu karya sastra yang dijadikan sebagai ciri khas kesenian di beberapa daerah di Indonesia. Terutama bagi masyarakat suku Melayu.

Namun, apakah lawan-n partner sudah tahu pengertian syair?

Menurut Kamus Osean Bahasa Indonesia (KBBI), syair adalah tembang lama yang tiap-tiap stanza terdiri atas catur saf (banjar) yang berakhir dengan bunyi nan setimpal.

Ternyata sajak adalah kelong nan timbrung ke Indonesia bersama dengan wahi Islam, lo.

Kata syair berasal dari bahasa Arab, adalah syi’ru yang artinya adalah sajak.

Di Indonesia sendiri syair sudah diubah menjadi syair khas Jawi dan lain lagi sama dengan syair berusul negara asalnya, yaitu Arab.

Berikut ini adalah ciri-ciri syair, jenis-jenis syair, dan perbedaannya dengan kelong. Yuk, simak!

Baca Juga: Contoh Syair Berisi Cerita di Masa Belajar dari Flat

Ciri-Ciri Syair

1. Terdiri dari 4 baris

Tembang bisa teridiri bersumber bilang bait, tapi setiap baitnya harus terdiri dari 4 jajar.

Contoh:

Bangun pagi jangan malas

Biar berlatih di rumah tetaplah antusias

Jangan karena lain membiasakan di kelas

Kolaps jadi tak jeli


Terus belajar agar berilmu

Giat belajar harus selalu

Meski lelah tidak kenal tahun

Semuanya demi periode depanmu


Enggak pangling beribadat pada Tuhan Yang Esa

Semoga pandemi ini segera reda

Agar bisa pun seru berjumpa

Dengan kawan yang lama enggak disapa

Baca Lagi: Barang apa Semata-mata Syarat Penulisan Tembang? Ketahui Syair Gulung Badam mulai sejak Kalimantan Barat, yuk!

2. Tiap leret terdiri dari 4-6 kata

Ciri-ciri syair selanjutnya adalah terdiri dari 4 sampai 6 alas kata dalam tiap barisnya. Contohnya bak berikut:

Bangun pagi jangan culas (4 kata)

Cak agar berlatih di flat tetaplah antusias (6 pembukaan)

Jangan karena bukan berlatih di kelas (6 kata)

Kolaps jadi bukan jeli (5 perkenalan awal)

3. Tiap baris terdiri atas 8-12 tungkai pengenalan

Tiap jajar puisi n kepunyaan 8-12 kaki pembukaan. Suku kata adalah jumlah perpautan satu atau lebih abc konsonan dan satu huruf vokal. Contohnya plong kata belajar ada tiga suku kata, yaitu be, la, dan jar.

Berikut contohnya:

Te/rus be/la/jar a/gar ber/il/mu (10 suku kata)

Gi/at be/la/jar ha/rus se/la/lu (10 suku introduksi)

Pondokan/gapura le/lah bukan/ ke/nal wak/tu (9 suku kata)

Se/mu/a/nya de/mi ma/sa de/pan/mu (11 silabel)

Baca Lagi: Mengenal Berbagai Spesies Wahana Listrik, Mulai berusul Oto hingga Kereta angin

4. Semua larik adalah isi

Farik dengan pantun yang punya ampaian di dua tadinya barisnya, sajak semata-mata terdiri dari isi dalam 4 barisnya.


Tiap baris kerumahtanggaan syair biasanya menyampaikan cerita atau wanti-wanti dan tidak ada sampiran. Berikut adalah contohnya:

Bukan pangling beribadat pada Tuhan Yang Esa

Sepatutnya epidemi ini lekas reda

Agar bisa kembali seru berjumpa

Dengan kawan nan lama tak disapa

5. Memiliki rima intiha a-a-a-a

Ciri-ciri syair lainnya adalah memiliki rima alias akhiran a-a-a-a tiap barisnya.

Contoh:

Bangun pagi jangan malas (s)

Biar belajar di rumah tetaplah antusias (s)

Jangan karena tak belajar di kelas (s)

Hilang semangat makara tak awas (s)

6. Berisi kisah maupun pesan

Sajak biasanya digdaya tentang sebuah cerita atau kisah yang mengandung unsur mitos, sejarah, agama/metafisika, maupun taksiran sekadar. Tembang juga bisa berisi petuah atau nasihat bijak.

Baca Juga: Cara Mengitung Luas Bangun Datar Gayutan, Luas Rataan dan Debit Bangun Ulas Limas dan Kerucut, Membiasakan bermula Rumah SD Kelas 4-6

Diversifikasi-Diversifikasi Sajak

1. Syair Panji

Syair panji yaitu syair yang membualkan adapun keadaan yang terjadi privat kastil dan keadaan orang-orang yang terbit dari puri.

Dapat sekali lagi berisi tentang pengembaraan seseorang.

2. Sajak Romantis

Tembang emosional ialah syair yang kebal mengenai percintaan yang biasanya terdapat pada cerita pelipur lara, hikayat, maupun cerita rakyat.

3. Syair Kiasan

Puisi kiasan kebal mengenai percintaan ikan, butuh , bunga atau biji zakar-buahan. Percintaan tersebut merupakan kiasan maupun sindiran terhadap situasi tertentu.

4. Puisi Album

Syair sejarah merupakan sajak yang berdasarkan peristiwa rekaman, sebagian besar tembang sejarah mandraguna akan halnya peperangan.

5. Tembang Agama

Syair agama dibagi menjadi catur yakni: sajak sufi, puisi akan halnya tanzil Islam, syair riwayat cerita nabi dan tembang nasihat.

Baca Kembali: Mengenal Perbedaan Sumber Gerendel Alam Hayati dan Nonhayati Berserta Contohnya

Perbedaan Tembang dengan Pantun

1. Rima

Pantun: rima alias persamaan bunyinya adalah a-b-a-b

Sajak: rima atau persamaan bunyinya adalah a-a-a-a

2. Isi bait

Pantun: baris pertama dan kedua adalah sampiran, kemudian ririt ketiga dan keempat adalah isi.

Syair: Seluruh barisnya ialah isi atau peristiwa yang ingin disampaikan maka dari itu penciptanya.

Baca Kembali: Sebaiknya Biasakan Tidur dalam Keadaan Palsu, Ternyata Tidur dengan Lampu Terang Boleh Mengganggu Kebugaran Jasad

Tonton video ini, yuk!



—–

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita mirakel, dan pengetahuan seru, serempak sahaja mengebon majalah Bobo dan Mombi SD. Tinggal klik dihttps://www.gridstore.id

Atau padanan-inversi bisa baca versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online diebooks.gramedia.com



Cek Berita dan Artikel yang tak di Google News









PROMOTED CONTENT


Video Pilihan



Source: https://bobo.grid.id/read/082425133/pengertian-syair-ciri-ciri-jenis-dan-perbedaannya-dengan-pantun?page=all

Posted by: gamadelic.com