Rumusrumus.com – Hallo pengguna setia web ini, pada kesempatan mana tahu ini kita akan membahas soal tentang apa Keunikan Pakaian Adat Bali ? Padalah bikin itu, agar kalian mengerti apa jawaban atas pertanyaan ini simaklah penjelasan dibawah ini.

keunikan pakaian adat bali

Apakah Keunikan Pakaian Kebiasaan Bali ?

Pendahuluan :

Indonesia merupakan sebbuah negara yang kaya raya akan keanekaragamannya. Mulai berpunca keanekaragaman agama, tungkai, ras, serta budaya. Intern aspek budaya terdapat banyak sekali jenis-jenis keberagamannya, sebagai halnya keberagaman rumah adat, keberagaman bahasa adat, keberagaman tariannya, sampai macam gaun adatnya. Nah berikut dibawah ini akan diulas beberapa keunikan berbunga busana adat Bali itu sendiri.

Pembahasan :

Ambillah selepas mengetahui pendahuluan diatas, berikut berbagai keunikan pada busana adat semenjak Bali merupakan :

  1. Pakaian adat lanang umumnya berciri khaskan menggunakan penutup penasihat berupa udeng, dimana mengaryakan maupun memperalat baju berupa jas berkerah ataupun berbagai jenis baju sumber akar beres, kamen, saput, keris, dan kembali tak luput dengan selendang.
  2. Pakaian adat wanita biasanya berciri khaskan menggunakan sanggul, kebaya, kamen, bulang pasang, dan juga tak luput dengan sandang.
  3. Lega acara-programa halal nan ada, pakaian adat lelaki dengan wanita kebanyakan tak mempunyai penutup bahu serta lengan.
  4. Galibnya menunggangi aksesoris tambahan, berupa seperti : bunga. Sekadar jangan salah loh, ini tak manasuka bunga, diantaranya seperti mana rente cempaka asfar, bunga cempaka asli, serta bunga kamboja.
  5. Memperalat bija atau mebija dimana diletakan di kening.
  6. Pakaian-pakaian yang digunakan kebanyakan identik dengan warna kalis dimana dianggap suci.
  7. Seluruh komponen pakaian rasam Bali melambangkan filosofi keimanan, seperti majemuk bagian baju adat Bali dimana berwarna putih (menandakan kesucian), kamen yang diikatkan di pinggang melingkar berusul kiri ke kanan (menyimbolkan suatu darma), pengusahaan selendang sreg wanita (berguna wanita Bali haruslah siuman terhadap ajaran darma dan siap mendidik putra putrinya kelak agar teguh terhadap anak adam tuanya), dan enggak sebagainya

Demikianlah pembahasan artikel mengenai sebuah pertanyaan di atas, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu proklamasi baru bakal para pembaca.

Baca Pun :

  • Contoh Keberhasilan Pelaksanaan Asas Wawasan Nusantara
  • Larangan Terhadap Khalayak Asing Bagi Timbrung Negeri Indonesia Berdasarkan Alasan Keimigrasian
  • Cak kenapa Persatuan Terlampau Terdepan Cak bagi Nasion Indonesia