Apa Itu Top Working Tanaman Buah



loading…

Pohon jeruk hasil penerapan teknologi Top Working

Berbagai rupa variasi teknologi bisa diaplikasikan peladang privat membudidayakan jeruk. Dengan penerapan teknologi budidaya yang moralistis akan menghasilkan produksi yang tinggi serta menjaga kesehatan tanaman.

Salah satu teknologi yang dapat digunakan petambak apabila ingin mengganti variasi tumbuhan yang sudah dewasa adalah dengan Top Working. Biasanya penggantian ini dilakukan untuk mengajuk permintaan pasar akan spesies sitrus yang dibutuhkan.

Top working adalah teknologi mengganti varietas pohon dewasa yang mutakadim ada di lapang dengan varietas mentah secara cepat, tanpa harus membongkar pohon.

Teknik ini ialah menyambung ataupun berkembar varietas bangkai atas pada bangkai bawah pokok kayu nan berupa pohon osean/dewasa yang masih sehat dengan kaliber kunarpa bawah antara 5-30 cm.

Selain sebagai penggantian varietas, cara ini dilakukan lakukan memperbaiki kualitas produksi karena tanaman mutakadim tua maupun faktor lainnya.

Menurut Agus Sugiyatno pemeriksa Balitjestro, metode top working puas pokok kayu jeruk, boleh dilakukan secara bark grafting/sambung selerang, cleft grafting/sambung celah, okulasi/penempelan atau shoot grafting/sambung tunas. Metode sambung tunas digunakan apabila metode-metode nan telah digunakan mengalami kegagalan.

Tanaman hasil top working akan mulai berproduksi sesudah berumur rendah lebih 2 periode selepas perlakuan.

Kesuksesan bersumber teknik ini ditentukan akan kegesitan privat top working serta perlindungan pascanya.

Dengan teknik ini akan memudahkan peladang apabila ingin mengganti varietas jeruk serta memperbaiki kualitas produksinya.
(af/sendang:balitjestro)


Source: http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id/ganti-varietas-mudah-dan-cepat-dengan-top-working/#:~:text=Top%20working%20ialah%20teknologi%20mengganti,cepat%2C%20tanpa%20harus%20membongkar%20tanaman.